alexametrics
29.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Berkat JKN-KIS, Operasi Katarak Made Mulus Tanpa Hambatan

SINGARAJA, radarbali.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diluncurkan pada tahun 2014 sangat diidam-idamkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran program ini membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Salah satu yang merasakan manfaat dari Program JKN-KIS adalah seorang pensiunan PNS, Made Serika.

Setelah memasuki usia senja, ia mulai merasakan masalah di daerah penglihatannya dan menyebabkan ia harus menjalani operasi katarak.

“Saya mulai merasakan kondisi kesehatan saya menurun disebabkan katarak yang saya derita sejak mulai pensiun.

Saya akhirnya memberanikan diri untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan benar saja akhirnya saya diminta untuk melakukan tindakan operasi.

Baca Juga:  Mobile JKN Bagaikan Sahabat dalam Keseharian Si Wartawan “Kece” Ini

Bersyukurnya saya telah memiliki kartu JKN-KIS ini sehingga saya tidak perlu khawatir akan biaya-biaya nanti yang harus saya keluarkan,” ujar Made kepada tim Jamkesnews, Kamis (12/5).

Menurut Made, JKN-KIS sangat membantunya selama menjalani pengobatan.

Ketika menjalani operasi ia mengaku tidak ada biaya sepeser pun yang ia keluarkan dan ia merasakan pelayanan yang sangat memuaskan karena dapat dilayani sepenuh hati.

Made berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa memiliki JKN-KIS saat ini sangat penting agar sewaktu-waktu ketika membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera mengaksesnya tanpa memikirkan biaya ke depannya.

“Di samping pelayanan kesehatan yang baik, iuran untuk peserta mandiri pun sangat terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing individu.

Baca Juga:  Bahagia Rasanya Menjadi Peserta JKN-KIS

Iuran yang dibayarkan setiap bulan juga dapat membantu peserta lainnya yang membutuhkan, inilah yang dinamakan prinsip gotong royong, peserta yang sehat membantu peserta yang sakit,” ucapnya. (rba/ken)

 

 

 



SINGARAJA, radarbali.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diluncurkan pada tahun 2014 sangat diidam-idamkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran program ini membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan pelayanan kesehatan.

Salah satu yang merasakan manfaat dari Program JKN-KIS adalah seorang pensiunan PNS, Made Serika.

Setelah memasuki usia senja, ia mulai merasakan masalah di daerah penglihatannya dan menyebabkan ia harus menjalani operasi katarak.

“Saya mulai merasakan kondisi kesehatan saya menurun disebabkan katarak yang saya derita sejak mulai pensiun.

Saya akhirnya memberanikan diri untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan benar saja akhirnya saya diminta untuk melakukan tindakan operasi.

Baca Juga:  Lebaran Mendahului, Ibadah tetap Khidmat di Pelabuhan Tua Buleleng

Bersyukurnya saya telah memiliki kartu JKN-KIS ini sehingga saya tidak perlu khawatir akan biaya-biaya nanti yang harus saya keluarkan,” ujar Made kepada tim Jamkesnews, Kamis (12/5).

Menurut Made, JKN-KIS sangat membantunya selama menjalani pengobatan.

Ketika menjalani operasi ia mengaku tidak ada biaya sepeser pun yang ia keluarkan dan ia merasakan pelayanan yang sangat memuaskan karena dapat dilayani sepenuh hati.

Made berpesan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa memiliki JKN-KIS saat ini sangat penting agar sewaktu-waktu ketika membutuhkan pelayanan kesehatan dapat segera mengaksesnya tanpa memikirkan biaya ke depannya.

“Di samping pelayanan kesehatan yang baik, iuran untuk peserta mandiri pun sangat terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing individu.

Baca Juga:  Mobile JKN Bagaikan Sahabat dalam Keseharian Si Wartawan “Kece” Ini

Iuran yang dibayarkan setiap bulan juga dapat membantu peserta lainnya yang membutuhkan, inilah yang dinamakan prinsip gotong royong, peserta yang sehat membantu peserta yang sakit,” ucapnya. (rba/ken)

 

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/