27.6 C
Denpasar
Tuesday, January 31, 2023

Ombak Berbahaya, Polsek Nusa Penida Pasang Garis Polisi di Lokasi Menuju Pantai Kelingking

SEMARAPURA, Radar Bali.id– Personel Polsek Nusa Penida memasang garis polisi di akses jalan menuju Pantai Kelingking, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida. Itu dilakukan untuk mencegah wisatawan menuju pantai tersebut. Mengingat kondisi ombak beberapa hari terakhir tindak menentu telah menyebabkan sejumlah wisatawan mengalami cedera saat bermain air di pantai tersebut.

“Jadi sementara warga ataupun wisatawan tidak boleh melewati garis polisi,” terang Kapolsek Nusa Penida, Kompol. Ida Bagus Putra Sumerta, Selasa (24/1).

Di sisi lain, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 556/ 028/Dispar/2023 tentang Keselamatan dan Keamanan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Nusa Penida.

Dalam SE tersebut diuraikan bahwa  para pelaku, pengusaha pariwisata di kawasan Nusa Penida diimbau untuk senantiasa menjaga keselamatan dan keamanan wisatawan saat berwisata di kawasan pariwisata Nusa Penida. Kemudian melarang wisatawan melakukan aktivitas berenang di Pantai Kelingking, Atuh atau Diamond dan Angel Billabong untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Itu dilakukan memperhatikan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu terakhir di perairan Nusa Penida dan seringnya terjadi kecelakaan wisatawan terseret ombak atau arus saat berenang.

Baca Juga:  Gelontor Rp6 Miliar, Bupati Suwirta Mulai Geber Bedah Rumah Warga

Terkait SE tersebut, Dinas Pariwisata Klungkung langsung ke Nusa Penida untuk melakukan sosialisasi ke pelaku pariwisata. Termasuk memasang rambu dan baliho larangan berenang di tiga pantai tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati menegaskan bahwa pelarangan hanya dilakukan pada aktivitas berenang.

Sementara untuk aktivitas wisata seperti mengunjungi kawasan pantai masih diperbolehkan. “Tidak ada penutupan destinasi. Hanya larangan berenang,” tegasnya.

Sementara untuk pemasangan garis polisi di akses jalan menuju Pantai Kelingking atau sekitar 500 meter dari atas tebing Pantai Kelingking, menurutnya hanya bersifat sementara.

Itu dilakukan demi keamanan wisatawan dan kepentingan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan yang dialami sejumlah wisatawan di Pantai Kelingking dalam beberapa hari belakangan ini. “Sembari kepolisian juga memantau dari segi cuaca dan keamanan di pesisir Pantai Kelingking,” katanya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

Baca Juga:  Astungkara! Perbaikan Jembatan Pelabuhan Banjar Nyuh Nusa Penida Tak Ditemukan Cacat

 

 

 



SEMARAPURA, Radar Bali.id– Personel Polsek Nusa Penida memasang garis polisi di akses jalan menuju Pantai Kelingking, Desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida. Itu dilakukan untuk mencegah wisatawan menuju pantai tersebut. Mengingat kondisi ombak beberapa hari terakhir tindak menentu telah menyebabkan sejumlah wisatawan mengalami cedera saat bermain air di pantai tersebut.

“Jadi sementara warga ataupun wisatawan tidak boleh melewati garis polisi,” terang Kapolsek Nusa Penida, Kompol. Ida Bagus Putra Sumerta, Selasa (24/1).

Di sisi lain, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 556/ 028/Dispar/2023 tentang Keselamatan dan Keamanan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Nusa Penida.

Dalam SE tersebut diuraikan bahwa  para pelaku, pengusaha pariwisata di kawasan Nusa Penida diimbau untuk senantiasa menjaga keselamatan dan keamanan wisatawan saat berwisata di kawasan pariwisata Nusa Penida. Kemudian melarang wisatawan melakukan aktivitas berenang di Pantai Kelingking, Atuh atau Diamond dan Angel Billabong untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Itu dilakukan memperhatikan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu terakhir di perairan Nusa Penida dan seringnya terjadi kecelakaan wisatawan terseret ombak atau arus saat berenang.

Baca Juga:  Ada Oknum ASN Karaoke di Jam Kerja, Bupati Beri Peringatan Keras di Grup WhastApp

Terkait SE tersebut, Dinas Pariwisata Klungkung langsung ke Nusa Penida untuk melakukan sosialisasi ke pelaku pariwisata. Termasuk memasang rambu dan baliho larangan berenang di tiga pantai tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati menegaskan bahwa pelarangan hanya dilakukan pada aktivitas berenang.

Sementara untuk aktivitas wisata seperti mengunjungi kawasan pantai masih diperbolehkan. “Tidak ada penutupan destinasi. Hanya larangan berenang,” tegasnya.

Sementara untuk pemasangan garis polisi di akses jalan menuju Pantai Kelingking atau sekitar 500 meter dari atas tebing Pantai Kelingking, menurutnya hanya bersifat sementara.

Itu dilakukan demi keamanan wisatawan dan kepentingan penyelidikan atas peristiwa kecelakaan yang dialami sejumlah wisatawan di Pantai Kelingking dalam beberapa hari belakangan ini. “Sembari kepolisian juga memantau dari segi cuaca dan keamanan di pesisir Pantai Kelingking,” katanya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

Baca Juga:  Ombudsman RI Bali Minta Jaksa Serius Tangani Kasus Dana PKB Klungkung

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru