alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

REC PLN Kian Diminati

Istana Kepresidenan Tampaksiring Pakai Listrik Ramah Lingkungan

GIANYAR, radarbali.id- PT PLN (Persero) menerbitkan Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) untuk Istana Kepresidenan Tampaksiring, dengan perkiraan total daya setara 1.220 megawatt (MW). Hal ini menandai pelanggan yang meminati pengguna energi baru terbarukan (EBT) semakin luas.

 

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Timur, Andre Pratama Djatmiko mengatakan layanan REC yang diterbitkan PLN sejak November 2020 semakin diminati berbagai pelanggan. Tidak hanya pemilik usaha di sektor bisnis dan industri, namun juga menarik atensi pengelola fasilitas milik pemerintahan salah satunya Istana Kepresidenan Tampaksiring yang berada di Manukaya, Desa Tampaksiring, Gianyar.

 

“Selama masa pembelian REC ini, pelanggan dapat mengklaim bahwa penggunaan listrik berasal dari sumber pembangkit yang berbasis EBT dan diakui secara internasional,” tutur Andre.

 

Istana Kepresidenan Tampaksiring membeli REC yang diperuntukkan untuk pemakaian selama 24 bulan terhitung sejak Mei 2022 hingga April 2024 dengan total pembelian yang diestimasi setara dengan 1.220 MW atau 1.221 unit dengan nominal Rp 47 juta.

 

REC yang dibeli oleh pelanggan dipastikan dapat dipertanggungjawabkan, berkualitas tinggi, serta memenuhi standar internasional.

 

“REC merupakan instrumen yang ditawarkan PLN kepada pelanggan yang membutuhkan pengakuan akan penggunaan energi baru terbarukan, dan dari hasil penjualan ini nantinya akan diarahkan pada inovasi PLN dalam menghadirkan produk layanan hijau khususnya membangun pembangkit-pembangkit berbasis EBT demi mencapai Net Zero Emission tahun 2060 mendatang,” terangnya.

 

Andre pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dalam menggunakan energi bersih, melalui penggunaan fasilitas REC yang dapat dibeli baik secara individu maupun korporasi melalui website resmi PLN atau dapat menghubungi account executive PLN di kantor-kantor layanan terdekat.

 

Kepala Istana Kepresidenan Tampaksiring Bali, Agus Wawan Herwanto mengatakan aksi pemerintah mendukung penggunaan EBT melalui fasilitas REC ini diharapkan jadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

 

“Kami ingin ambil bagian menjadi pelopor dalam mengurangi efek pemanasan global serta penurunan emisi gas karbon melalui pembelian REC 100 persen di lingkungan Istana Kepresidenan, sehingga masyarakat juga bisa melihat dan tertarik untuk turut serta dalam kampanye global ini,” imbuhnya.

 

Berminat menggunakan REC bisa mengunjungi website https://layanan.pln.co.id/renewable-energy-certificate. (rba/ken)



GIANYAR, radarbali.id- PT PLN (Persero) menerbitkan Sertifikat Energi Terbarukan atau Renewable Energy Certificate (REC) untuk Istana Kepresidenan Tampaksiring, dengan perkiraan total daya setara 1.220 megawatt (MW). Hal ini menandai pelanggan yang meminati pengguna energi baru terbarukan (EBT) semakin luas.

 

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Bali Timur, Andre Pratama Djatmiko mengatakan layanan REC yang diterbitkan PLN sejak November 2020 semakin diminati berbagai pelanggan. Tidak hanya pemilik usaha di sektor bisnis dan industri, namun juga menarik atensi pengelola fasilitas milik pemerintahan salah satunya Istana Kepresidenan Tampaksiring yang berada di Manukaya, Desa Tampaksiring, Gianyar.

 

“Selama masa pembelian REC ini, pelanggan dapat mengklaim bahwa penggunaan listrik berasal dari sumber pembangkit yang berbasis EBT dan diakui secara internasional,” tutur Andre.

 

Istana Kepresidenan Tampaksiring membeli REC yang diperuntukkan untuk pemakaian selama 24 bulan terhitung sejak Mei 2022 hingga April 2024 dengan total pembelian yang diestimasi setara dengan 1.220 MW atau 1.221 unit dengan nominal Rp 47 juta.

 

REC yang dibeli oleh pelanggan dipastikan dapat dipertanggungjawabkan, berkualitas tinggi, serta memenuhi standar internasional.

 

“REC merupakan instrumen yang ditawarkan PLN kepada pelanggan yang membutuhkan pengakuan akan penggunaan energi baru terbarukan, dan dari hasil penjualan ini nantinya akan diarahkan pada inovasi PLN dalam menghadirkan produk layanan hijau khususnya membangun pembangkit-pembangkit berbasis EBT demi mencapai Net Zero Emission tahun 2060 mendatang,” terangnya.

 

Andre pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian dalam menggunakan energi bersih, melalui penggunaan fasilitas REC yang dapat dibeli baik secara individu maupun korporasi melalui website resmi PLN atau dapat menghubungi account executive PLN di kantor-kantor layanan terdekat.

 

Kepala Istana Kepresidenan Tampaksiring Bali, Agus Wawan Herwanto mengatakan aksi pemerintah mendukung penggunaan EBT melalui fasilitas REC ini diharapkan jadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

 

“Kami ingin ambil bagian menjadi pelopor dalam mengurangi efek pemanasan global serta penurunan emisi gas karbon melalui pembelian REC 100 persen di lingkungan Istana Kepresidenan, sehingga masyarakat juga bisa melihat dan tertarik untuk turut serta dalam kampanye global ini,” imbuhnya.

 

Berminat menggunakan REC bisa mengunjungi website https://layanan.pln.co.id/renewable-energy-certificate. (rba/ken)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/