alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Seratus Ribu Lebih Pemudik sudah Keluar Bali Lewat Pelabuhan Gilimanuk

NEGARA – Mendekati Idul Fitri 1443 Hijriah atau tahun 2022 ini, Pelabuhan Gilimanuk begitu sibuk. Kendaraan yang menyeberang ke tanah Jawa di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pun mengular. Sampai Jumat (29/4), setidaknya sudah seratus ribu pemudik yang keluar Bali lewat Gilimanuk.

 

General manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy mengakui, jumlah pemudik yang telah meninggalkan Bali meleset dari prediksi sebelumnya.

 

“Sebetulnya prediksi kita tanggal 28 Mei. Tapi kenyataan di lapangan berbeda,” jelasnya.

 

Berdasarkan data dari ASDP Gilimanuk dalam empat hari terakhir sebanyak 125.695 orang meninggalkan Bali. Sedangkan motor 20.733 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 40.600 unit

 

Jumlah terbanyak pada 28 Mei, dalam 24 jam. Mulai Kamis 28 Mei pukul 08.00 WITA hingga Jumat 29 Mei pukul 08.00 WITA. Penumpang jalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 45.840 orang, roda empat 15.263 unit dan motor 9.236 unit.

 

Akibat antrean panjang masuk Pelabuhan Gilimanuk, pemudik dengan kendaraan pribadi terpaksa antre hingga 7 jam sampai dengan 10 jam. Dihitung mulai dari awal antre di jalan menuju pelabuhan hingga antre masuk kapal di dalam pelabuhan.

 

Namun antrean pada siang hari mulai berkurang. Kantong parkir kargo Gilimanuk yang sebelumnya hampir penuh dengan mobil pemudik, pada siang hari mulai berkurang kemudian mengalir lancar melewati gang di pemukiman warga.

 

Meski antrean begitu panjang, pihak ASDP Gilimanuk belum berencana menambah kapal. Menurutnya, penambahan kapal merupakan opsi terakhir. Sampai Jumat sore, kapal yang dioperasikan masih 28 unit kapal dengan 8 trip Gilimanuk – Ketapang.

 

Apabila peningkatan signifikan dan tidak bisa terurai lagi antrean, maka akan ditambah jumlah kapal yang beroperasi. (bas)



NEGARA – Mendekati Idul Fitri 1443 Hijriah atau tahun 2022 ini, Pelabuhan Gilimanuk begitu sibuk. Kendaraan yang menyeberang ke tanah Jawa di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi pun mengular. Sampai Jumat (29/4), setidaknya sudah seratus ribu pemudik yang keluar Bali lewat Gilimanuk.

 

General manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy mengakui, jumlah pemudik yang telah meninggalkan Bali meleset dari prediksi sebelumnya.

 

“Sebetulnya prediksi kita tanggal 28 Mei. Tapi kenyataan di lapangan berbeda,” jelasnya.

 

Berdasarkan data dari ASDP Gilimanuk dalam empat hari terakhir sebanyak 125.695 orang meninggalkan Bali. Sedangkan motor 20.733 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 40.600 unit

 

Jumlah terbanyak pada 28 Mei, dalam 24 jam. Mulai Kamis 28 Mei pukul 08.00 WITA hingga Jumat 29 Mei pukul 08.00 WITA. Penumpang jalan kaki dan dalam kendaraan sebanyak 45.840 orang, roda empat 15.263 unit dan motor 9.236 unit.

 

Akibat antrean panjang masuk Pelabuhan Gilimanuk, pemudik dengan kendaraan pribadi terpaksa antre hingga 7 jam sampai dengan 10 jam. Dihitung mulai dari awal antre di jalan menuju pelabuhan hingga antre masuk kapal di dalam pelabuhan.

 

Namun antrean pada siang hari mulai berkurang. Kantong parkir kargo Gilimanuk yang sebelumnya hampir penuh dengan mobil pemudik, pada siang hari mulai berkurang kemudian mengalir lancar melewati gang di pemukiman warga.

 

Meski antrean begitu panjang, pihak ASDP Gilimanuk belum berencana menambah kapal. Menurutnya, penambahan kapal merupakan opsi terakhir. Sampai Jumat sore, kapal yang dioperasikan masih 28 unit kapal dengan 8 trip Gilimanuk – Ketapang.

 

Apabila peningkatan signifikan dan tidak bisa terurai lagi antrean, maka akan ditambah jumlah kapal yang beroperasi. (bas)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/