alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Janji Jaya-Wira Tuntaskan Jalan Rusak Tabanan dalam Setahun Cuma Omdo

TABANAN – Janji pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan, yang akan menuntaskan perbaikan jalan rusak dalam setahun ternyata cuma omdo alias omong doang (omong saja). Buktinya, tepat setahun kepemimpinan Jaya-Wira tak mampu alias gagal menyelesaikan masalah jalan rusak.

Diketahui, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tabanan tahun 2020 lalu, pasangan Jaya – Wira berjanji akan memperbaiki jalan rusak sehingga 100 persen seluruh jalan di Tabanan berkategori baik. Bahkan, janji politik ini dituangkan dalam program pasangan Jaya – Wira.

 

“Menuntaskan jalan kategori rusak 166 kilometer di tahun pertama dan membuka akses Baturiti-Selemadeg Barat,” kata Edi Wirawan membacakan visi-misi dan program kerja calon bupati-wakil bupati Tabanan yang disampaikan dalam debat publik pertama yang dipandu Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, 22 November 2020, sebagaimana diambil dari Youtube KPU Tabanan.

 

Lebih lanjut, pernyataan itu dipertegas lagi saat pasangan calon diberikan waktu untuk memberikan pernyataan penutup dalam debat pasangan calon bupati-wakil bupati Tabanan 2020. Calon Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dalam pernyataan penutupnya tegas akan menuntaskan 100 persen jalan rusak di Tabanan menjadi baik.

Baca Juga:  Parah! Sering Bikin Orang Jatuh, Bupati Tega Biarkan Jalan Pura Rusak

 

“Kami sudah melaksanakan hampir 84 persen, ini data dari Dinas PU. Hanya lagi 16 persen yang belum kami laksanakan. Kurang lebih 166 kilo (meter). Kami jaminkan bukan hanya 2-3 tahun, kami masa pemerintahan, dalam jangka waktu 1 tahun, karena dengan konsep pemerintah satu jalur, kami akan meningkatkan semua infrastruktur jalan-jalan yang ada di Kabupaten Tabanan,” kata Sanjaya.

 

Sebelumnya Bupati Sanjaya didampingi Wabup Edi Wirawan menyampaikan progres satu tahun kepemimpinan, Sabtu (26/2). Pada tahun pertama hanya mampu menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 93,23 kilometer.

 

Padahal, pada saat pasangan Komang Gede Sanjaya- I Made Edy Wirawan naik jadi bupati dan wakil bupati Tabanan paada 26 Februari 2021, panjang jalan rusak di Tabanan mencapai 168 kilometer atau sekitar 18 persen (sedikit berbeda dengan yang disampaikan Sanjaya saat debat calon bupati-wabup).

Baca Juga:  Ini Jawaban Bupati Jembrana atas Sodokan F-PDIP Soal Janji Politik

 

Nah, perbaikan jalan sepanjang tahun 2021, masih menyisakan 9,13 persen jalan rusak dari total panjang jalan di Tabanan. Panjang jalan yang masih rusak berat di Tabanan itu 78,846 kilometer. 

 

Tak banyak menyinggung jalan rusak, Bupati Sanjaya lebih banyak membeberkan rencana membangun Patung Wisnu Murti di perempatan Kediri, dan memindahkan Patung Sukarno, dan rencana penataan Lapangan Alit Saputra.

 

“Jika tidak ada halangan Maret ke depan dan sudah kajiannya kita akan tata Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik Tabanan,” ungkapnya, 26 Februari 2022, tepat setahun menjadi bupati Tabanan.

“Begitu juga nanti kami juga akan lakukan penataan pada Taman Kota Bung Karno. Yang kami inginkan Tabanan punya taman kota yang betul-betul indah buat masyarakat Tabanan,” pungkas Sanjaya.



TABANAN – Janji pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan, yang akan menuntaskan perbaikan jalan rusak dalam setahun ternyata cuma omdo alias omong doang (omong saja). Buktinya, tepat setahun kepemimpinan Jaya-Wira tak mampu alias gagal menyelesaikan masalah jalan rusak.

Diketahui, dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tabanan tahun 2020 lalu, pasangan Jaya – Wira berjanji akan memperbaiki jalan rusak sehingga 100 persen seluruh jalan di Tabanan berkategori baik. Bahkan, janji politik ini dituangkan dalam program pasangan Jaya – Wira.

 

“Menuntaskan jalan kategori rusak 166 kilometer di tahun pertama dan membuka akses Baturiti-Selemadeg Barat,” kata Edi Wirawan membacakan visi-misi dan program kerja calon bupati-wakil bupati Tabanan yang disampaikan dalam debat publik pertama yang dipandu Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, 22 November 2020, sebagaimana diambil dari Youtube KPU Tabanan.

 

Lebih lanjut, pernyataan itu dipertegas lagi saat pasangan calon diberikan waktu untuk memberikan pernyataan penutup dalam debat pasangan calon bupati-wakil bupati Tabanan 2020. Calon Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya dalam pernyataan penutupnya tegas akan menuntaskan 100 persen jalan rusak di Tabanan menjadi baik.

Baca Juga:  Penari Rejang India di Pura Samuantiga Minta Maaf dan Gelar Guru Piduka

 

“Kami sudah melaksanakan hampir 84 persen, ini data dari Dinas PU. Hanya lagi 16 persen yang belum kami laksanakan. Kurang lebih 166 kilo (meter). Kami jaminkan bukan hanya 2-3 tahun, kami masa pemerintahan, dalam jangka waktu 1 tahun, karena dengan konsep pemerintah satu jalur, kami akan meningkatkan semua infrastruktur jalan-jalan yang ada di Kabupaten Tabanan,” kata Sanjaya.

 

Sebelumnya Bupati Sanjaya didampingi Wabup Edi Wirawan menyampaikan progres satu tahun kepemimpinan, Sabtu (26/2). Pada tahun pertama hanya mampu menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 93,23 kilometer.

 

Padahal, pada saat pasangan Komang Gede Sanjaya- I Made Edy Wirawan naik jadi bupati dan wakil bupati Tabanan paada 26 Februari 2021, panjang jalan rusak di Tabanan mencapai 168 kilometer atau sekitar 18 persen (sedikit berbeda dengan yang disampaikan Sanjaya saat debat calon bupati-wabup).

Baca Juga:  Jalur Tengkorak Rusak Digerus Banjir, Anggota DPRD Bali Terjebak Macet

 

Nah, perbaikan jalan sepanjang tahun 2021, masih menyisakan 9,13 persen jalan rusak dari total panjang jalan di Tabanan. Panjang jalan yang masih rusak berat di Tabanan itu 78,846 kilometer. 

 

Tak banyak menyinggung jalan rusak, Bupati Sanjaya lebih banyak membeberkan rencana membangun Patung Wisnu Murti di perempatan Kediri, dan memindahkan Patung Sukarno, dan rencana penataan Lapangan Alit Saputra.

 

“Jika tidak ada halangan Maret ke depan dan sudah kajiannya kita akan tata Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik Tabanan,” ungkapnya, 26 Februari 2022, tepat setahun menjadi bupati Tabanan.

“Begitu juga nanti kami juga akan lakukan penataan pada Taman Kota Bung Karno. Yang kami inginkan Tabanan punya taman kota yang betul-betul indah buat masyarakat Tabanan,” pungkas Sanjaya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/