alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Menyalip Sembarangan, Bocah Usia 16 Tahun Picu Tabrakan Adu Jangkrik

SUKASADA – Gara-gara menyalip sembarangan, bocah berusia 16 tahun menjadi pemicu tabrakan adu jangkrik dua sepeda motor di KM 17 Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Sabtu siang (23/4).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.25 siang. Kecelakaan melibatkan sepeda motor DK 5168 GY dengan sepeda motor DK 3524 UAK.

Kecelakaan bermula saat sepeda motor DK 5168 GY yang dikemudikan Kadek Juli Darmayasa, 16, warga Desa Pegayaman, melaju dari arah Pancasari menuju ke Singaraja. Sepeda motor itu melaju beriringan dengan sebuah dump truck proyek shortcut.

Saat jalur tikungan, sepeda motor yang dikemudikan Juli Darmayasa, berusaha menyalip truk tersebut.

Tak disangka dari arah Singaraja muncul sepeda motor DK 3524 UAK yang dikemudikan Jemi Sri Wahyuni, 40, warga Kelurahan Banyuasri. Saat itu ia membonceng anaknya yang baru berusia 8 tahun. Dampaknya langsung terjadi kecelakaan adu jangkrik.

“Sebenarnya murid yang bawa sepeda motor itu beriringan. Ada temannya juga yang lain. Tapi temannya sudah duluan. Mereka menyalip dump truck pas di tikungan,” ujar salah seorang saksi mata.

Akibat kejadian tersebut, Juli Darmayasa mengalami luka robek pada paha kiri, luka robek pada wajah, dan patah tulang pada tangan kanan.

Sementara Sri Wahyuni mengalami luka robek pada kaki, patah pada pergelangan tangan kanan, dan luka robek pada jempol kaki. Keduanya dirawat di RSUD Buleleng.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.

“Kesimpulan sementara, pengendara sepeda motor DK 5168 GY tidak hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Serta tidak memperhatikan kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan. Sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Agus.



SUKASADA – Gara-gara menyalip sembarangan, bocah berusia 16 tahun menjadi pemicu tabrakan adu jangkrik dua sepeda motor di KM 17 Jalan Raya Singaraja-Denpasar, Sabtu siang (23/4).

Insiden itu terjadi sekitar pukul 12.25 siang. Kecelakaan melibatkan sepeda motor DK 5168 GY dengan sepeda motor DK 3524 UAK.

Kecelakaan bermula saat sepeda motor DK 5168 GY yang dikemudikan Kadek Juli Darmayasa, 16, warga Desa Pegayaman, melaju dari arah Pancasari menuju ke Singaraja. Sepeda motor itu melaju beriringan dengan sebuah dump truck proyek shortcut.

Saat jalur tikungan, sepeda motor yang dikemudikan Juli Darmayasa, berusaha menyalip truk tersebut.

Tak disangka dari arah Singaraja muncul sepeda motor DK 3524 UAK yang dikemudikan Jemi Sri Wahyuni, 40, warga Kelurahan Banyuasri. Saat itu ia membonceng anaknya yang baru berusia 8 tahun. Dampaknya langsung terjadi kecelakaan adu jangkrik.

“Sebenarnya murid yang bawa sepeda motor itu beriringan. Ada temannya juga yang lain. Tapi temannya sudah duluan. Mereka menyalip dump truck pas di tikungan,” ujar salah seorang saksi mata.

Akibat kejadian tersebut, Juli Darmayasa mengalami luka robek pada paha kiri, luka robek pada wajah, dan patah tulang pada tangan kanan.

Sementara Sri Wahyuni mengalami luka robek pada kaki, patah pada pergelangan tangan kanan, dan luka robek pada jempol kaki. Keduanya dirawat di RSUD Buleleng.

Kapolsek Sukasada Kompol Made Agus Dwi Wirawan mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.

“Kesimpulan sementara, pengendara sepeda motor DK 5168 GY tidak hati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Serta tidak memperhatikan kendaraan lain yang datang dari arah berlawanan. Sehingga memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujar Agus.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/