28.7 C
Denpasar
Monday, November 28, 2022

Hendak Berangkat Sekolah, Pelajar SMA Tewas Kecelakaan di Cekik

NEGARA – Jalur tengkorak Gilimanuk – Denpasar kembali menelan korban. Kali ini, seorang pelajar yang hendak berangkat sekolah, I Putu Indra Wardana Putra, 17, tewas setelah terlibat kecelakaan dengan motor lain di Jalan Denpasar – Gilimanuk, Jumat (30/9). Kecelakaan diduga karena korban tewas mengendari jalan bergelombang.

Kecelakaan terjadi di Jalan Jurusan Denpasar – Gilimanuk Kilometer 123-124, wilayah hutan Cekik Lingkungan Penginuman, Kelu Gilimanuk, sekitar pukul 06.05 WITA. Kecelakaan melibatkan dua motor DK 3097 ZG dan DK 4847 ADL.

Kasatlantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra mengatakan, kecelakaan terjadi saat motor DK 3097 ZG yang dikendarai I Putu Indra Wardana Putra, melaju dari arah barat ke timur atau arah  Gilimanuk – Denpasar dengan kecepatan tinggi. “Koban hendak berangkat sekolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Ke Lovina Pakai Aplikasi Jalan, Pelancong Serduduk Tebing

Situasi jalan yang jalan lurus, cuaca cerah, dan arus lalu lintas sedang. Jalan bergelombang di jalur sebelah utara, pada saat melewati jalan bergelombang tersebut motor DK 3097 ZG oleng ke kanan sampai melewati garis tengah jalan. “Diduga motor yang dikendarai koban melintasi jalan bergelombang hingga menyebabkan oleng,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang motor DK 4847 ADL, karena pengadaan Daniel Sahuleka, 31,  melihat  ada pengendara yang oleng, berusaha menghindar ke kanan sehingga terjadi serempetan.

Akibat kecelakaan tersebut, motor DK 3097 -ZG dan pengendaranya jatuh ke bahu jalan sebelah selatan. I Putu Indra Wardana Putra yang masih tercatat sebagai pelajar kelas XI salah satu SMA di Melaya ini, mengalami luka parah.

Baca Juga:  Mobil Wisatawan Jakarta Seruduk Pejalan Kaki di Kuta hingga Sekarat

Korban mengalami bengkak pada kepala kiri, robek pada dahi kiri, lecet pada dahi kanan, memar pada dada, tanda patah pada pergelangan tangan kiri, robek pada tangan kiri, memar pada perut, pendarahan dari telinga dan hidung, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan motor DK4847 ADL jatuh ke bahu jalan sebelah utara. Pengendaranya, kesadaran menurun, luka robek pada pelipis kanan, tanda patah pada lengan bawah kiri, tanda patah pada kaki kanan, lecet pada dada, pendarahan aktif dari hidung dan mulut. “Korban sudah  dirawat RSU Negara,” jelasnya. (m basir/rid)

 

 



NEGARA – Jalur tengkorak Gilimanuk – Denpasar kembali menelan korban. Kali ini, seorang pelajar yang hendak berangkat sekolah, I Putu Indra Wardana Putra, 17, tewas setelah terlibat kecelakaan dengan motor lain di Jalan Denpasar – Gilimanuk, Jumat (30/9). Kecelakaan diduga karena korban tewas mengendari jalan bergelombang.

Kecelakaan terjadi di Jalan Jurusan Denpasar – Gilimanuk Kilometer 123-124, wilayah hutan Cekik Lingkungan Penginuman, Kelu Gilimanuk, sekitar pukul 06.05 WITA. Kecelakaan melibatkan dua motor DK 3097 ZG dan DK 4847 ADL.

Kasatlantas Polres Jembrana AKP Aan Saputra mengatakan, kecelakaan terjadi saat motor DK 3097 ZG yang dikendarai I Putu Indra Wardana Putra, melaju dari arah barat ke timur atau arah  Gilimanuk – Denpasar dengan kecepatan tinggi. “Koban hendak berangkat sekolah,” jelasnya.

Baca Juga:  Imbas BBM Naik, Pengusaha Tahu - Tempe Mulai Keluhkan Kenaikan Harga Kedelai

Situasi jalan yang jalan lurus, cuaca cerah, dan arus lalu lintas sedang. Jalan bergelombang di jalur sebelah utara, pada saat melewati jalan bergelombang tersebut motor DK 3097 ZG oleng ke kanan sampai melewati garis tengah jalan. “Diduga motor yang dikendarai koban melintasi jalan bergelombang hingga menyebabkan oleng,” jelasnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang motor DK 4847 ADL, karena pengadaan Daniel Sahuleka, 31,  melihat  ada pengendara yang oleng, berusaha menghindar ke kanan sehingga terjadi serempetan.

Akibat kecelakaan tersebut, motor DK 3097 -ZG dan pengendaranya jatuh ke bahu jalan sebelah selatan. I Putu Indra Wardana Putra yang masih tercatat sebagai pelajar kelas XI salah satu SMA di Melaya ini, mengalami luka parah.

Baca Juga:  Jelang Puasa Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik di Jembrana

Korban mengalami bengkak pada kepala kiri, robek pada dahi kiri, lecet pada dahi kanan, memar pada dada, tanda patah pada pergelangan tangan kiri, robek pada tangan kiri, memar pada perut, pendarahan dari telinga dan hidung, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan motor DK4847 ADL jatuh ke bahu jalan sebelah utara. Pengendaranya, kesadaran menurun, luka robek pada pelipis kanan, tanda patah pada lengan bawah kiri, tanda patah pada kaki kanan, lecet pada dada, pendarahan aktif dari hidung dan mulut. “Korban sudah  dirawat RSU Negara,” jelasnya. (m basir/rid)

 

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/