alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Kran Investasi Dibuka, Menambah PAD dan Lapangan Kerja

NEGARA – Komitmen Bupati Jembrana I Nengah Tamba untuk menggelar karpet merah untuk investasi satu persatu mulai terwujud. Setelah pembangunan tambak udang vaname, giliran perusahaan bergerak industri manufacturing produsen, grosir, dan distributor berbagai perlengkapan merokok di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Dengan membuka kran investasi, pemerintah kabupaten Jembrana dibawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, sangat yakin akan memajukan Jembrana. Karena dengan adanya investasi masuk, maka akan menambah sektor pendapatan asli daerah (PAD). Dan terpenting membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Jembrana dan muaranya kesejahteraan masyarakat.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, investor sudah banyak masuk ke Jembrana. Dengan masuknya investasi ke Jembrana, maka akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Jembrana  sekaligus memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitarnya.

“Tidak hanya menyerap tenaga kerja, juga akan ada sumbangan PAD dari perusahaan ini kepada Jembrana,“ lanjutnya.

Salah satunya PT Mitra Prodin yang merupakan salah satu investasi besar yang masuk ke Jembrana. Sehingga pemerintah kabupaten Jembrana menyambut baik. Bahkan dengan investasi dari PT Mitra Prodin ini mampu menyerap 4000 sampai 6000 orang tenaga kerja warga Jembrana.

“Ini menjadi awal yang baik, semoga setelah ini akan datang lagi investasi lainnya ke Bali Barat,” ujar bupati saat ground breaking tanda dimulainya tahap pembangunan pabrik PT Mitra Prodin di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Rabu (23/3) lalu.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang hadir dalam peletakan batu pertama juga menyampaikan, mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi langkah dari PT. Mitra Prodin yang sudah mengembangkan sayap investasi dari Gianyar ke Kabupaten Jembrana.

Seperti diketahui di Kabupaten Gianyar sendiri investasi ini mampu menyerap 7000 tenaga kerja.

“Kita berharap di tengah pandemi Covid-19 yang sudah melanda selama 2 tahun ini menyebabkan ekonomi bali lumpuh. Dengan adanya investasi dari PT Mitra Prodin di Jembrana ini sangat bagus, bisa menjadi alternatif lain selain sektor pariwisata yang akan menumbuhkan perekonomian di Bali khususnya kabupaten Jembrana,” ujarnya.

Direktur PT Mitra Prodin Robert Hensby mengatakan, total investasi yang digelontorkan perusahaan mencapai Rp 200 miliar rupiah. Pembangunan diharapkan bisa rampung dalam waktu kurang dari 12 bulan dari sekarang. Fasilitas ini diharapkan mampu mempekerjakan lebih dari 4.000 orang di sini terutama dalam kapasitas produksi, dengan potensi peningkatan menjadi 7.000 karyawan dari waktu ke waktu.

“Total luas lahan yang digunakan sendiri sebanyak 5 hektar. Dipilihnya Kabupaten Jembrana, karena lokasi yang ideal, akses ke infrastruktur, ketersediaan lahan dan tenaga kerja, dan sifat pemerintah yang berwawasan ke depan,” terangnya.

Tutut hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Jembrana, kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, serta seluruh undangan yang hadir dalam acara ground breaking fasilitas PT. Mitra Prodin. (arb)



NEGARA – Komitmen Bupati Jembrana I Nengah Tamba untuk menggelar karpet merah untuk investasi satu persatu mulai terwujud. Setelah pembangunan tambak udang vaname, giliran perusahaan bergerak industri manufacturing produsen, grosir, dan distributor berbagai perlengkapan merokok di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Dengan membuka kran investasi, pemerintah kabupaten Jembrana dibawah kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, sangat yakin akan memajukan Jembrana. Karena dengan adanya investasi masuk, maka akan menambah sektor pendapatan asli daerah (PAD). Dan terpenting membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Jembrana dan muaranya kesejahteraan masyarakat.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, investor sudah banyak masuk ke Jembrana. Dengan masuknya investasi ke Jembrana, maka akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Jembrana  sekaligus memberikan kesejahteraan pada masyarakat sekitarnya.

“Tidak hanya menyerap tenaga kerja, juga akan ada sumbangan PAD dari perusahaan ini kepada Jembrana,“ lanjutnya.

Salah satunya PT Mitra Prodin yang merupakan salah satu investasi besar yang masuk ke Jembrana. Sehingga pemerintah kabupaten Jembrana menyambut baik. Bahkan dengan investasi dari PT Mitra Prodin ini mampu menyerap 4000 sampai 6000 orang tenaga kerja warga Jembrana.

“Ini menjadi awal yang baik, semoga setelah ini akan datang lagi investasi lainnya ke Bali Barat,” ujar bupati saat ground breaking tanda dimulainya tahap pembangunan pabrik PT Mitra Prodin di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Rabu (23/3) lalu.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang hadir dalam peletakan batu pertama juga menyampaikan, mewakili Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi langkah dari PT. Mitra Prodin yang sudah mengembangkan sayap investasi dari Gianyar ke Kabupaten Jembrana.

Seperti diketahui di Kabupaten Gianyar sendiri investasi ini mampu menyerap 7000 tenaga kerja.

“Kita berharap di tengah pandemi Covid-19 yang sudah melanda selama 2 tahun ini menyebabkan ekonomi bali lumpuh. Dengan adanya investasi dari PT Mitra Prodin di Jembrana ini sangat bagus, bisa menjadi alternatif lain selain sektor pariwisata yang akan menumbuhkan perekonomian di Bali khususnya kabupaten Jembrana,” ujarnya.

Direktur PT Mitra Prodin Robert Hensby mengatakan, total investasi yang digelontorkan perusahaan mencapai Rp 200 miliar rupiah. Pembangunan diharapkan bisa rampung dalam waktu kurang dari 12 bulan dari sekarang. Fasilitas ini diharapkan mampu mempekerjakan lebih dari 4.000 orang di sini terutama dalam kapasitas produksi, dengan potensi peningkatan menjadi 7.000 karyawan dari waktu ke waktu.

“Total luas lahan yang digunakan sendiri sebanyak 5 hektar. Dipilihnya Kabupaten Jembrana, karena lokasi yang ideal, akses ke infrastruktur, ketersediaan lahan dan tenaga kerja, dan sifat pemerintah yang berwawasan ke depan,” terangnya.

Tutut hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Jembrana, kepala OPD dilingkungan Pemkab Jembrana, serta seluruh undangan yang hadir dalam acara ground breaking fasilitas PT. Mitra Prodin. (arb)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/