28.7 C
Denpasar
Monday, November 28, 2022

Orang Tua Mengaku Bangga karena Gede Redi Berhasil Ternak Trigona

Orang tua mana yang tidak bahagia dan bangga ketika anaknya berhasil dalam bidang usaha yang digeluti. Seperti yang dirasakan orang tua Gede Redi Putrayasa, Gede Suka Arta.

 

Eka Prasetya, Buleleng

 

GEDER Suka Arta mengaku sangat bangga dengan keberhasilan putranya. Gede Suka mengaku sudah pernah mencoba beternak lebah trigona. Tapi gagal. Sehingga ia memilih berburu lebah ke dalam hutan. Ia tak menduga bila putra sulungnya akan berhasil beternak lebah. Hasil dari menjual madu trigona, kini juga menjadi salah satu sandaran ekonomi keluarga.

 

“Saya sendiri sudah pernah menyerah. Makanya memilih masuk hutan cari madu. Tapi anak saya bisa berhasil. Sekarang dia sudah bisa bantu keluarga. Untuk sekolah dia sudah penuhi sendiri. Sudah bisa beli HP dan kuota sendiri. Sekarang dia punya adik umur satu bulan, dia yang bantu-bantu beli susu,” ungkap Suka Arta.

Baca Juga:  Lagi, Kasus Rabies di Buleleng Makan Korban Jiwa

 

Salah seorang pelanggan tetap, Made Sri Kusumawati mengaku sudah merasakan manfaat dari madu lebah trigona. Tiap hari ia selalu mengonsumsi satu sendok makan madu trigona.

“Asam lambungnya sudah reda. Sekarang juga tidak pernah ada keluhan sakit. Syukurnya pas musim pandemi ini, selalu sehat,” ujar wanita yang juga tenaga pendamping PKH itu.

 

Di sisi lain Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono mengatakan, pihaknya siap mendukung UMKM berbasis rumah tangga, tumbuh dan berkembang. Terutama dalam hal permodalan.

 

“Kami sangat mengapresiasi seorang remaja, mampu mengembangkan UMKM madu trigona. Kami siap memberikan pendampingan, utamanya dalam akses permodalan,” demikian Rudy. (Habis)



Orang tua mana yang tidak bahagia dan bangga ketika anaknya berhasil dalam bidang usaha yang digeluti. Seperti yang dirasakan orang tua Gede Redi Putrayasa, Gede Suka Arta.

 

Eka Prasetya, Buleleng

 

GEDER Suka Arta mengaku sangat bangga dengan keberhasilan putranya. Gede Suka mengaku sudah pernah mencoba beternak lebah trigona. Tapi gagal. Sehingga ia memilih berburu lebah ke dalam hutan. Ia tak menduga bila putra sulungnya akan berhasil beternak lebah. Hasil dari menjual madu trigona, kini juga menjadi salah satu sandaran ekonomi keluarga.

 

“Saya sendiri sudah pernah menyerah. Makanya memilih masuk hutan cari madu. Tapi anak saya bisa berhasil. Sekarang dia sudah bisa bantu keluarga. Untuk sekolah dia sudah penuhi sendiri. Sudah bisa beli HP dan kuota sendiri. Sekarang dia punya adik umur satu bulan, dia yang bantu-bantu beli susu,” ungkap Suka Arta.

Baca Juga:  DLH Bangun Bank Sampah Induk, Tampung Sampah Plastik

 

Salah seorang pelanggan tetap, Made Sri Kusumawati mengaku sudah merasakan manfaat dari madu lebah trigona. Tiap hari ia selalu mengonsumsi satu sendok makan madu trigona.

“Asam lambungnya sudah reda. Sekarang juga tidak pernah ada keluhan sakit. Syukurnya pas musim pandemi ini, selalu sehat,” ujar wanita yang juga tenaga pendamping PKH itu.

 

Di sisi lain Regional CEO BRI Denpasar, Rudy Andimono mengatakan, pihaknya siap mendukung UMKM berbasis rumah tangga, tumbuh dan berkembang. Terutama dalam hal permodalan.

 

“Kami sangat mengapresiasi seorang remaja, mampu mengembangkan UMKM madu trigona. Kami siap memberikan pendampingan, utamanya dalam akses permodalan,” demikian Rudy. (Habis)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/