Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa
Dari Gempa Bumi 4,8 Magnitudo di Bali Timur

Evakuasi Korban di Kintamani, Lanal Denpasar Kirim Personil dan Sekoci

18 Oktober 2021, 20: 30: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Evakuasi Korban di Kintamani, Lanal Denpasar Kirim Personil dan Sekoci

Para personel dari Pangkalan TNI AL Denpasar saat mempersiapkan sekoci karet untuk proses evakuasi korban di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli, Senin (18/10) siang (Penlanal Denpasar for Radar Bali)

Share this      

BANGLI-Gempa bumi berkekuatan magnitude 4,8 yang menguncang Bali Timur, Sabtu (16/10) pagi tak hanya menyebabkan korban jiwa dan luka.

Namun akibat gempa yang dirasakan di hampir seluruh kabupaten/kota di Bali serta sejumlah daerah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur, bangunan rumah, dan tempat ibadah.

Paling parah, dampak gempa bumi dialami warga Karangasem dan Kabupaten Bangli. Gempa yang juga memicu longsor ini juga memutus akses jalan dan mengakibatkan Desa Terunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli terisolir.

Baca juga: Sehari-hari Hidup Susah, Nyaris Tertimbun Berdua Saat Rumah Roboh

Evakuasi Korban di Kintamani, Lanal Denpasar Kirim Personil dan Sekoci

Para personel dari Pangkalan TNI AL Denpasar saat mempersiapkan sekoci karet untuk proses evakuasi korban di Desa Terunyan, Kintamani, Bangli, Senin (18/10) siang (Penlanal Denpasar for Radar Bali)

Selanjutnya, sebagai upaya tanggap darurat, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, S.T., M.A.P.,  mengerahkan sejumlah prajurit dan peralatan untuk membantu dan mengevakuasi warga korban gempa bumi dan longsor di Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli.

Usai berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli, Lanal Denpasar mengerahkan dua unit truk, satu sekoci/perahu karet dan satu unit mobil ambulance Lanal Denpasar.

Selain itu, Lanal Denpasar juga mendirikan tenda posko darurat untuk bantuan kesehatan.

Para prajurit TNI Angkatan Laut (AL) dari Lanal Denpasar melaksanakan bantuan kepada masyarakat serta mengatur arus lalu lintas bersama BPBD Kabupaten Bangli.

Para personel TNI AL ini diturunkan untuk melakukan penjemputan warga yang menjadi korban gempa di daerah Desa Terunyan.

Penjemputan maupun evakuasi warga dan korban gempa dari Desa Terunyan dilakukan melalui akses Danau Batur dengan menggunakan perahu atau sekoci karet di dermaga Kedisan, akibat putusnya jalur darat karena tertimbun material longsoran.

“Selain mengevakuasi korban gempa dengan sarana sekoci karet dan perahu di Kintamani, Bangli, personel Lanal Denpasar bersama petugas gabungan juga melakukan evakuasi korban gempa bumi di Karangasem dengan menggunakan alat berat,”terang Danlanal.

Khusus di Kontamani, Bangli, imbuh Kolonel Komang Teguh Ardana, evakuasi dilakukan terhadap warga agar terhindar dari kawasan rawan longsor, khususnya kawasan tebing di Banjar Cemara Landung dan Desa Kedisan Kecamatan Kintamani, Bangli

(rb/pra/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia