alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Korsleting Listrik, Warung di Jalan Matahari Terbakar

SEMARAPURA- Peristiwa kebakaran akibat arus pendek listrik atau korsleting kembali terjadi di Kabupaten Klungkung. Kali ini sebuah warung di Jalan Matahari, Kelurahan Semarapura Klod terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, Selasa (21/6) sekitar pukul 05.00.

 

Untungnya peristiwa itu segera diketahui sehingga bisa segera ditangani dan tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

 

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta saat dikonfirmasi mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. Lantaran pemilik warung sempat mencium bau seperti karet terbakar sehari sebelumnya. Meski telah melakukan upaya pencegahan seperti mencabut colokan penanak nasi, ternyata belum mampu mencegah terjadinya kebakaran.

 

“Pengakuan pemilik warung, sehari sebelumnya ada bau kayak karet puun (terbakar). Karena itu, malamnya magic com atau alat penanak nasi dicabut. Tapi kulkas tidak dicabut,” terangnya.

 

Untungnya pemilik warung yang kebetulan menginap di dalam warung segera menyadari terjadinya peristiwa kebakaran itu. Sehingga dia dengan segera meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Api dapat dipadamkan dengan segera sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Mengingat di wilayah itu merupakan kawasan padat penduduk.

 

“Alat-alat dapurnya yang terbakar. Saat kami tiba, api sudah berhasil dipadamkan warga sehingga kami hanya melakukan pendinginan. Tidak ada korban luka. Kami belum tahu berapa total kerugian yang dialami pemilik warung itu,” terangnya.

 

Mengingat peristiwa kebakaran akibat korsleting listrik kerap terjadi di Klungkung, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan jasa teknisi listrik dalam membuat instalasi listrik. Sehingga potensi kebakaran akibat korsleting listrik dapat ditekan. “Dan juga jangan menyambung atau merangkai sambungan yang terlalu banyak dalam satu titik stop kontak. Karena akan pengaruhi kekuatan kabel dan mudah meleleh,” tandasnya. (ayu)

 



SEMARAPURA- Peristiwa kebakaran akibat arus pendek listrik atau korsleting kembali terjadi di Kabupaten Klungkung. Kali ini sebuah warung di Jalan Matahari, Kelurahan Semarapura Klod terbakar. Kebakaran diduga akibat korsleting listrik, Selasa (21/6) sekitar pukul 05.00.

 

Untungnya peristiwa itu segera diketahui sehingga bisa segera ditangani dan tidak sampai merembet ke bangunan lainnya.

 

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Klungkung, I Putu Suarta saat dikonfirmasi mengungkapkan, peristiwa kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. Lantaran pemilik warung sempat mencium bau seperti karet terbakar sehari sebelumnya. Meski telah melakukan upaya pencegahan seperti mencabut colokan penanak nasi, ternyata belum mampu mencegah terjadinya kebakaran.

 

“Pengakuan pemilik warung, sehari sebelumnya ada bau kayak karet puun (terbakar). Karena itu, malamnya magic com atau alat penanak nasi dicabut. Tapi kulkas tidak dicabut,” terangnya.

 

Untungnya pemilik warung yang kebetulan menginap di dalam warung segera menyadari terjadinya peristiwa kebakaran itu. Sehingga dia dengan segera meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api. Api dapat dipadamkan dengan segera sehingga tidak sampai merembet ke bangunan lainnya. Mengingat di wilayah itu merupakan kawasan padat penduduk.

 

“Alat-alat dapurnya yang terbakar. Saat kami tiba, api sudah berhasil dipadamkan warga sehingga kami hanya melakukan pendinginan. Tidak ada korban luka. Kami belum tahu berapa total kerugian yang dialami pemilik warung itu,” terangnya.

 

Mengingat peristiwa kebakaran akibat korsleting listrik kerap terjadi di Klungkung, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan jasa teknisi listrik dalam membuat instalasi listrik. Sehingga potensi kebakaran akibat korsleting listrik dapat ditekan. “Dan juga jangan menyambung atau merangkai sambungan yang terlalu banyak dalam satu titik stop kontak. Karena akan pengaruhi kekuatan kabel dan mudah meleleh,” tandasnya. (ayu)

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/