25.4 C
Denpasar
Saturday, April 1, 2023

Picu Kemacetan Parah dan Kecelakaan, Polres Tilang Truk Sarat Muatan

TABANAN– Banyak truk yang melintas di Jalan Nasional Gilimanuk acap mengangkut muatan melebihi kapasitas. Hal ini selain membahayakan pengendara lain, juga memicu kemacetan lalu lintas.

Kepolisian Resor (Polres) Tabanan saat ini menerapkan aturan tilang manual. Tilang manual diperuntukkan bagi truk over dimensi dan over loading atau ODOL. Karena setiap truk macet petugas polisi di lapangan dibuat pusing bukan main.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tabanan, AKP Kanisius Franata menyebutkan bahwa sesuai arahan Kapolda Bali dalam telegram bernomor ST/170/II/HUK.6.6/2023 tilang manual diperkenankan untuk pelanggaran lalu lintas berat. “(Tilang manual) lebih (ke pelanggaran) yang fatal. Misalnya ada truk mogok terus menyebabkan macet,” ujar Kanisius Franata, Sabtu (4/3).

Baca Juga:  Pencari Kerja Keluar Negeri Asal Tabanan 2023 Melonjak Lagi

Penerapan tilang manual bagi truk ODOL ini merespon sejumlah kecelakaan tunggal yang sempat terjadi beberapa kali di jalur Denpasar-Gilimanuk hingga mengakibatkan kemacetan. “Kalau (truk) tidak laik jalan jangan dipaksakan karena bisa menghambat pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.

Truk ODOL (kelebihan dimensi atau kelebihan muatan) merupakan satu dari pelanggaran yang diperkenankan ditilang secara manual.

Arahan mengenai penerapan tilang manual itu juga didasari jumlah kecelakaan lalu lintas yang belakangan ini mengalami peningkatan. “Pertimbangan munculnya kebijakan ini juga karena jumlah kecelakaan meningkat,” pungkasnya. (uli)



TABANAN– Banyak truk yang melintas di Jalan Nasional Gilimanuk acap mengangkut muatan melebihi kapasitas. Hal ini selain membahayakan pengendara lain, juga memicu kemacetan lalu lintas.

Kepolisian Resor (Polres) Tabanan saat ini menerapkan aturan tilang manual. Tilang manual diperuntukkan bagi truk over dimensi dan over loading atau ODOL. Karena setiap truk macet petugas polisi di lapangan dibuat pusing bukan main.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Tabanan, AKP Kanisius Franata menyebutkan bahwa sesuai arahan Kapolda Bali dalam telegram bernomor ST/170/II/HUK.6.6/2023 tilang manual diperkenankan untuk pelanggaran lalu lintas berat. “(Tilang manual) lebih (ke pelanggaran) yang fatal. Misalnya ada truk mogok terus menyebabkan macet,” ujar Kanisius Franata, Sabtu (4/3).

Baca Juga:  Pencari Kerja Keluar Negeri Asal Tabanan 2023 Melonjak Lagi

Penerapan tilang manual bagi truk ODOL ini merespon sejumlah kecelakaan tunggal yang sempat terjadi beberapa kali di jalur Denpasar-Gilimanuk hingga mengakibatkan kemacetan. “Kalau (truk) tidak laik jalan jangan dipaksakan karena bisa menghambat pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.

Truk ODOL (kelebihan dimensi atau kelebihan muatan) merupakan satu dari pelanggaran yang diperkenankan ditilang secara manual.

Arahan mengenai penerapan tilang manual itu juga didasari jumlah kecelakaan lalu lintas yang belakangan ini mengalami peningkatan. “Pertimbangan munculnya kebijakan ini juga karena jumlah kecelakaan meningkat,” pungkasnya. (uli)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru