26.5 C
Denpasar
Sunday, June 4, 2023

PHDI Klungkung Gelar Upacara Masal Gratis, Ribuan Warga Mendaftar

SEMARAPURA, Radar Bali.id– Seribuan lebih umat Hindu telah mendaftarkan diri mengikuti upacara masal Manusa Yadnya yang digelar PHDI Klungkung secara gratis yang dijadwalkan berlangsung  28-29 April 2023 mendatang.

Jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan luar biasa bila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu. Tertunda hingga tiga tahun akibat pandemi Covid-19 membuat umat Hindu tidak hanya asal Klungkung, tetapi juga luar Klungkung, bahkan luar Bali sangat antusias mengikuti Upacara Masal Manusa Yadnya tersebut.

Ketua PHDI Klungkung, I Putu Suarta, mengungkapkan, pendaftaran keikutsertaan dalam Upacara Masal Manusa Yadnya yang digelar secara gratis oleh PHDI Klungkung telah dimulai pada 1 Maret-10 April 2023. Hingga kemarin, menurutnya sudah ada 1.000an lebih umat Hindu yang mendaftar untuk bisa mengikuti upacara masal tersebut. “Tidak hanya dari Klungkung, ada juga dari Gianyar, Denpasar bahkan luar Bali seperti Lombok,” terangnya.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Polres Klungkung Gencarkan Pengecekan Makanan dan Minuman

Bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, diungkapkannya jumlah pendaftar tahun ini jauh lebih banyak. Menurutnya hal itu terjadi karena kegiatan tersebut sempat tertunda tiga tahun akibat pandemi Covid-19 sehingga antusias umat sangat luar biasa ketika kembali digelar. “Apalagi ekonomi masyarakat belum pulih sekali,” katanya.

Ada sejumlah Upacara Masal Manusa Yadnya yang digelar PHDI Klungkung. Mulai dari metatah, menek kelih, petik rambut, bayuh sukerta, bayuh sanam empeg, dan bayuh sapuh leger.

Metatah menjadi salah satu upacara masal yang banyak diikuti masyarakat. “Ada sekitar 700 orang lebih yang mendaftar untuk ikut metatah masal. Nanti digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe,” ungkapnya.

Untuk menggelar kegiatan itu, menurutnya PHDI Klungkung membutuhkan anggaran sekitar Rp250 juta. Hanya saja kegiatan itu belum dianggarkan oleh Pemkab Klungkung sehingga PHDI Klungkung telah mengajukan proposal ke orang pribadi dan perusahaan-perusahaan untuk bisa mendanai kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Nah!Di Klungkung 400 Orang Pendaftar Haji Antre 28 Tahun Baru Berangkat, di Denpasar Lebih Lama Lagi

Hanya saja hingga saat ini dana sebesar itu belum terkumpul. Meski demikian, pihaknya yakin dana yang dibutuhkan untuk menggelar kegiatan meringankan umat itu dapat terpenuhi dan terlaksana dengan baik.

“Upacara Masal Manusa Yadnya ini sangat membantu umat. Terutamanya umat yang kurang mampu. Itu sebabnya antusias masyarakat sangat luar biasa,” tandasnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

 



SEMARAPURA, Radar Bali.id– Seribuan lebih umat Hindu telah mendaftarkan diri mengikuti upacara masal Manusa Yadnya yang digelar PHDI Klungkung secara gratis yang dijadwalkan berlangsung  28-29 April 2023 mendatang.

Jumlah pendaftar tahun ini mengalami peningkatan luar biasa bila dibandingkan dengan tahun 2019 lalu. Tertunda hingga tiga tahun akibat pandemi Covid-19 membuat umat Hindu tidak hanya asal Klungkung, tetapi juga luar Klungkung, bahkan luar Bali sangat antusias mengikuti Upacara Masal Manusa Yadnya tersebut.

Ketua PHDI Klungkung, I Putu Suarta, mengungkapkan, pendaftaran keikutsertaan dalam Upacara Masal Manusa Yadnya yang digelar secara gratis oleh PHDI Klungkung telah dimulai pada 1 Maret-10 April 2023. Hingga kemarin, menurutnya sudah ada 1.000an lebih umat Hindu yang mendaftar untuk bisa mengikuti upacara masal tersebut. “Tidak hanya dari Klungkung, ada juga dari Gianyar, Denpasar bahkan luar Bali seperti Lombok,” terangnya.

Baca Juga:  Duh, Warga Pusing Jogging Track Pantai Lepang Tak Kunjung Diperbaiki

Bila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, diungkapkannya jumlah pendaftar tahun ini jauh lebih banyak. Menurutnya hal itu terjadi karena kegiatan tersebut sempat tertunda tiga tahun akibat pandemi Covid-19 sehingga antusias umat sangat luar biasa ketika kembali digelar. “Apalagi ekonomi masyarakat belum pulih sekali,” katanya.

Ada sejumlah Upacara Masal Manusa Yadnya yang digelar PHDI Klungkung. Mulai dari metatah, menek kelih, petik rambut, bayuh sukerta, bayuh sanam empeg, dan bayuh sapuh leger.

Metatah menjadi salah satu upacara masal yang banyak diikuti masyarakat. “Ada sekitar 700 orang lebih yang mendaftar untuk ikut metatah masal. Nanti digelar di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe,” ungkapnya.

Untuk menggelar kegiatan itu, menurutnya PHDI Klungkung membutuhkan anggaran sekitar Rp250 juta. Hanya saja kegiatan itu belum dianggarkan oleh Pemkab Klungkung sehingga PHDI Klungkung telah mengajukan proposal ke orang pribadi dan perusahaan-perusahaan untuk bisa mendanai kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Rai Mantra Sorot Klaster Rumah Tangga, Hati-hati Gelar Upacara Adat

Hanya saja hingga saat ini dana sebesar itu belum terkumpul. Meski demikian, pihaknya yakin dana yang dibutuhkan untuk menggelar kegiatan meringankan umat itu dapat terpenuhi dan terlaksana dengan baik.

“Upacara Masal Manusa Yadnya ini sangat membantu umat. Terutamanya umat yang kurang mampu. Itu sebabnya antusias masyarakat sangat luar biasa,” tandasnya. [dewa ayu pitri arisanti/radar bali]

 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru