NEGARA- Dua orang nelayan nyaris tewas di tengah laut setelah sampan fiber yang mereka tumpangi terbalik di laut Desa Yehkuning, Kecamatan Jembrana, Minggu (18/6). Beruntung saat kedua nelayan ini terombang ambing di laut, ada nelayan yang menyelamatkan dan segera dibawa ke darat.
Informasi yang dihimpun, dua nelayan tersebut bernama Ketut Suara, 54, dan Kadek Agus Wiantara, 35. Keduanya berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WITA. Awalnya tidak ada masalah dengan simpan yang dibawa. Namun beberapa saat kemudian setiba di tengah laut, tali pengikat katir sampan tiba-tiba hampir lepas.
Tali katir yang lepas hendak diperbaiki Kadek Agus Wiantara. Saat sudah berada di tengah laut untuk mengikat kencang tali yang nyaris lepas, tiba - tiba ombak besar datang membuat sampan terbalik dan seluruh peralatan mencari ikan jatuh ke laut.
Kasat Polairud Polres Jembrana AKP I Nyoman Arnama Susanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Sampan nelayan terbalik karena dihantam ombang besar. Beruntung setelah kejadian, ada nelayan lain yang melintas dan menolong dua nelayan tersebut, sampan juga ditarik ke darat. "Kedua korban selamat. Saat ini masih mendapatkan perawatan di puskesmas," ujarnya.
Menurutnya, kedua nelayan mendapatkan perawatan medis karena kedinginan akibat terlalu lama terombang-ambing di laut. Keduanya juga kehabisan tenaga setelah mencoba untuk berenang ke tepian dan mengalami dehidrasi.
Kasatpolairud mengimbau nelayan di Jembrana lebih waspada, mengingat cuaca yang terjadi saat ini belum bersahabat. Setiap melaut diharapkan memperhatikan cuaca untuk keselamatan selama mencari ikan, serta melengkapi alat keselamatan diri untuk mengantisipasi cuaca buruk terjadi yang berisiko menyebabkan kecelakaan laut.
Editor : Donny Tabelak