alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Pratima Emas dari Wajah Rangda di Pura Dalem Siyut Gianyar Digondol Maling

GIANYAR – Pratima emas dari Wajah Rangda di Pura Dalem Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Bali, digondol maling Kamis (19/5) pukul 16.00. Perhiasan emas seberat kurang lebih 15 gram dan 9 butir permata mirah dicongkel dari wajah Rangda. Warga Siyut pun cemas. Sebab pencurian sudah keempat kali tanpa pengungkapan.

Menurut Kelian Adat Banjar Siyut, Made Sudana, pencurian diketahui pada Kamis (19/5) saat Rahinan Kajeng Kliwon.

“Pertama kali diketahui sama Gusti Niang Mangku pas mebanten di pura. Dilihat gedong Simpen sebelah selatan rusak,” ujar Sudana, Jumat (20/5).

Posisi gedong itu menghadap barat berada paling Selatan. Selain ada pintu kaca, gedong itu juga sudah dipagari terali besi.

“Terali yang pojok selatan dirusak. Satu besi dirusak, lalu (pencuri, red) bisa masuk membuka pintu kaca di dalam,” ujarnya.

Kemungkinan, pintu kaca di dalam tidak terkunci, sehingga dengan mudah pencuri beraksi. Ditambah lokasi pura jauh dari pemukiman dan berada di jalan buntu.

“Di dalam ruangan, kereb (penutup wajah, red) Rangda Ratu Gede dan Ratu Ayu dirusak. Perhiasan emas dan permata dicongkel,” ujarnya. (halaman berikutnya)



GIANYAR – Pratima emas dari Wajah Rangda di Pura Dalem Siyut, Desa Tulikup, Kecamatan Gianyar, Bali, digondol maling Kamis (19/5) pukul 16.00. Perhiasan emas seberat kurang lebih 15 gram dan 9 butir permata mirah dicongkel dari wajah Rangda. Warga Siyut pun cemas. Sebab pencurian sudah keempat kali tanpa pengungkapan.

Menurut Kelian Adat Banjar Siyut, Made Sudana, pencurian diketahui pada Kamis (19/5) saat Rahinan Kajeng Kliwon.

“Pertama kali diketahui sama Gusti Niang Mangku pas mebanten di pura. Dilihat gedong Simpen sebelah selatan rusak,” ujar Sudana, Jumat (20/5).

Posisi gedong itu menghadap barat berada paling Selatan. Selain ada pintu kaca, gedong itu juga sudah dipagari terali besi.

“Terali yang pojok selatan dirusak. Satu besi dirusak, lalu (pencuri, red) bisa masuk membuka pintu kaca di dalam,” ujarnya.

Kemungkinan, pintu kaca di dalam tidak terkunci, sehingga dengan mudah pencuri beraksi. Ditambah lokasi pura jauh dari pemukiman dan berada di jalan buntu.

“Di dalam ruangan, kereb (penutup wajah, red) Rangda Ratu Gede dan Ratu Ayu dirusak. Perhiasan emas dan permata dicongkel,” ujarnya. (halaman berikutnya)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/