alexametrics
28.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Warga Jembrana Resah Pelecehan Seksual di Jalan Umum

NEGARA, Radar Bali – Pelecehan seksual di jalan umum pada pengguna jalan, terutama kepada perempuan kembali terjadi. Terbaru, pelecehan seksual terjadi di jalan wilayah Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Rabu (25/5) malam. Seorang perempuan muda berinisial L, berusia 21 tahun diraba bagian paha saat mengendarai motor oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai motor.

Menurut keterangan L, pelecehan dilakukan oleh dua orang yang mengendari motor berboncengan, sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, korban yang berasal dari Desa Air Kuning, setalah pulang kerja sempat berolahraga sehingga pulangnya malam.

“Sebenarnya berdua sama teman, tapi teman bawa motor sendiri di depan. Saya di belakang,” ungkapnya.

Saat mengendarai motor dari arah Kota Negara, melalui jalan di tengah hutan mangrove sudah menyadari ada motor lain yang mengikuti. Namun saat itu tidak curiga, sehingga tetap mengendarai motor pelan mengikuti temannya yang ada di depannya.

Ketika sudah sampai di perempatan jalan arah ke timur Desa Air Kuning, tiba- tiba yang mengendarai motor di belakangnya meraba paha korban. Pria yang mengendarai motor dan yang dibonceng bersamaan meraba paha korban.

“Setelah meraba yang lebih kecil dibonceng sempat ketawa,” ungkapnya.

Korban sudah berusaha mengejar motor pelaku yang juga mengarah ke timur. Bahkan sempat hendak menendang motor pelaku, namun korban mengurungkan niatnya.

Korban mengaku ketakutan saat diraba bagian paha oleh kedua pelaku dan takut juga ketika sudah ada kesempatan memandang motor pelaku. “Takutnya mereka jatuh, saya disalahkan. Jadi tersangka,” ungkapnya.

Korban mengaku bisa mengenali pelaku yang dibonceng jika bertemu lagi. Karena  sudah mengangkat dari ciri-ciri, lebih kecil dari yang mengemudi motor. “Kayaknya masih kecil. Kalau ketemu lagi mungkin saya kenal,” ungkapnya.

Dengan kejadian yang menimpa dirinya, korban berharap ada penerangan jalan yang lebih banyak di jalan menuju desanya. Mengingat, kondisi jalan dari arah Kota Negara menuju Desa Perancak dan Desa Air Kuning memang tanpa lampu penerangan jalan.

Kapolsek Kota Jemrbana Iptu I Putu Budi Santika saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai informasi adanya pelecehan seksual pengguna jalan di wilayah hukum Polsek Kota Jembrana sudah menjadi atensi.

“Tetap menjadi atensi. Patroli Polsek jalur tersebut salah satu sasarannya,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar menumbuhkan kewaspadaan diri bahwa setiap orang bisa menjadi sasaran kejahatan. Dengan  kewaspadaan tersebut akan bisa mengerti dan sadar akan ancaman.  Misalnya tidak akan melalui jalur yang rawan seorang diri di malam hari, pada saat jam-jam rawan yang sudah tidak ada aktivitas masyarakat, diatas pukul 22.00 wita.

Jika menjadi korban dari pelaku kejahatan laporkan kepada aparat terkait atau kepolisian. “Khusus untuk jalur seacom kita selalu membackup satpam yang ada di jalur tersebut khususnya satpam seacom, karena satpam 24 jam bertugas. Bisa infokan kesana sebelum pihak kepolisian melakukan penanganan,” tegasnya. (bas)



NEGARA, Radar Bali – Pelecehan seksual di jalan umum pada pengguna jalan, terutama kepada perempuan kembali terjadi. Terbaru, pelecehan seksual terjadi di jalan wilayah Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Rabu (25/5) malam. Seorang perempuan muda berinisial L, berusia 21 tahun diraba bagian paha saat mengendarai motor oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai motor.

Menurut keterangan L, pelecehan dilakukan oleh dua orang yang mengendari motor berboncengan, sekitar pukul 21.30 WITA. Saat itu, korban yang berasal dari Desa Air Kuning, setalah pulang kerja sempat berolahraga sehingga pulangnya malam.

“Sebenarnya berdua sama teman, tapi teman bawa motor sendiri di depan. Saya di belakang,” ungkapnya.

Saat mengendarai motor dari arah Kota Negara, melalui jalan di tengah hutan mangrove sudah menyadari ada motor lain yang mengikuti. Namun saat itu tidak curiga, sehingga tetap mengendarai motor pelan mengikuti temannya yang ada di depannya.

Ketika sudah sampai di perempatan jalan arah ke timur Desa Air Kuning, tiba- tiba yang mengendarai motor di belakangnya meraba paha korban. Pria yang mengendarai motor dan yang dibonceng bersamaan meraba paha korban.

“Setelah meraba yang lebih kecil dibonceng sempat ketawa,” ungkapnya.

Korban sudah berusaha mengejar motor pelaku yang juga mengarah ke timur. Bahkan sempat hendak menendang motor pelaku, namun korban mengurungkan niatnya.

Korban mengaku ketakutan saat diraba bagian paha oleh kedua pelaku dan takut juga ketika sudah ada kesempatan memandang motor pelaku. “Takutnya mereka jatuh, saya disalahkan. Jadi tersangka,” ungkapnya.

Korban mengaku bisa mengenali pelaku yang dibonceng jika bertemu lagi. Karena  sudah mengangkat dari ciri-ciri, lebih kecil dari yang mengemudi motor. “Kayaknya masih kecil. Kalau ketemu lagi mungkin saya kenal,” ungkapnya.

Dengan kejadian yang menimpa dirinya, korban berharap ada penerangan jalan yang lebih banyak di jalan menuju desanya. Mengingat, kondisi jalan dari arah Kota Negara menuju Desa Perancak dan Desa Air Kuning memang tanpa lampu penerangan jalan.

Kapolsek Kota Jemrbana Iptu I Putu Budi Santika saat dikonfirmasi mengatakan, mengenai informasi adanya pelecehan seksual pengguna jalan di wilayah hukum Polsek Kota Jembrana sudah menjadi atensi.

“Tetap menjadi atensi. Patroli Polsek jalur tersebut salah satu sasarannya,” jelasnya.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar menumbuhkan kewaspadaan diri bahwa setiap orang bisa menjadi sasaran kejahatan. Dengan  kewaspadaan tersebut akan bisa mengerti dan sadar akan ancaman.  Misalnya tidak akan melalui jalur yang rawan seorang diri di malam hari, pada saat jam-jam rawan yang sudah tidak ada aktivitas masyarakat, diatas pukul 22.00 wita.

Jika menjadi korban dari pelaku kejahatan laporkan kepada aparat terkait atau kepolisian. “Khusus untuk jalur seacom kita selalu membackup satpam yang ada di jalur tersebut khususnya satpam seacom, karena satpam 24 jam bertugas. Bisa infokan kesana sebelum pihak kepolisian melakukan penanganan,” tegasnya. (bas)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/