alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Sempat Mangkrak, Stadion Wikrama Mandala Digelontor Dana Rp 16 Miliar

 

AMLAPURA- Pembangunan Stadion Wikrama Mandala yang terletak di Jalan Veteran (Jalur sebelas) Amlapura akan kembali dilanjutkan setelah beberapa tahun mangkrak. Bahkan proses pendanaan pun sedang berproses dan telah masuk dalam anggaran APBD 2022.

 

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem, I Wayan Sutrisna dihubungi Minggu (27/3). Kata dia, usulan yang telah lama diajukan melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali telah disetujui dan saat ini sedang berproses. “Perencanaan sedang berjalan,” kata Sutrisna.

 

Dari dana Rp 17 miliar yang diajukan, Provinsi Bali menyetujui Rp 16,5 milar. Dana tersebut akan dibuat untuk melanjutkan pembangunan stadion yang telah lama mangkrak. Rencananya, dana tersebu akan digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas umum. “Seperti tribun, fasilitas kamar mandi, perbaikan lintasan lari, ruang ganti dan fasilitas umum lainnya,” jelasnya.

 

Sebelumnya, Bupati Karangasem I Gede Dana mengungkapkan stadion Wikrama Mandala sendiri akan menjadi stadion bertaraf nasional itu akan menjadi ikon Kabupaten Karangasem. “Semoga terwujud,” harapnya.

 

Selain pembangunan sejumlah fasiltas, pihaknya juga akan melakukan penataan areal lahan di luar stadion yang masih cukup luas. Penataan tersebut nantinya akan dibuat semacam taman, untuk mempercantik suasana stadion. Mengingat dari pantauan Gede Dana, saat ini kondisinya belum tertata rapi.

 

“Rumputnta tinggi-tinggi. Belum lagi jalan juga belum ditata. Tembok stadion juga banyak yang retak. Ini nanti kami tata kembali agar lebih cantik dan bersih,” paparnya.

 

Sekadar informasi, untuk menuntaskan pembangunan stadion Amlapura hingga menjadi stadion bertaraf nasional membutuhkan dana Rp 53 miliar. Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraaga (Disdikpora) Karangasem telah beberapa kali mengajukan anggaran untuk melanjutkan pembangunan. Hanya saja, pengajuan itu tidak mendapat respon dari kementerian pemuda dan olahraga hingga saat ini.

 



 

AMLAPURA- Pembangunan Stadion Wikrama Mandala yang terletak di Jalan Veteran (Jalur sebelas) Amlapura akan kembali dilanjutkan setelah beberapa tahun mangkrak. Bahkan proses pendanaan pun sedang berproses dan telah masuk dalam anggaran APBD 2022.

 

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Karangasem, I Wayan Sutrisna dihubungi Minggu (27/3). Kata dia, usulan yang telah lama diajukan melalui dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali telah disetujui dan saat ini sedang berproses. “Perencanaan sedang berjalan,” kata Sutrisna.

 

Dari dana Rp 17 miliar yang diajukan, Provinsi Bali menyetujui Rp 16,5 milar. Dana tersebut akan dibuat untuk melanjutkan pembangunan stadion yang telah lama mangkrak. Rencananya, dana tersebu akan digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas umum. “Seperti tribun, fasilitas kamar mandi, perbaikan lintasan lari, ruang ganti dan fasilitas umum lainnya,” jelasnya.

 

Sebelumnya, Bupati Karangasem I Gede Dana mengungkapkan stadion Wikrama Mandala sendiri akan menjadi stadion bertaraf nasional itu akan menjadi ikon Kabupaten Karangasem. “Semoga terwujud,” harapnya.

 

Selain pembangunan sejumlah fasiltas, pihaknya juga akan melakukan penataan areal lahan di luar stadion yang masih cukup luas. Penataan tersebut nantinya akan dibuat semacam taman, untuk mempercantik suasana stadion. Mengingat dari pantauan Gede Dana, saat ini kondisinya belum tertata rapi.

 

“Rumputnta tinggi-tinggi. Belum lagi jalan juga belum ditata. Tembok stadion juga banyak yang retak. Ini nanti kami tata kembali agar lebih cantik dan bersih,” paparnya.

 

Sekadar informasi, untuk menuntaskan pembangunan stadion Amlapura hingga menjadi stadion bertaraf nasional membutuhkan dana Rp 53 miliar. Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraaga (Disdikpora) Karangasem telah beberapa kali mengajukan anggaran untuk melanjutkan pembangunan. Hanya saja, pengajuan itu tidak mendapat respon dari kementerian pemuda dan olahraga hingga saat ini.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/