alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Setahun Memimpin Jembrana, Tamba – Ipat Bagikan Babi kepada Desa Adat

NEGARA, radarbali.id – Bupati Jembrana I Nengah Tamba  dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, tepat pada 26 Februari genap setahun memimpin Jembrana. Memperingati setahun memimpin Jembrana, bupati dan wakil bupati melaksanakan kegiatan dan turun ke masyarakat.

 

Salah satunya melaksanakan pembagian babi kepada Desa Adat se-Kecamatan  Jembrana, Kecamatan Negara dan Kecamatan Melaya. Program pembagian babi jelang Hari Raya Nyepi ini sekaligus  menjadi program pertama kalinya yang ada di Bali. Masing-masing babi yang di bagikan itu mencapai berat 100 kilogram.

 

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, pembagian babi merupakan salah satu realisasi janji waktu kampanye sebagai calon bupati dan wakil buapti. Tujuan program ini meringankan beban masyarakat khususnya krama Hindu jelang hari raya.

“Ini merupakan salah satu dari pada meringankan pada saat kita beryadnya melaksanakan upacara menyambut hari raya penyepian, pemelastian ida Batara biasanya dilakukan pekemitan. Untuk sekarang kami mohon maaf karena baru bisa memberikan di setiap desa cuman satu babi, kedepannya astungkara bisa lebih dari satu,” ujarnya

Baca Juga:  Pasca Banjir, Golkar Usul Restrukturisasi Manajemen Kehutanan Bali

 

Bupati juga memastikan program itu akan berlangsung secara berkelanjutan. Program ini juga merupakan salah satu program yang ada di Kabupaten Jembrana dan tidak ada di Kabupaten lainnya.

“Begitu kami menjadi bupati dan wakil bupati saya mendengar aspirasi umat hindu ingin juga dibantu seperti saudara kita umat merayakan Idul Adha. Kemudian saya menanggapi dengan serius, artinya sedikit kita sisakan APBD kita untuk mengisi daripada apa yang menjadi kewajiban kita untuk membantu meringankan pelaksanaan daripada hari raya Nyepi,” paparnya.

 

Bantuan babi kepada desa adat tersebut, diharapkan bisa untuk banten juga sisanya itu baru untuk keteben. “Saya rasa ini program tidak ada di kabupaten lain program ini hanya ada di kabupaten Jembrana, program ini akan kami pertahankan menjadi kegiatan rutin setiap tahun menyambut hari raya nyepi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Diresmikan, Warga Jembrana Uji KIR Tidak Perlu Keluar Jembrana

 

Bupati juga berharap kepada masyarakat agar tetap mendukung visi dan tujuan pemerintah kabupaten Jembrana untuk mensejahterakan masyarakat.

“Mohon doa restu masyarakat kabupaten Jembrana kita tetap bekerja keras dalam situasi covid-19 kami bisa meringankan beban masyarakat. Astungkara ini sama-sama karena juga kami tidak bisa bekerja juga Kalau tidak ada bendesa- bendesa kami yang ada juga masyarakat semua bersatu sekarang harus bahagia,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba  dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, juga mengucapkan selamat hari raya Nyepi kepada umat sedharma khususnya di Kabupaten Jembrana. 



NEGARA, radarbali.id – Bupati Jembrana I Nengah Tamba  dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, tepat pada 26 Februari genap setahun memimpin Jembrana. Memperingati setahun memimpin Jembrana, bupati dan wakil bupati melaksanakan kegiatan dan turun ke masyarakat.

 

Salah satunya melaksanakan pembagian babi kepada Desa Adat se-Kecamatan  Jembrana, Kecamatan Negara dan Kecamatan Melaya. Program pembagian babi jelang Hari Raya Nyepi ini sekaligus  menjadi program pertama kalinya yang ada di Bali. Masing-masing babi yang di bagikan itu mencapai berat 100 kilogram.

 

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, pembagian babi merupakan salah satu realisasi janji waktu kampanye sebagai calon bupati dan wakil buapti. Tujuan program ini meringankan beban masyarakat khususnya krama Hindu jelang hari raya.

“Ini merupakan salah satu dari pada meringankan pada saat kita beryadnya melaksanakan upacara menyambut hari raya penyepian, pemelastian ida Batara biasanya dilakukan pekemitan. Untuk sekarang kami mohon maaf karena baru bisa memberikan di setiap desa cuman satu babi, kedepannya astungkara bisa lebih dari satu,” ujarnya

Baca Juga:  Bersihkan Sumur, Pemuda Tewas di Dasar Sumur

 

Bupati juga memastikan program itu akan berlangsung secara berkelanjutan. Program ini juga merupakan salah satu program yang ada di Kabupaten Jembrana dan tidak ada di Kabupaten lainnya.

“Begitu kami menjadi bupati dan wakil bupati saya mendengar aspirasi umat hindu ingin juga dibantu seperti saudara kita umat merayakan Idul Adha. Kemudian saya menanggapi dengan serius, artinya sedikit kita sisakan APBD kita untuk mengisi daripada apa yang menjadi kewajiban kita untuk membantu meringankan pelaksanaan daripada hari raya Nyepi,” paparnya.

 

Bantuan babi kepada desa adat tersebut, diharapkan bisa untuk banten juga sisanya itu baru untuk keteben. “Saya rasa ini program tidak ada di kabupaten lain program ini hanya ada di kabupaten Jembrana, program ini akan kami pertahankan menjadi kegiatan rutin setiap tahun menyambut hari raya nyepi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Miris, Dulu Sebulan Bisa Rp 2 Juta, Kini Rp 200 Ribu Sudah Bersyukur

 

Bupati juga berharap kepada masyarakat agar tetap mendukung visi dan tujuan pemerintah kabupaten Jembrana untuk mensejahterakan masyarakat.

“Mohon doa restu masyarakat kabupaten Jembrana kita tetap bekerja keras dalam situasi covid-19 kami bisa meringankan beban masyarakat. Astungkara ini sama-sama karena juga kami tidak bisa bekerja juga Kalau tidak ada bendesa- bendesa kami yang ada juga masyarakat semua bersatu sekarang harus bahagia,” pungkasnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Jembrana I Nengah Tamba  dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna, juga mengucapkan selamat hari raya Nyepi kepada umat sedharma khususnya di Kabupaten Jembrana. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/