alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

Kasus Covid Melandai, Buka Peluang Pembelajaran Tatap Muka Kembali

SINGARAJA– Pemerintah kembali membuka peluang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah. Seiring dengan melandainya kasus covid-19 di Kabupaten Buleleng. Hanya saja PTM kali ini akan dilaksanakan secara terbatas.

 

Hal itu terungkap saat Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan rapat evaluasi penanganan covid-19, di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (7/3). Rapat itu dipimpin Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa.

 

Dalam rapat tersebut, Suyasa menginstruksikan agar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bali. Sehingga Kabupaten Buleleng dapat membuka kembali PTM terbatas.

 

Bila merujuk kasus covid-19 di Buleleng, Suyasa menyebut trend kasus terkonfirmasi telah menunjukkan penurunan. Saat ini kasus aktif hanya sebanyak 61 kasus. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif, masih berada pada posisi 2 digit. Namun, di bawah angka 20 kasus baru per hari.

 

Selain itu kini Buleleng juga berada dalam zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. “Kalau merujuk Inmendagri, kita masih bisa melakukan PTM terbatas. Tentu ada beberapa batasan. Seperti kapasitas maksimal 50 persen, dan durasi maksimal 4 jam. Ini sedang kami siapkan,” kata Suyasa.

 

Menurutnya Disdikpora Buleleng harus berkoordinasi aktif dengan Disdik Bali. “Supaya kebijakan di kabupaten sama dengan provinsi. Kalau provinsi memberikan lampu hijau, kami akan lakukan PTMT,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Disdikpora Buleleng Made Astika mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi secara lisan pada Disdik Bali. Hanya saja belum ada jawaban pasti dari Disdik Bali.

 

“Dari Disdik Bali masih melakukan rapat koordinasi terkait PTM terbatas. Informasinya sore ini sudah ada jawaban. Kami masih menunggu hasil rapat di provinsi. Kalau provinsi mengizinkan, tentu segera kami tindaklanjuti,” demikian Astika.



SINGARAJA– Pemerintah kembali membuka peluang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah. Seiring dengan melandainya kasus covid-19 di Kabupaten Buleleng. Hanya saja PTM kali ini akan dilaksanakan secara terbatas.

 

Hal itu terungkap saat Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng melakukan rapat evaluasi penanganan covid-19, di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (7/3). Rapat itu dipimpin Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa.

 

Dalam rapat tersebut, Suyasa menginstruksikan agar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng, segera melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bali. Sehingga Kabupaten Buleleng dapat membuka kembali PTM terbatas.

 

Bila merujuk kasus covid-19 di Buleleng, Suyasa menyebut trend kasus terkonfirmasi telah menunjukkan penurunan. Saat ini kasus aktif hanya sebanyak 61 kasus. Sedangkan kasus terkonfirmasi positif, masih berada pada posisi 2 digit. Namun, di bawah angka 20 kasus baru per hari.

 

Selain itu kini Buleleng juga berada dalam zona Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. “Kalau merujuk Inmendagri, kita masih bisa melakukan PTM terbatas. Tentu ada beberapa batasan. Seperti kapasitas maksimal 50 persen, dan durasi maksimal 4 jam. Ini sedang kami siapkan,” kata Suyasa.

 

Menurutnya Disdikpora Buleleng harus berkoordinasi aktif dengan Disdik Bali. “Supaya kebijakan di kabupaten sama dengan provinsi. Kalau provinsi memberikan lampu hijau, kami akan lakukan PTMT,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Disdikpora Buleleng Made Astika mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi secara lisan pada Disdik Bali. Hanya saja belum ada jawaban pasti dari Disdik Bali.

 

“Dari Disdik Bali masih melakukan rapat koordinasi terkait PTM terbatas. Informasinya sore ini sudah ada jawaban. Kami masih menunggu hasil rapat di provinsi. Kalau provinsi mengizinkan, tentu segera kami tindaklanjuti,” demikian Astika.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/