alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Jembrana Satu Data hingga Angkringan Pelayanan Publik Dilaunching

NEGARA, radarbali.id – Peringatan Kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, ditutup dengan berbagai rangkaian acara bertempat di Angkringan Negaroa Bahagia, Sabtu (26/2) malam.

 

Di malam puncak perayaan satu tahun kepemimpinan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi dan Deputi Bidang Statistik Sosial RI Ateng Hartono. Termasuk Forkopimda Jembrana dan para OPD di lingkup Pemkab Jembrana dengan prokes yang ketat yang sekaligus mencanangkan Jembrana Satu Data Dari Desa.

 

Pencanangan Desa Mandiri Bahagia Jembrana Satu Data Dari Desa, program pertama yang ada di Indonesia. Sementara  di seluruh Bali, Jembrana sebagai satu satunya daerah yang menerapkan program tersebut. Program ini diharapkan menjadi contoh ke depan dari desa lainnya di seluruh Indonesia. Selain itu juga diadakan penandatanganan MOU dengan Gesits sebagai awal dari pengembangan pabrik motor listrik di Kabupaten Jembrana.

Dikesempatan yang sama juga menyerahkan batuan pendidikan kepada murid sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), serta menyerahkan paket makanan kepada lansia serta melaunching angkringan pelayanan publik.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, dalam 1 tahun kepemimpinannya, sudah berusaha bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun Jembrana. “Hari ini mungkin masyarakat Jembrana belum bisa melihat hasilnya secara nyata mohon itu bisa dimaklumi, seperti bayi baru bisa belajar merangkak, akan tetapi berilah kami waktu di tahun kedua ini, kita sudah mulai start berjalan dengan baik. Contohnya, kami bisa menarik dana-dana pusat, investasi sudah mulai masuk dan ini membutuhkan waktu dalam pembangunan,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Tamba Dorong Potensi UMKM Perikanan dan Kelautan Jembrana

 

Selama satu tahun ini, lanjut bupati, sudah berusaha bekerja sunguh – sungguh untuk membangun Jembrana. Untuk APBD tahun ini sudah ada gerakkan dengan sangat serius, sehingga masyarakat cepat bisa bekerja, ekonomi bisa bergerak. “Untuk sektor ekonomi pelan-pelan bangkit dengan positif. Degrasi kita tidak terlalu tajam biarpun dimasa pandemi. Pandemi ini membuat suatu tantangan tersendiri buat kita, akan tetapi banyak opportunity yang kita dapatkan dari sini, artinya dulu otak kita malas dan sekarang dengan tantangan di tengah pandemi otak kita menjadi rajin kita maksimalkan apa yang harus kita kerjakan,” ujarnya.

 

Dalam hal ini, bupati menyatakan tidak akan diam, harus adaptasi dengan menghadapi situasi dengan bergerak cepat. “Dengan semangat kami, kita keluar dari Jembrana mengunjungi bapak-bapak kita yang ada di pemerintah pusat. Dari apa yang kami lakukan selama ini melobi investor.

 

Akhirnya salah satu pabrik besar yang menyerap ribuan tenaga kerja yang dibangun di Desa Penyaringan tanggal 23 Maret 2022 mendatang sudah mulai peletakan bantu pertama. Selain itu, di sektor budidaya tambak udang vaname yang sudah dibangun adalah sebagai percontohan kunjungan dari pada setiap kabupaten atau provinsi terbukti kemarin selain Bapak Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan juga dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno dan Kadal Laksamana TNI Yudo Margono dan wakil menteri desa juga hadir.

Baca Juga:  Aduh! Ada Warga Isoman di Jembrana yang Keluar Rumah

 

Bupati menjelaskan, dengan berbagai kunjungan selama ini dari pemerintah pusat artinya Kabupaten Jembrana sudah dilirik. Pihaknya punya konsep yang jelas, struktur yang bisa di wujudkan ke depan. “Ini cuma butuh waktu, saya selalu optimis dan juga saya tidak pernah lelah membangun Jembrana dan akan membahagiakan masyarakat Jembrana akan tetapi tentunya tidak semua bisa di sama ratakan, akan tetapi paling tidak ekonomi berjalan. Saya mohon doa restu bersama bapak Ipat segala kekurangan dan segala yang belum kami capai mohon beri kami waktu. Kami akan kejar terus target ini, sehingga kami berdua apa yang dicanangkan yang menjadi visi misi kami menuju Jembrana Bahagia sesuai dengan Tri Hita Karana dan mudah-mudahan bisa kami capai bersama,” harapnya.

 

Sementara Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna berterimakasih atas dukungan selama ini kepada masyarakat yang tetap bisa mendukung dalam melaksanakan pemerintahan ini.

“Kami mohon maaf di segala kekurangan kita tetap berusaha untuk bagaimana memenuhi apa yang menjadi visi misi kami,” tutupnya. 



NEGARA, radarbali.id – Peringatan Kepemimpinan Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, ditutup dengan berbagai rangkaian acara bertempat di Angkringan Negaroa Bahagia, Sabtu (26/2) malam.

 

Di malam puncak perayaan satu tahun kepemimpinan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi dan Deputi Bidang Statistik Sosial RI Ateng Hartono. Termasuk Forkopimda Jembrana dan para OPD di lingkup Pemkab Jembrana dengan prokes yang ketat yang sekaligus mencanangkan Jembrana Satu Data Dari Desa.

 

Pencanangan Desa Mandiri Bahagia Jembrana Satu Data Dari Desa, program pertama yang ada di Indonesia. Sementara  di seluruh Bali, Jembrana sebagai satu satunya daerah yang menerapkan program tersebut. Program ini diharapkan menjadi contoh ke depan dari desa lainnya di seluruh Indonesia. Selain itu juga diadakan penandatanganan MOU dengan Gesits sebagai awal dari pengembangan pabrik motor listrik di Kabupaten Jembrana.

Dikesempatan yang sama juga menyerahkan batuan pendidikan kepada murid sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), serta menyerahkan paket makanan kepada lansia serta melaunching angkringan pelayanan publik.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi oleh Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna mengatakan, dalam 1 tahun kepemimpinannya, sudah berusaha bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun Jembrana. “Hari ini mungkin masyarakat Jembrana belum bisa melihat hasilnya secara nyata mohon itu bisa dimaklumi, seperti bayi baru bisa belajar merangkak, akan tetapi berilah kami waktu di tahun kedua ini, kita sudah mulai start berjalan dengan baik. Contohnya, kami bisa menarik dana-dana pusat, investasi sudah mulai masuk dan ini membutuhkan waktu dalam pembangunan,” terangnya.

Baca Juga:  Awalnya Ditentang Keluarga, Petani Jembrana Sukses Budi Daya Apel India

 

Selama satu tahun ini, lanjut bupati, sudah berusaha bekerja sunguh – sungguh untuk membangun Jembrana. Untuk APBD tahun ini sudah ada gerakkan dengan sangat serius, sehingga masyarakat cepat bisa bekerja, ekonomi bisa bergerak. “Untuk sektor ekonomi pelan-pelan bangkit dengan positif. Degrasi kita tidak terlalu tajam biarpun dimasa pandemi. Pandemi ini membuat suatu tantangan tersendiri buat kita, akan tetapi banyak opportunity yang kita dapatkan dari sini, artinya dulu otak kita malas dan sekarang dengan tantangan di tengah pandemi otak kita menjadi rajin kita maksimalkan apa yang harus kita kerjakan,” ujarnya.

 

Dalam hal ini, bupati menyatakan tidak akan diam, harus adaptasi dengan menghadapi situasi dengan bergerak cepat. “Dengan semangat kami, kita keluar dari Jembrana mengunjungi bapak-bapak kita yang ada di pemerintah pusat. Dari apa yang kami lakukan selama ini melobi investor.

 

Akhirnya salah satu pabrik besar yang menyerap ribuan tenaga kerja yang dibangun di Desa Penyaringan tanggal 23 Maret 2022 mendatang sudah mulai peletakan bantu pertama. Selain itu, di sektor budidaya tambak udang vaname yang sudah dibangun adalah sebagai percontohan kunjungan dari pada setiap kabupaten atau provinsi terbukti kemarin selain Bapak Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan juga dikunjungi Menparekraf Sandiaga Uno dan Kadal Laksamana TNI Yudo Margono dan wakil menteri desa juga hadir.

Baca Juga:  Sempat Kosong, Stok Minyak Goreng Curah di Jembrana Datang Lagi

 

Bupati menjelaskan, dengan berbagai kunjungan selama ini dari pemerintah pusat artinya Kabupaten Jembrana sudah dilirik. Pihaknya punya konsep yang jelas, struktur yang bisa di wujudkan ke depan. “Ini cuma butuh waktu, saya selalu optimis dan juga saya tidak pernah lelah membangun Jembrana dan akan membahagiakan masyarakat Jembrana akan tetapi tentunya tidak semua bisa di sama ratakan, akan tetapi paling tidak ekonomi berjalan. Saya mohon doa restu bersama bapak Ipat segala kekurangan dan segala yang belum kami capai mohon beri kami waktu. Kami akan kejar terus target ini, sehingga kami berdua apa yang dicanangkan yang menjadi visi misi kami menuju Jembrana Bahagia sesuai dengan Tri Hita Karana dan mudah-mudahan bisa kami capai bersama,” harapnya.

 

Sementara Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna berterimakasih atas dukungan selama ini kepada masyarakat yang tetap bisa mendukung dalam melaksanakan pemerintahan ini.

“Kami mohon maaf di segala kekurangan kita tetap berusaha untuk bagaimana memenuhi apa yang menjadi visi misi kami,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/