30.4 C
Denpasar
Thursday, December 8, 2022

Tilang Elektronik Mobile Diterapkan di Jembrana,Kapolres Mengaku Pernah Kena

NEGARAElectronic traffic law enforcement (ETLE) atau tukang elektronik diberlakukan di Jembrana, mulai kemarin (24/11). Di Jembrana dengan tiang electronic mobile.

Tilang elektronik mobile di Jembrana ada tiga. Sistemnya, anggota Satlantas membawa handphone (HP) yang sudah tersambung dengan pusat sistem tilang elektronik di Polda Bali. Penetapan tilang elektronik ini dimulai sejak operasi zebra. “Pada persis zebra ini dikedepankan upaya persuasif  dan preventif. Didukung dengan upaya penegakan hukum secara elektronik,” ujar Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, usai apel operasi zebra, Kamis (24/11).

Tilang elektronik ini didukung Polda Bali tiga unit ETLE mobile, berbeda dengan alat tilang elektronik seperti Denpasar dan Badung. Di Jembrana dilengkapi menggunakan handphone yang diprogram khusus. “ETLE mobile ini nanti, anggota yang bergerak. Apabila ada yang pelanggaran digunakan dengan ETLE mobile. Surat tilangnya masuk sesuai dengan alamat pelanggar,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Kerusakan Parah, Struktur Jembatan Bilukpoh Jembrana Diperkuat

Dalam proses penerapan tilang elektronik ini, juga sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa proses penegakan hukum melalui elektronik.

Ketika ada pelanggar yang menggunakan kendaraan tidak atas nama pengendara, nantinya akan ada konfirmasi dengan batas waktu 5 hari.

Karena back office ada di Polda Bali, maka surat tilangnya dikirim oleh Polda Bali sesuai dengan alamat kendaraan. “Apabila ada konfirmasi, siapa yang menggunakan pada hari itu (melanggar), pasti terlihat wajah pelanggar,” ungkapnya.

Kapolres Jembrana mengaku pernah mendapat surat tilang elektronik. Saat itu, mobilnya ada yang meminjam, tiba- tiba mendapat surat tilang sesuai dengan alamat kendaraan. “Saya dapat  “surat cinta” sesuai alamat mobil. Makanya kita juga harus mengingatkan pada orang yang menggunakan kendaraan agar tidak melanggar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masuk Bali tanpa Tujuan Jelas, Ini Kelakuan Belasan Anak Jalanan di Gilimanuk

Karena risikonya, meskipun tidak menggunakan sendiri kendaraan, ketika ada yang meminjam dan melanggar, pemilik kendaraan akan tetap dikirim surat tilang elektronik. “Walaupun kita tidak melanggar, tetapi karena yang menggunakan melanggar, maka tanggungjawab juga ada,” ungkapnya.

Kapolres mencontohkan, ketika ada bule turis yang kebetulan menyewa kendaraan kemudian dikenakan sanksi tilang elektronik. Surat tilang akan dikirim ke tempat penyewaan kendaraan tersebut.

Pada operasi zebra ini, personel Polres Jembrana menerjunkan sebanyak 99 personel yang dilibatkan. Operasi Zebra Agung mulai hari ini dan berlangsung 14 hari ke depan. (m.basir/radar bali)

 

 



NEGARAElectronic traffic law enforcement (ETLE) atau tukang elektronik diberlakukan di Jembrana, mulai kemarin (24/11). Di Jembrana dengan tiang electronic mobile.

Tilang elektronik mobile di Jembrana ada tiga. Sistemnya, anggota Satlantas membawa handphone (HP) yang sudah tersambung dengan pusat sistem tilang elektronik di Polda Bali. Penetapan tilang elektronik ini dimulai sejak operasi zebra. “Pada persis zebra ini dikedepankan upaya persuasif  dan preventif. Didukung dengan upaya penegakan hukum secara elektronik,” ujar Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, usai apel operasi zebra, Kamis (24/11).

Tilang elektronik ini didukung Polda Bali tiga unit ETLE mobile, berbeda dengan alat tilang elektronik seperti Denpasar dan Badung. Di Jembrana dilengkapi menggunakan handphone yang diprogram khusus. “ETLE mobile ini nanti, anggota yang bergerak. Apabila ada yang pelanggaran digunakan dengan ETLE mobile. Surat tilangnya masuk sesuai dengan alamat pelanggar,” ujarnya.

Baca Juga:  Nyusul Peranti Tilang Elektronik, Tahun Depan Mulai Dipasang Kamera ETLE di Tabanan

Dalam proses penerapan tilang elektronik ini, juga sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa proses penegakan hukum melalui elektronik.

Ketika ada pelanggar yang menggunakan kendaraan tidak atas nama pengendara, nantinya akan ada konfirmasi dengan batas waktu 5 hari.

Karena back office ada di Polda Bali, maka surat tilangnya dikirim oleh Polda Bali sesuai dengan alamat kendaraan. “Apabila ada konfirmasi, siapa yang menggunakan pada hari itu (melanggar), pasti terlihat wajah pelanggar,” ungkapnya.

Kapolres Jembrana mengaku pernah mendapat surat tilang elektronik. Saat itu, mobilnya ada yang meminjam, tiba- tiba mendapat surat tilang sesuai dengan alamat kendaraan. “Saya dapat  “surat cinta” sesuai alamat mobil. Makanya kita juga harus mengingatkan pada orang yang menggunakan kendaraan agar tidak melanggar,” ungkapnya.

Baca Juga:  Praktik Tilang Elektronik Jalur Denpasar-Gilimanuk Masih Perlu Kamera

Karena risikonya, meskipun tidak menggunakan sendiri kendaraan, ketika ada yang meminjam dan melanggar, pemilik kendaraan akan tetap dikirim surat tilang elektronik. “Walaupun kita tidak melanggar, tetapi karena yang menggunakan melanggar, maka tanggungjawab juga ada,” ungkapnya.

Kapolres mencontohkan, ketika ada bule turis yang kebetulan menyewa kendaraan kemudian dikenakan sanksi tilang elektronik. Surat tilang akan dikirim ke tempat penyewaan kendaraan tersebut.

Pada operasi zebra ini, personel Polres Jembrana menerjunkan sebanyak 99 personel yang dilibatkan. Operasi Zebra Agung mulai hari ini dan berlangsung 14 hari ke depan. (m.basir/radar bali)

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/