Kamis, 02 Dec 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa

Kedatangan Wisman Masih Nol, Bali Tambah 15 Hotel Lagi Untuk Karantina

16 Oktober 2021, 07: 45: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Kedatangan Wisman Masih Nol, Bali Tambah 15 Hotel Lagi Untuk Karantina

Suasana bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Tuban, Badung, Bali (Dok Radar Bali)

Share this      

DENPASAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali secara resmi telah membuka penerbangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai di Tuban, Badung, Bali.

Sesuai data, belum ada satupun wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali sejak pembukaan penerbangan internasional.

Meski nol kedatangan wisman ke Bali, namun Pemprov Bali kini tetap mempersiapkan dan menambah tempat karantina untuk para turis asing 

Baca juga: Giri Prasta Ajak Semeton Pasek Bali Bersatu

Seperti disampaikan Ketua BPBD Provinsi Bali I Made Rentin.

Dijelaskannya, dari jumlah awal 35 hotel untuk karantina, saat ini, pemerintah kembali menambah kembali kuota hotel untuk karantina.

Sehingga dengan penambahan itu, total ada sebanyak 55 hotel untuk karantina di Bali.

"Ada penambahan data hotel karantina PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negari) kembali," ujar Rentin pada Jumat (15/10) kemarin.

Lebih lanjut, Rentin merinci, dari 55 hotel karantina yang dipersiapkan itu meliputi: Nusa Dua sebanyak 23 hotel, Sanur 9 hotel, Ubud 13 hotel, dan Kuta sebanyak 10 hotel.

Selanjutnya, dengan penambahan jumlah hotel untuk karantina bagi PPLN, maka kapasitas untuk karantina juga bertambah menjadi 11.394 kamar

"Kapasitas total untuk karantina di Bali kini menjadi 11.394 kamar," tegasnya. 

Dijelaskan pula, pihak hotel juga sudah memisahkan kamar untuk Wisatawan biasa dan diluar karantina.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Bali telah membuka pintu gerbang penerbangan internasional melalui Bandara Ngurah Rai, Bali pada, Kamis (14/10) lalu.

Ada 19 negara yang diperbolehkan untuk masuk dan berkunjuyng Bali.

Belasan negera itu, yakni Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Prancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria dan Norwegia.

Namun dalam pembukaan hari pertama dan hari kedua, belum ada satupun wisatawan yang datang ke Bali bahkan yang booking untuk seminggu ke depan.

Namun untuk bulan November 2021, dalam data yang diterima Gubernu Bali Wayan Koster, setidaknya sudah ada 20 ribuan wisatawan yang sudah pesan untuk datang ke Bali. Antaranya dari China dan sejumlah negara Eropa.

(rb/ara/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia