Rabu, 26 Jan 2022
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa
Pengunduran Diri Dokter di RSUD Gema Santi

Terungkap! Dokter Kandungan Mundur karena Pemprov Bali Menggaji Kecil

01 Desember 2021, 10: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Terungkap! Dokter Kandungan Mundur karena Pemprov Bali Menggaji Kecil

Ilustrasi (IST)

Share this      

Berada di daerah terpencil, yakni di Pulau Nusa Penida, keberadaan RSUD Gema Santi kurang diminati kalangan dokter. Bahkan, dari dua dokter kandungan dan kebidanan, satu dokter mengundurkan diri. Ada yang terjadi?

DEWA AYU PITRI ARISANTI, Nusa Penida

RSUD Gema Santi merupakan salah satu RS pratama warisan Made Mangku Pastika saat menjadi gubernur Bali. Diketahui, saat menjadi gubernur, Pastika membangun sejumlah RS Pratama untuk menjangkau daerah yang jauh dari layanan kesehatan.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Kantor KPU Jembrana Terendam Air Dua Hari

Salah satunya adalah RSUD Gema Santi yang dibangun di Pulau Nusa Penida, Klungkung. Keberadaan RSUD Gema Santi ini diharapkan bisa meng-cover warga yang berada di kepulauan ini tanpa harus menyeberang ke Pulau Bali.

Salah satu layanan di RSUD Gema Santi ini adalah adanya dokter spesialis kandungan dan kebidanan. Sayangnya, dua dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang selama bertugas di RSUD Gema Santi justru berhenti bertugas.

Menurut Direktur UPTD. RSUD Gema Santi Nusa Penida, dr. I Ketut Rai Sutapa, dua dokter itu terdiri dari dokter spesialis kandungan dan kebidanan dari Program Bantuan Pendidikan Dokter Spesialis/Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PDS/PDGS), dan satu lagi dokter spesialis kandungan dan kebidayaan yang direkrut Pemprov Bali untuk ditempatkan di RSUD Gema Santi.

Yang jadi soal, dokter spesialis program bantuan PDS/PDGS habis kontraknya pada 30 November 2021 kemarin. Sebab, dokter dari program PDS/PDGS sudah bertugas setahun sejak 1 Desember 2020 lalu.

Sedangkan, satu dokter spesialis kontrak Pemprov Bali resmi mengundurkan diri per 1 Desember 2021. Sehingga kedua dokter spesialis resmi tidak lagi bertugas di RSUD Klungkung per hari ini.

Yang mengejutkan, pengunduran diri dokter spesialis kandungan dan kebidanan mengundurkan diri karena ada masalah dalam penggajian. Yakni gajinya kecil.

“Dokter spesialis kontrak Pemprov Bali memutuskan mengundurkan diri lantaran gaji yang kecil,” kata Rai Sutapa, Selasa (30/11).

(rb/ayu/yor/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia