Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa

[UPDATE] BPBD Rilis Data Korban dan Dampak Gempa di Bali Timur dan NTB

16 Oktober 2021, 13: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

[UPDATE] BPBD Rilis Data Korban dan Dampak Gempa di Bali Timur dan NTB

Kalaksa BPBD Bali I Made Rentin saat meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Trunyan, Kintamani, Bangli (Istimewa)

Share this      

BANGLI-Gempa bumi dengan magnitudo (M) 4,8 mengguncang wilayah Bali Timur dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Sabtu (16/10) sekitar pukul 04: 18: 23 WITA.

Gempa bumi yang dirasakan di seluruh kabupaten/kota di Bali ini selain merusak sejumlah bangunan, juga mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Akibat dampak gempa, dari informasi terbaru hingga pukul 11.45 WITA yang dikirim langsung Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali I Made Rentin tercatat ada 3 (tiga) orang meninggal dunia,

Baca juga: Vaksinasi Lansia, Satgas Buleleng Libatkan Personel TNI dan Polri

enam orang luka berat (sebelumnya dilaporkan 7 orang luka berat), 10 orang luka ringan, satu orang mengalami trauma akibat tekanan di perut, dan satu orang mengalami cidera kepala ringan

Sedangkan terkait rincian, imbuh Made Rentin, dari sesuai sumber laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Bali, akibat gempa, wilayah yang paling terdampak yakni di Bangli dan Karangasem. “Sesuai laporan Pusdalops, guncangan atau getaran gempa dirasakan di 9 kabupaten dan kota di Bali,”terangnya.

Hanya saja, untuk dampak serius, akibat gempa bumi, di Karangasem, selain akses jalan terganggu akibat longsor yang terjadi di Desa cegi, Kecamatan Kubu, Karangasem, dari laporkan Pusdalops tercatat korban jiwa 1 (satu) orang meninggal dunia, empat orang luka berat, 9 orang dan luka ringan

Sementara untuk di Bangli, tercatat 2 (dua) orang meninggal dunia, 2 luka berat,  satu luka ringan, satu trauma akibat tekanan di perut, satu orang mengalami cidera kepala ringan.

Lebih lanjut, terkait gempa bumi yang terjadi tepat di darat pada jarak 8 Km barat laut Karangasem dan dengan kedalaman 10 Km, Made Rentin selaku kalaksa BPBD Bali langsung meninjau lokasi titik longsor yang menimbun satu keluarga dan merenggut dua nyawa di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Bangli .

Peninjauan lokasi dilakukan bersama Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha dengan menyeberang danau akibat akses jalan via darat terisolir tertutup material longsor.

Bahkan dari data yang diterima, ada 8 (delapan) titik lonsoran di sepanjang jalan menuju lokasi. 

(rb/pra/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia