alexametrics
26.8 C
Denpasar
Saturday, July 2, 2022

Beri Makan Ternak Babi di Kebun, Rumah Pria 72 Tahun Terbakar

SINGARAJA– Nasib apes menimpa Ketut Janten, 72, warga Dusun Selat, Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Salah satu kamar di rumahnya dilahap api. Syukurnya api dengan cepat mampu dipadamkan. Sehingga tidak meluas. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 pagi kemarin (9/4). Kebetulan rumah saat itu dalam kondisi kosong.

 

Saat kebakaran terjadi, Ketut Janten tengah berada di kebun miliknya. Tiap pagi dia selalu menyempatkan diri menuju kebun untuk memberi pakan ternak babi. Rumah korban dengan kebun berjarak sekitar 1,5 kilometer. Ketika berada di kebun, korban didatangi oleh Kadek Budi, salah seorang tetangganya. Kadek Budi mengabarkan bahwa rumah korban terbakar. Tanpa pikir panjang korban bergegas menuju rumahnya.

 

Saat sampai di rumah, korban melihat warga sudah berkumpul. Warga memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Air dikumpulkan dari rumah-rumah penduduk. Beruntung api mampu dijinakkan. Sehingga hanya membakar salah satu kamar saja.

 

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Dari pengakuan pemilik rumah, ia tidak menyalakan kompor maupun menyalakan dupa.

 

“Ada potensi kebakaran terjadi karena arus pendek listrik. Karena instalasi listriknya sudah cukup lama. Kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Agus.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban kehilangan 2 buah kasur, almari beserta isinya, kalung emas, uang tunai sebanyak Rp 1 juta, sebuah ponsel, dan perlengkapan las. Total kerugian diperkirakan Rp 30 juta.

 



SINGARAJA– Nasib apes menimpa Ketut Janten, 72, warga Dusun Selat, Desa Selat, Kecamatan Sukasada. Salah satu kamar di rumahnya dilahap api. Syukurnya api dengan cepat mampu dipadamkan. Sehingga tidak meluas. Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 09.00 pagi kemarin (9/4). Kebetulan rumah saat itu dalam kondisi kosong.

 

Saat kebakaran terjadi, Ketut Janten tengah berada di kebun miliknya. Tiap pagi dia selalu menyempatkan diri menuju kebun untuk memberi pakan ternak babi. Rumah korban dengan kebun berjarak sekitar 1,5 kilometer. Ketika berada di kebun, korban didatangi oleh Kadek Budi, salah seorang tetangganya. Kadek Budi mengabarkan bahwa rumah korban terbakar. Tanpa pikir panjang korban bergegas menuju rumahnya.

 

Saat sampai di rumah, korban melihat warga sudah berkumpul. Warga memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Air dikumpulkan dari rumah-rumah penduduk. Beruntung api mampu dijinakkan. Sehingga hanya membakar salah satu kamar saja.

 

Kapolsek Sukasada, Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. Dari pengakuan pemilik rumah, ia tidak menyalakan kompor maupun menyalakan dupa.

 

“Ada potensi kebakaran terjadi karena arus pendek listrik. Karena instalasi listriknya sudah cukup lama. Kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Agus.

 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Korban kehilangan 2 buah kasur, almari beserta isinya, kalung emas, uang tunai sebanyak Rp 1 juta, sebuah ponsel, dan perlengkapan las. Total kerugian diperkirakan Rp 30 juta.

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/