alexametrics
28.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Sempat Opname usai Menabrak Anjing, Perbekel Munduk Buleleng Meninggal Dunia

SINGARAJA, radarbali.id Perbekel Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, I Nyoman Niryasa, meninggal dunia pada Jumat (27/5) pagi. Mendiang sebelumnya sempat dirawat atau opname di RS Bali Med Singaraja usai menabrak anjing. Namun sudah sempat pulang. Mendadak kondisinya menurun pada Jumat pagi, hingga dinyatakan tutup usia oleh tim medis.

Camat Banjar Made Mardika mengatakan, mendiang Nyoman Niryasa sempat mengalami kecelakaan tunggal pada Senin (23/5). Saat itu dia baru pulang dari kantor desa.

“Pas perjalanan pulang nabrak anjing. Akhirnya dilarikan ke RS Bali Med,” cerita Mardika.

Setelah opname selama beberapa hari, mendiang diizinkan pulang. Mardika sempat menjenguk Niryasa di rumahnya pada Kamis (26/5) malam lalu. Ia sempat mengobrol banyak seputar rencana pengembangan potensi perkebunan di desa.

Menurut Mardika kondisi Niryasa terlihat sehat. Dari pengamatannya, hanya ada luka lecet di bagian tangan. Saat diajak bicara, Niryasa juga sangat komunikatif. Bahkan sempat bercanda. Hingga pada Jumat pagi, ia mendapat kabar bahwa Niryasa meninggal dunia.

“Anaknya kan staf di kantor camat. Jam 06.45 itu, dia mengabari kalau bapaknya meninggal dunia. Saya kaget juga, karena baru semalam ketemu dan ngobrol. Ternyata tadi pagi kondisinya drop. Sempat diajak ke RS Santi Graha. Tapi kondisinya terus menurun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mardika mengatakan, mendiang baru saja dilantik sebagai perbekel pada 15 Desember 2021 lalu. Pelantikan itu merupakan periode kedua Nyoman Niryasa menjabat sebagai Perbekel Munduk. Masa jabatannya semestinya berakhir pada tahun 2027 mendatang.

Mengatasi kekosongan di desa, pihaknya telah menunjuk Nyoman Subagia, staf pada Seksi Pembangunan Kantor Camat Banjar, sebagai penjabat perbekel. Nantinya penjabat juga bertugas menyiapkan proses pergantian antar waktu (PAW) perbekel di Desa Munduk. (eps)



SINGARAJA, radarbali.id Perbekel Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, I Nyoman Niryasa, meninggal dunia pada Jumat (27/5) pagi. Mendiang sebelumnya sempat dirawat atau opname di RS Bali Med Singaraja usai menabrak anjing. Namun sudah sempat pulang. Mendadak kondisinya menurun pada Jumat pagi, hingga dinyatakan tutup usia oleh tim medis.

Camat Banjar Made Mardika mengatakan, mendiang Nyoman Niryasa sempat mengalami kecelakaan tunggal pada Senin (23/5). Saat itu dia baru pulang dari kantor desa.

“Pas perjalanan pulang nabrak anjing. Akhirnya dilarikan ke RS Bali Med,” cerita Mardika.

Setelah opname selama beberapa hari, mendiang diizinkan pulang. Mardika sempat menjenguk Niryasa di rumahnya pada Kamis (26/5) malam lalu. Ia sempat mengobrol banyak seputar rencana pengembangan potensi perkebunan di desa.

Menurut Mardika kondisi Niryasa terlihat sehat. Dari pengamatannya, hanya ada luka lecet di bagian tangan. Saat diajak bicara, Niryasa juga sangat komunikatif. Bahkan sempat bercanda. Hingga pada Jumat pagi, ia mendapat kabar bahwa Niryasa meninggal dunia.

“Anaknya kan staf di kantor camat. Jam 06.45 itu, dia mengabari kalau bapaknya meninggal dunia. Saya kaget juga, karena baru semalam ketemu dan ngobrol. Ternyata tadi pagi kondisinya drop. Sempat diajak ke RS Santi Graha. Tapi kondisinya terus menurun,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mardika mengatakan, mendiang baru saja dilantik sebagai perbekel pada 15 Desember 2021 lalu. Pelantikan itu merupakan periode kedua Nyoman Niryasa menjabat sebagai Perbekel Munduk. Masa jabatannya semestinya berakhir pada tahun 2027 mendatang.

Mengatasi kekosongan di desa, pihaknya telah menunjuk Nyoman Subagia, staf pada Seksi Pembangunan Kantor Camat Banjar, sebagai penjabat perbekel. Nantinya penjabat juga bertugas menyiapkan proses pergantian antar waktu (PAW) perbekel di Desa Munduk. (eps)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/