Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lagi, Baling-Baling Helikopter Terlilit Layang-Layang di GWK Saat Terbang di Ketinggian 900 Feet

Marsellus Nabunome Pampur • Selasa, 30 Juli 2024 | 14:39 WIB
NYARIS NAHAS: helikopter jenis Robinson R66 dengan nomor registrasi PK-VPN yang dioperasikan oleh PT. Volta Pasifik Aviasi terlilit tali layangan di GWK 29 Juli 2024
NYARIS NAHAS: helikopter jenis Robinson R66 dengan nomor registrasi PK-VPN yang dioperasikan oleh PT. Volta Pasifik Aviasi terlilit tali layangan di GWK 29 Juli 2024

MANGUPURA, radarbali.id -Setelah, helikopter jenis PK-WSP milik perusahaan Raffi Ahmad jatuh di Pecatu Kuta Selatan kini insiden serupa trerulang. Kali ini terjadi di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan, Badung pada Senin (29/7/2024). Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.46 WITA.

Helikopter yang mengalami peristiwa itu adalah helikopter jenis Robinson R66 dengan nomor registrasi PK-VPN yang dioperasikan oleh PT. Volta Pasifik Aviasi. Helikopter itu mengalami kite strike di daerah Garuda Wisnu Kencana area 29.

Helikopter yang dibuat pada tahun 2022 itu ditumpangi oleh dua penumpang beserta pilot.

 Baca Juga: Dewan Desak Pemprov Bali Perjuangkan Sopir, CS dan Penjaga Diangkat PPPK, Sekda Ngaku Sudah Usul Ke Menpan RB

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Agustinus Budi Hartono kepada media menjelaskan, helikopter tersebut beda operator dengan helikopter yang sebelumnya mengalami peristiwa yang sama.

Terkait peristiwa ini, pihaknya mengaku jika persoalan layang-layang ini harus diselesaikan dengan melibatkan sejumlah stakeholder.

”Kami gak bisa melakukan pengendalian permainan layang-layang. Kita sudah ketemu pak PJ (Gubernur) minggu lalu. Dan pak PJ juga sangat konsen sekali. Memang harus sejalan seiring," katanya.

 Baca Juga: Viera Lovienta, Master Komunikasi Politik yang Didapuk Sebagai Ketua Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DPP Partai Perindo, Ini Alasan Terjun Politik

Dengan mwlibatkan banyak stakeholder, akan bisa bersama-sama mengatasi permasalahan tersebut.

”Nanti akan banyak hal-hal yang akan kita lakukan bersama  bukan cuma Otban saja. Kami kan harus bisa menjamin keselamatan dan keamanan penerbangani seluruh indonesia, bukan cuma di Bali. Tapi kebetulan kami ada di Bali, tugas kami lah yang menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan di Bali," tambahnya. 

Sementara itu, peristiwa itu terjadi saat helikopter menempuh rute daei JAG heliport- Nusa Dua-GWK-Uuluwatu lalu kembali ke JAG Heliport.

Dalam peristiwa itu, seluruh penumpang dan pilot dalam kondisi selamat. Sementara peristiwa baling-baling terlili tali layang-layang itu diduga terjadi di sekitar are GWK pada ketinggian kira-kira ± 900 feet.***

 

Editor : M.Ridwan
#helikopoter #heli #gwk #terlilit tali layangan