29.8 C
Denpasar
Saturday, February 4, 2023

Duh, Korban Kecelakaan Pikap yang Meninggal Bertambah Lagi

AMLAPURA, Radar Bali.id– Korban meninggal dunia tragedi pikap DK 8256 TF terguling di Jalan Raya Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin lalu (23/1/2023) bertambah lagi.

Setelah sebelumnya Ni Nyoman Rawit dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Karangasem, adapun Ni Nengah Rakna dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di RSUP Prof Ngourah, Denpasar kemarin.

Rakna yang merupakan salah satu rombongan pemedek dalam pikap maut itu meninggal dunia setelah kondisinya terus memburuk akibat cedera kepala berat dialami. “Korban meninggal kini bertambah menjadi 2 orang, keduanya merupakan rombongan pemedek,” ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Wahyu Joko Nugroho, Rabu (25/1/2023).

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka atas peristiwa tersebut meski ada dua orang korban yang dinyatakan meninggal dunia. Pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara terlebih dulu untuk dapat menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Sementara sopir pikap maut itu, I Wayan Natra masih menjalani pemeriksaan di Polres Karangasem. “Kasus ini masih dalam proses penyidikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tabrak Truk, Satu Penumpang Travel Tewas di TKP

Hingga saat ini masih ada empat korban yang menjalani opname akibat peristiwa pikap terguling tersebut. Tiga orang di antaranya dirawat di RSUD Karangasem sedangkan satu orang lainnya, yakni I Kadek Desta dirawat di RSUP Prof Ngourah. Desta hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Bahkan Desta rencananya akan menjalani tindakan operasi lantaran ada retak dan gumpalan darah pada kepala anak kelas III SD Negeri 3 Sibetan tersebut. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 



AMLAPURA, Radar Bali.id– Korban meninggal dunia tragedi pikap DK 8256 TF terguling di Jalan Raya Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin lalu (23/1/2023) bertambah lagi.

Setelah sebelumnya Ni Nyoman Rawit dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Karangasem, adapun Ni Nengah Rakna dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di RSUP Prof Ngourah, Denpasar kemarin.

Rakna yang merupakan salah satu rombongan pemedek dalam pikap maut itu meninggal dunia setelah kondisinya terus memburuk akibat cedera kepala berat dialami. “Korban meninggal kini bertambah menjadi 2 orang, keduanya merupakan rombongan pemedek,” ungkap Kasat Lantas Polres Karangasem AKP Wahyu Joko Nugroho, Rabu (25/1/2023).

Hingga saat ini belum ada penetapan tersangka atas peristiwa tersebut meski ada dua orang korban yang dinyatakan meninggal dunia. Pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara terlebih dulu untuk dapat menetapkan tersangka dalam peristiwa tersebut. Sementara sopir pikap maut itu, I Wayan Natra masih menjalani pemeriksaan di Polres Karangasem. “Kasus ini masih dalam proses penyidikan,” jelasnya.

Baca Juga:  Nikung, Truk Pengangkut Drum Terguling

Hingga saat ini masih ada empat korban yang menjalani opname akibat peristiwa pikap terguling tersebut. Tiga orang di antaranya dirawat di RSUD Karangasem sedangkan satu orang lainnya, yakni I Kadek Desta dirawat di RSUP Prof Ngourah. Desta hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut. Bahkan Desta rencananya akan menjalani tindakan operasi lantaran ada retak dan gumpalan darah pada kepala anak kelas III SD Negeri 3 Sibetan tersebut. (dewa ayu pitri arisanti/radar bali)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru