Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Heboh! Video Diduga Tuyul di Desa Kayuputih Buleleng Beredar

H
Penulis: Hari Puspita❯
PENAMPAKAN : Video yang disebut-sebut sebagai tuyul di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng, ini hebohkan warga. (foto:repro eka prasetya/radar bali)
PENAMPAKAN : Video yang disebut-sebut sebagai tuyul di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Buleleng, ini hebohkan warga. (foto:repro eka prasetya/radar bali)
SINGARAJA– Warga di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, dibuat resah dengan beredarnya video yang berisi narasi keberadaan tuyul. Konon sebuah rekaman CCTV merekam keberadaan sosok berwarna putih yang diyakini sebagai tuyul.

Video itu sudah beredar di media sosial sejak Sabtu (10/12) lalu. Setidaknya ada dua versi video yang beredar. Salah satu video hanya berisi momen warga menyaksikan tuyul itu menjalankan aksinya. Sementara dalam video lainnya, ada seorang wanita yang memberi petunjuk keberadaan tuyul itu setelah menyaksikan video.

Belum diketahui secara pasti soal kebenaran video tersebut. Namun beredarnya video itu di media sosial, terlanjur membuat warga setempat resah. Utamanya warga diBanjar Dinas Ideran, Desa Kayuputih.

Perbekel Desa Kayuputih, Kadek Dina Nuriani mengatakan, rekaman CCTV itu terjadi di rumah salah satu warganya pengusaha cengkih yang bernama Gede Ana. Ia menyebutkan, video itu berisikan warganya yang sedang mengejar makhluk halus diduga tuyul.

Namun pihaknya belum bisa memastikan terkait kebenaran apakah rekaman CCTV itu memang benar merekam tuyul atau merekam hal lain.

“Videonya sih viral di medsos itu dari hari Sabtu. Cuma kapan pastinya kejadian itu, kami belum tahu. Karena belum saya konfirmasi langsung dengan pemilik rumah,” kata Kadek Dina, saat dihubungi Senin (12/12) siang.

Menurutnya isu tersebut benar-benar membuat resah warga. Apalagi muncul narasi bahwa tuyul tersebut memicu hilangnya uang sebanyak Rp 100 juta. Tak pelak hal itu membuat warga was-was bila tuyul akan menyatroni rumah warga lainnya.

“Kami dari pemerintah desa belum bisa berbuat apa sebab kalau secara kasat mata kan tidak bisa melihat tuyulnya walaupun misalnya ada. Namun kami tetap waspada Laporan kehilangan juga belum ada dan memang kami belum terima ada laporan kehilangan dari warga,” demikian Dina. (eka prasetya/radar bali)

 

 

 

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Dampak Bali Krisis BBM di Buleleng: Lumpuhkan Wisata Lovina, Kunjungan Anjlok 80 Persen

Dampak Bali Krisis BBM di Buleleng: Lumpuhkan Wisata Lovina, Kunjungan Anjlok 80 Persen

Kelangkaan dan krisis bahan bakar minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Buleleng kian berdampak serius pada roda perekonomian daerah.

Dugaan Keracunan Massal 16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa, SPPG Dapur MBG Kena Sanksi Ini

Dugaan Keracunan Massal 16 Siswa SDN 3 Banjar Jawa, SPPG Dapur MBG Kena Sanksi Ini

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengampu penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tersebut resmi disuspensi.

Embung Tak Efektif Hadapi Kemarau, Pemkab Buleleng Geber Pemetaan Sumur Bor Atasi Krisis Air

Embung Tak Efektif Hadapi Kemarau, Pemkab Buleleng Geber Pemetaan Sumur Bor Atasi Krisis Air

Salah satu langkah konkretnya yakni memetakan sejumlah titik potensial untuk pembangunan sumur bor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer