alexametrics
25.4 C
Denpasar
Sunday, August 14, 2022

Ada Palebon Puri Peliatan, Jalan Raya Peliatan Ubud Dialihkan

GIANYAR – Jalan Cok Gede Rai Pudak atau Jalan Raya Peliatan, di Kecamatan Ubud dialihkan. Karena ada persiapan Palebon (kremasi) panglingsir Puri Agung Peliatan pada Jumat (25/2) kemudian dilanjutkan puncak Palebon pada Sabtu (26/2).

 

Pengalihan arus lalu lintas berlangsung Jumat sekitar pukul 14.00. Sebab, Bade atau tempat jenazah Almarhum Anak Agung Susmini yang merupakan permaisuri Raja Peliatan beserta lembu sebagai tempat jenazah dikremasi ditempatkan di depan Puri. Posisi Bade tumbang sembilan setinggi kurang lebih 24 meter tersebut berada di tengah jalan raya.

 

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama menyatakan dengan penempatan Bade di jalan, maka dilakukan pengalihan arus lalu lintas mulai Jumat. Selama Bade berada di jalan raya, maka Jalan Raya Peliatan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja.

Baca Juga:  Peduli Lingkungan, Ubah Sampah Plastik Jadi Berkah bagi Warga Kerambitan

 

Kemudian pada Sabtu, atau pada puncak Palebon ditutup total dari simpang Ambengan (Patung Arjuna) sampai simpang Banjar Kalah (Menuju Museum Arma). Jalur akan dialihkan hingga Sabtu pukul 13.30. Untuk Sabtu, pengalihan arus sampai Setra Dalem Puri (arah ke Puri Ubud).

 

“Dimohon pengendara yang akan melintas pada hari tersebut agar mencari alternatif lain demi menghindari kemacetan lalu lintas dan lancarnya jalan upacara,” pintanya.

 

Kepolisian juga menerjunkan 100 personel untuk berjaga.

 

“Kami harapkan Palebon berjalan lancar. Selain mengatur lalu lintas, kami juga mengawasi penerapan prokes,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, mendiang merupakan istri dari Ida Dwagung Peliatan IX. Almarhumah Anak Agung Oka Susmini lahir pada 19 November 1939 dan wafat pada 12 Desember 2021 pukul 12.00 di RSUD Sanjiwani Gianyar. Selama menantikan prosesi palebon, jenazah dititipkan di rumah sakit. Dan baru dipulangkan ke Puri Agung Peliatan pada 20 Februari 2022.

Baca Juga:  Heboh Tari Rejang India di Pura Samuantiga, Bendesa Tak Tahu Maksudnya


GIANYAR – Jalan Cok Gede Rai Pudak atau Jalan Raya Peliatan, di Kecamatan Ubud dialihkan. Karena ada persiapan Palebon (kremasi) panglingsir Puri Agung Peliatan pada Jumat (25/2) kemudian dilanjutkan puncak Palebon pada Sabtu (26/2).

 

Pengalihan arus lalu lintas berlangsung Jumat sekitar pukul 14.00. Sebab, Bade atau tempat jenazah Almarhum Anak Agung Susmini yang merupakan permaisuri Raja Peliatan beserta lembu sebagai tempat jenazah dikremasi ditempatkan di depan Puri. Posisi Bade tumbang sembilan setinggi kurang lebih 24 meter tersebut berada di tengah jalan raya.

 

Kapolsek Ubud, Kompol I Made Tama menyatakan dengan penempatan Bade di jalan, maka dilakukan pengalihan arus lalu lintas mulai Jumat. Selama Bade berada di jalan raya, maka Jalan Raya Peliatan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja.

Baca Juga:  Siswa Dipelototi dari CCTV, Jika Lalai Prokes Langsung Ditegur

 

Kemudian pada Sabtu, atau pada puncak Palebon ditutup total dari simpang Ambengan (Patung Arjuna) sampai simpang Banjar Kalah (Menuju Museum Arma). Jalur akan dialihkan hingga Sabtu pukul 13.30. Untuk Sabtu, pengalihan arus sampai Setra Dalem Puri (arah ke Puri Ubud).

 

“Dimohon pengendara yang akan melintas pada hari tersebut agar mencari alternatif lain demi menghindari kemacetan lalu lintas dan lancarnya jalan upacara,” pintanya.

 

Kepolisian juga menerjunkan 100 personel untuk berjaga.

 

“Kami harapkan Palebon berjalan lancar. Selain mengatur lalu lintas, kami juga mengawasi penerapan prokes,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, mendiang merupakan istri dari Ida Dwagung Peliatan IX. Almarhumah Anak Agung Oka Susmini lahir pada 19 November 1939 dan wafat pada 12 Desember 2021 pukul 12.00 di RSUD Sanjiwani Gianyar. Selama menantikan prosesi palebon, jenazah dititipkan di rumah sakit. Dan baru dipulangkan ke Puri Agung Peliatan pada 20 Februari 2022.

Baca Juga:  Bayi Gajah di Bali Zoo Lahir dan Diberi Nama Lanang

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/