alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

KMP Tiga Anugerah Terdampar di Gilimanuk, Penumpang Dievakuasi

NEGARA – Akibat mati mesin saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kapal motor penumpang (KMP) Tiga Anugerah terseret arus, Minggu (13/3). Kapal sempat terombang-ambing, dan akhirnya terdampar di Gilimanuk.

 

Kapal dengan nakhoda Heru Dwi bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 13.00 WITA menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Saat sudah mendekati pelabuhan Gilimanuk, tepatnya di selatan Pelabuhan Gilimanuk, sekitar pukul 15.25 WITA, kapal mengalami mati mesin sehingga tidak bisa bermanuver.

 

Arus laut yang deras membuat kapal terseret. Kapal pun akhirnya terdampar sekitar 700 meter dari Pelabuhan Gilimanuk, tepatnya di belakang Pasar Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk.

 

Karena jarak antara ram door dengan bibir pantai yang dekat, sekitar 7 meter penumpang dievakuasi. Evakuasi penumpang menggunakan perahu nelayan, petugas gabungan yang melibatkan personil dari unsur Pos TNI AL Gilimanuk, ASDP, BPTD Gilimanuk, KSOP, Pol Air Polres Jembrana, Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, serta masyarakat setempat.

 

“Evakuasi penumpang sudah dilakukan agar penumpang tidak terlalu lama dalam kapal. Penumpang selanjutnya dibawa ke ruang VIP Pelabuhan Asdp Gilimanuk,” kata Danposal Gilimanuk Kapten Laut (P) Ajat Sudrajat.

 

Setelah para penumpang berhasil dievakuasi, selanjutnya KMP Tiga Anugerah yang masih kandas dan mati mesin, dievakuasi dengan cara ditarik oleh KMP Agung Wilis. Akhirnya, sekitar pukul 15.00 WITA, KMP Tiga Anugrah bersandar di dermaga MB Pelabuhan Gilimanuk dalam keadaan aman.

 

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memastikan peristiwa matinya mesin kapal tersebut tidak menyebabkan korban.

 

“Seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat,” tegasnya.

 

Koordinator Satpel BPTD Gilimanuk I Nyoman Sastrawan menjelaskan, mengenai penyebab matinya kapal, pihaknya bersama UPP melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal.

 

Setelah proses pemeriksaan selesai, kapal diizinkan untuk menuju Pelabuhan Ketapang dengan digandeng kapal lain. Pihaknya juga menekankan pada pihak perusahaan kapal untuk melakukan perbaikan.

 

“Mengenai penyebab, masih dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

 

Sesuai data dalam manifes KMP Tiga Anugerah, jumlah penumpang sebanyak 49 orang dan 25 unit kendaraan. Terdiri dari 9 unit motor dengan jumlah penumpang 15 orang, motor besar 1 unit, kendaraan kecil atau mobil pribadi 8 unit dengan 26 penumpang, pikao 1 unit dengan 2 penumpang dan truk sedang sebanyak 5 unit dengan 5 orang penumpang.

 

“Kapal hanyut sampai belakang pasar, seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat,” tegasnya.



NEGARA – Akibat mati mesin saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kapal motor penumpang (KMP) Tiga Anugerah terseret arus, Minggu (13/3). Kapal sempat terombang-ambing, dan akhirnya terdampar di Gilimanuk.

 

Kapal dengan nakhoda Heru Dwi bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi sekitar pukul 13.00 WITA menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Saat sudah mendekati pelabuhan Gilimanuk, tepatnya di selatan Pelabuhan Gilimanuk, sekitar pukul 15.25 WITA, kapal mengalami mati mesin sehingga tidak bisa bermanuver.

 

Arus laut yang deras membuat kapal terseret. Kapal pun akhirnya terdampar sekitar 700 meter dari Pelabuhan Gilimanuk, tepatnya di belakang Pasar Lingkungan Jineng Agung, Kelurahan Gilimanuk.

 

Karena jarak antara ram door dengan bibir pantai yang dekat, sekitar 7 meter penumpang dievakuasi. Evakuasi penumpang menggunakan perahu nelayan, petugas gabungan yang melibatkan personil dari unsur Pos TNI AL Gilimanuk, ASDP, BPTD Gilimanuk, KSOP, Pol Air Polres Jembrana, Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, serta masyarakat setempat.

 

“Evakuasi penumpang sudah dilakukan agar penumpang tidak terlalu lama dalam kapal. Penumpang selanjutnya dibawa ke ruang VIP Pelabuhan Asdp Gilimanuk,” kata Danposal Gilimanuk Kapten Laut (P) Ajat Sudrajat.

 

Setelah para penumpang berhasil dievakuasi, selanjutnya KMP Tiga Anugerah yang masih kandas dan mati mesin, dievakuasi dengan cara ditarik oleh KMP Agung Wilis. Akhirnya, sekitar pukul 15.00 WITA, KMP Tiga Anugrah bersandar di dermaga MB Pelabuhan Gilimanuk dalam keadaan aman.

 

Kapolsek Kawasan Laut Gilimanuk Kompol I Gusti Putu Dharmanatha dikonfirmasi mengatakan, pihaknya memastikan peristiwa matinya mesin kapal tersebut tidak menyebabkan korban.

 

“Seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat,” tegasnya.

 

Koordinator Satpel BPTD Gilimanuk I Nyoman Sastrawan menjelaskan, mengenai penyebab matinya kapal, pihaknya bersama UPP melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kapal.

 

Setelah proses pemeriksaan selesai, kapal diizinkan untuk menuju Pelabuhan Ketapang dengan digandeng kapal lain. Pihaknya juga menekankan pada pihak perusahaan kapal untuk melakukan perbaikan.

 

“Mengenai penyebab, masih dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

 

Sesuai data dalam manifes KMP Tiga Anugerah, jumlah penumpang sebanyak 49 orang dan 25 unit kendaraan. Terdiri dari 9 unit motor dengan jumlah penumpang 15 orang, motor besar 1 unit, kendaraan kecil atau mobil pribadi 8 unit dengan 26 penumpang, pikao 1 unit dengan 2 penumpang dan truk sedang sebanyak 5 unit dengan 5 orang penumpang.

 

“Kapal hanyut sampai belakang pasar, seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat,” tegasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/