alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Sebelum Ditemukan Tewas, Dewa Fajar Merayakan Ultah Teman

Sebelum ditemukan tewas di selokan Jalan Raya Tojan-Takmung, I Dewa Gde Fajar sempat kumpul-kumpul merayakan ulang tahun (ultah) temannya di Desa Satra.

 

DEWA AYU PITRI ARISANTI, Semarapura 

BETAPA kagetnya I Komang Talen, 50, ketika keluar dari rumahnya. Mata warga Desa Tojan, Klungkung itu tiba-tiba terpaku ke sebuah tubuh yang tersangkut di selokan depan rumahnya.

Itu hari Rabu, 23 Februari 2022 pagi. Sekitar Pukul 06.30 Wita. Melihat tubuh manusia dalam posisi telentang dan terendam air di selokan Jalan Raya Tojan – Takmung, Komang Talen pun teriak memanggil warga lainnya.

Warga pun berbondong-bondong datang ke TKP. Atas temuan itu, mereka melapor ke polisi. Dipastikan, itu adalah tubuh I Dewa Gde Fajar, warga Banjar Satra Kawan, Desa Satra, Klungkung.

Baca Juga:  Ditabrak Pengendara Ngebut, Pejalan Kaki Sekarat

Tubuh Dewa Fajar pun akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans Kris ke RSUD Klungkung.

Perbekel Desa Satra, Dewa Putu Oka Arsana bercerita, sebelum mendengar kabar ada warganya meninggal dunia di selokan, pada Selasa malam (22/2), melihat korban Dewa Fajar bersama teman-temannya di Desa Satra untuk merayakan ulang tahun teman korban.

“Mereka kumpul untuk merayakan ulang tahun teman Fajar,” jelas Dewa Putu Oka Arsana

Namun berdasarkan keterangan warga setempat, diungkapkannya bahwa Fajar izin pulang mendahului. Adapun pada Rabu (23/2) sekitar pukul 01.00, ada warga yang melihat korban melamun di Balai Banjar Kawan.

“Saat ditanyai kenapa di sana, anak ini mengaku mau keluar. Tiba-tiba hari ini ditemukan meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga:  Tanyakan Wajib Asrama, Ortu Mahasiswa Baru Diusir, BEM Unud Bersuara

Dia mengatakan, saat ini jenazahnya masih dititip di kamar jenazah RSUD Klungkung. Rencananya Kamis (24/2) akan dikubur.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono sebelumnya menduga, Dewa Fajar meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal. Ditemukan sepeda motor Yamaha berwarna hitam dengan plat palsu DK 3950 BA tak jauh dari lokasi ditemukannya Dewa Fajar di selokan.

Pada jenazah korban juga ditemukan luka bengkak pada mata sebelah kanan, lecet pada bibir kanan dan lecet pada tangan kiri.



Sebelum ditemukan tewas di selokan Jalan Raya Tojan-Takmung, I Dewa Gde Fajar sempat kumpul-kumpul merayakan ulang tahun (ultah) temannya di Desa Satra.

 

DEWA AYU PITRI ARISANTI, Semarapura 

BETAPA kagetnya I Komang Talen, 50, ketika keluar dari rumahnya. Mata warga Desa Tojan, Klungkung itu tiba-tiba terpaku ke sebuah tubuh yang tersangkut di selokan depan rumahnya.

Itu hari Rabu, 23 Februari 2022 pagi. Sekitar Pukul 06.30 Wita. Melihat tubuh manusia dalam posisi telentang dan terendam air di selokan Jalan Raya Tojan – Takmung, Komang Talen pun teriak memanggil warga lainnya.

Warga pun berbondong-bondong datang ke TKP. Atas temuan itu, mereka melapor ke polisi. Dipastikan, itu adalah tubuh I Dewa Gde Fajar, warga Banjar Satra Kawan, Desa Satra, Klungkung.

Baca Juga:  Terungkap, Dana APBDes 2021 Raib Ditilep Oknum Bendahara untuk Pribadi

Tubuh Dewa Fajar pun akhirnya dievakuasi menggunakan ambulans Kris ke RSUD Klungkung.

Perbekel Desa Satra, Dewa Putu Oka Arsana bercerita, sebelum mendengar kabar ada warganya meninggal dunia di selokan, pada Selasa malam (22/2), melihat korban Dewa Fajar bersama teman-temannya di Desa Satra untuk merayakan ulang tahun teman korban.

“Mereka kumpul untuk merayakan ulang tahun teman Fajar,” jelas Dewa Putu Oka Arsana

Namun berdasarkan keterangan warga setempat, diungkapkannya bahwa Fajar izin pulang mendahului. Adapun pada Rabu (23/2) sekitar pukul 01.00, ada warga yang melihat korban melamun di Balai Banjar Kawan.

“Saat ditanyai kenapa di sana, anak ini mengaku mau keluar. Tiba-tiba hari ini ditemukan meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga:  Atap Ruang Kelas SDN 1 Getakan Klungkung Jebol

Dia mengatakan, saat ini jenazahnya masih dititip di kamar jenazah RSUD Klungkung. Rencananya Kamis (24/2) akan dikubur.

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Agus Widiono sebelumnya menduga, Dewa Fajar meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tunggal. Ditemukan sepeda motor Yamaha berwarna hitam dengan plat palsu DK 3950 BA tak jauh dari lokasi ditemukannya Dewa Fajar di selokan.

Pada jenazah korban juga ditemukan luka bengkak pada mata sebelah kanan, lecet pada bibir kanan dan lecet pada tangan kiri.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/