alexametrics
26.8 C
Denpasar
Monday, June 27, 2022

Kakek Berusia hampir Seabad Bunuh Diri

NEGARA – Kasus ulah pati kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Lelaki berinisial IWS yang sudah berusia hampir seabad asal Kecamatan Mendoyo ditemukan meninggal dunia dengan mengakhiri hidup secara sengaja di rumahnya, Selasa (24/5).

Kapolsek Mendoyo AKP I Putu Suarmadi saat dikonfimasi membenarkan peristiwa bunuh diri di salah satu desa di Kecamatan Mendoyo tersebut. Menurut keterangan saksi, IWS yang sudah berusia 94 tahun itu baru datang dari warung sekitar pukul 08.30 WITA dan duduk sendiri di garasi mobil.

Saksi yang sempat melihat korban melanjutkan aktivitasnya untuk mencuci piring. Beberapa saat kemudian saksi mengira korban duduk di samping mobil yang terparkir di garasi. Namun ternyata, korban sudah dalam kondisi gantung diri.

Setelah itu saksi pun mendatangi warung di sebelah timur rumahnya, untuk memberi tahu bahwa IWS telah meninggal dunia dengan cara mengakhiri hidupnya sendiri.

IWS sebelumnya dalam keadaan sehat. Diduga ada banyak faktor yang menyebabkan IWS mengakhiri hidupnya sendiri. Di antaranya sudah usia lanjut dan sakit-sakitan.

Suarmadi juga memastikan dari pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada korban.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah,” tandasnya. (bas)

 

PERINGATAN/ SARAN:

Depresi dan gangguan kejiwaan dapat pulih dengan bantuan profesional kesehatan mental. Apabila Anda saat ini mengalami depresi atau keinginan bunuh diri, jangan putus asa. Anda disarankan menghubungi pihak yang dapat membantu, salah satunya pada layanan kesehatan mental di Puskesmas, Rumah Sakit, dan layanan kesehatan mental lainnya. Peserta JKN/KIS atau BPJS Kesehatan juga dapat menggunakan layanan kesehatan mental di fasilitas layanan kesehatan yang sudah bekerja sama.



NEGARA – Kasus ulah pati kembali terjadi di Kabupaten Jembrana. Lelaki berinisial IWS yang sudah berusia hampir seabad asal Kecamatan Mendoyo ditemukan meninggal dunia dengan mengakhiri hidup secara sengaja di rumahnya, Selasa (24/5).

Kapolsek Mendoyo AKP I Putu Suarmadi saat dikonfimasi membenarkan peristiwa bunuh diri di salah satu desa di Kecamatan Mendoyo tersebut. Menurut keterangan saksi, IWS yang sudah berusia 94 tahun itu baru datang dari warung sekitar pukul 08.30 WITA dan duduk sendiri di garasi mobil.

Saksi yang sempat melihat korban melanjutkan aktivitasnya untuk mencuci piring. Beberapa saat kemudian saksi mengira korban duduk di samping mobil yang terparkir di garasi. Namun ternyata, korban sudah dalam kondisi gantung diri.

Setelah itu saksi pun mendatangi warung di sebelah timur rumahnya, untuk memberi tahu bahwa IWS telah meninggal dunia dengan cara mengakhiri hidupnya sendiri.

IWS sebelumnya dalam keadaan sehat. Diduga ada banyak faktor yang menyebabkan IWS mengakhiri hidupnya sendiri. Di antaranya sudah usia lanjut dan sakit-sakitan.

Suarmadi juga memastikan dari pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada korban.

“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah,” tandasnya. (bas)

 

PERINGATAN/ SARAN:

Depresi dan gangguan kejiwaan dapat pulih dengan bantuan profesional kesehatan mental. Apabila Anda saat ini mengalami depresi atau keinginan bunuh diri, jangan putus asa. Anda disarankan menghubungi pihak yang dapat membantu, salah satunya pada layanan kesehatan mental di Puskesmas, Rumah Sakit, dan layanan kesehatan mental lainnya. Peserta JKN/KIS atau BPJS Kesehatan juga dapat menggunakan layanan kesehatan mental di fasilitas layanan kesehatan yang sudah bekerja sama.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/