alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Seorang Lansia Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Yeh Empas Tabanan

TABANAN – Warga Desa Bengkel dan Sudimara Tabanan dibuat heboh pada pagi buta. Pasalnya, ditemukan sesosok mayat yang terapung di Sungai (Tukad) Yeh Empas, Rabu (23/2). Sosok mayat itu adalah seorang lanjut usia (lansia) bernama Ni Nyoman Rukmini, asal Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel Kediri.

Sosok mayat berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Pande I Nyoman Suyasa, 54 warga Banjar Dinas Sudimara Kelod, Tabanan.

Menurut keterangan saksi I Nyoman Suyasa, dirinya yang melintas di Jembatan Tukad Yeh Empas tak menyangka akan melihat sesosok mayat mengapung di sungai sekitar pukul 07.00 WITA saat akan berangkat bekerja.

Dengan penemuan mayat tersebut Suyasa langsung memberikan kabar kepada saudaranya. Selanjut Suyasa beserta saudaranya langsung turun ke TKP ke bawah sungai.

Baca Juga:  Selain Motor, Pria di Karangasem Ini Juga Curi Tabung LPG dan Aki

Saat turun di sungai kondisi mayat mengapung dengan posisi telungkup. Setelah itu mayat tersebut dievakuasi  ke pinggir sungai.

Mengenali ciri dan wajah mayat tersebut. Suyasa langsung menelepon pihak keluarga korban yang tinggal di Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel, Kediri.

“Setelah itu baru dari pihak keluarga korban melapor ke desa dan polisi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” terang saksi.

Sementara itu Kapolsek Kediri Kompol  Fahmi Hamdani menjelaskan dari hasil laporan bhabinkamtibmas Desa Bengkel.

Sesosok mayat yang ditemukan saksi Suyasa di Tukad Empas merupakan seorang lansia bernama Ni Nyoman Rukmini yang merupakan warga Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel Kediri.

Baca Juga:  Covid di Tabanan Tinggi Bukan karena Varian Delta, Diskes Ungkap Ini

Dari keterangan keluarga korban dan olah TKP di lapangan korban Ni Nyoman Rukmini. Sebelum ditemukan tewas di sungai, korban meninggal rumah sejak pukul 06:00 WITA. Korban mengaku ingin pulang ke rumahnya Sudimara. Akan tetapi keluarga korban malah mendengar kabar meninggal di sungai.

“Pengakuan lainnya dari keluarga korban selama ini memiliki riwayat penyakit pikun dan linglung, karena usianya sudah tua,” ungkapnya.

Untuk jenazah korban saat ini sudah dievakuasi dan telah dibawa ke rumah duka dan keluarga korban atas kejadian tersebut menerima dengan ikhlas sebagai musibah.



TABANAN – Warga Desa Bengkel dan Sudimara Tabanan dibuat heboh pada pagi buta. Pasalnya, ditemukan sesosok mayat yang terapung di Sungai (Tukad) Yeh Empas, Rabu (23/2). Sosok mayat itu adalah seorang lanjut usia (lansia) bernama Ni Nyoman Rukmini, asal Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel Kediri.

Sosok mayat berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh saksi Pande I Nyoman Suyasa, 54 warga Banjar Dinas Sudimara Kelod, Tabanan.

Menurut keterangan saksi I Nyoman Suyasa, dirinya yang melintas di Jembatan Tukad Yeh Empas tak menyangka akan melihat sesosok mayat mengapung di sungai sekitar pukul 07.00 WITA saat akan berangkat bekerja.

Dengan penemuan mayat tersebut Suyasa langsung memberikan kabar kepada saudaranya. Selanjut Suyasa beserta saudaranya langsung turun ke TKP ke bawah sungai.

Baca Juga:  Diguyur Hujan, Jalan Menuju Kuburan Terputus

Saat turun di sungai kondisi mayat mengapung dengan posisi telungkup. Setelah itu mayat tersebut dievakuasi  ke pinggir sungai.

Mengenali ciri dan wajah mayat tersebut. Suyasa langsung menelepon pihak keluarga korban yang tinggal di Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel, Kediri.

“Setelah itu baru dari pihak keluarga korban melapor ke desa dan polisi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut,” terang saksi.

Sementara itu Kapolsek Kediri Kompol  Fahmi Hamdani menjelaskan dari hasil laporan bhabinkamtibmas Desa Bengkel.

Sesosok mayat yang ditemukan saksi Suyasa di Tukad Empas merupakan seorang lansia bernama Ni Nyoman Rukmini yang merupakan warga Banjar Dinas Bengkel Kawan, Desa Bengkel Kediri.

Baca Juga:  7 Cara Memilih Baju Koko Putih yang Pas untuk Ramadhan

Dari keterangan keluarga korban dan olah TKP di lapangan korban Ni Nyoman Rukmini. Sebelum ditemukan tewas di sungai, korban meninggal rumah sejak pukul 06:00 WITA. Korban mengaku ingin pulang ke rumahnya Sudimara. Akan tetapi keluarga korban malah mendengar kabar meninggal di sungai.

“Pengakuan lainnya dari keluarga korban selama ini memiliki riwayat penyakit pikun dan linglung, karena usianya sudah tua,” ungkapnya.

Untuk jenazah korban saat ini sudah dievakuasi dan telah dibawa ke rumah duka dan keluarga korban atas kejadian tersebut menerima dengan ikhlas sebagai musibah.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/