Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa

Satu Pendaki Asal Denpasar Jatuh di Gunung Catur Pura Puncak Mangu

18 Oktober 2021, 10: 15: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Satu Pendaki Asal Denpasar Jatuh di Gunung Catur Pura Puncak Mangu

Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi korban yang jatuh saat hendak turun di Gunung Catur Pura Puncak Mangu (Istimewa)

Share this      

MANGUPURA-Martin, 47, salah seorang pendaki asal Kota Denpasar terpaksa dievakuasi dari puncak usai terjauh saat menuruni Gunung Catur Pura Puncak Mangu, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Badung, Minggu (17/10) sekitar pukul 13.00 WITA kemarin.

Korban dievakuasi dengan cara ditandu dari atas puncak oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Gede Darmada, Senin (18/20) membenarkan dengan insiden yang dialami pendaki asal Denpasar.

Baca juga: Sopir Tak Kuasai Medan, Truk Sarat Muatan Terguling

Dijelaskan, kronologi hingga musibah menimpa korban, berawal saat Korban bersama lima orang rekannya, yakni Iwan 51, Silviana 45, Yeni 44, Cleef 22, Celsy, 20 mendaki Gunung Catur Pura Puncak Mangu pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WITA.

Namun saat hendak menuruni gunung salah satu pendaki, bernama Cleef tiba - tiba terpeleset.

Saat terpeleset itulah, Cleef tak sengaja ikut menarik korban Martin hingga jatuh dan menyebabkan korban mengalami cedera. 

"Benar satu orang pendaki mengalami dislokasi di bagian lutut, dan kami menerima laporan informasi dari salah satu rekan pendaki (Saksi Iwan) pada pukul 14.35 WITA" terang Gede Darmada.

Selanjutnya, usai mendapat laporan, tim rescue Basarnas Bali tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WITA dan langsung bergabung dengan Tim SAR Gabungan melakukan pendakian dari jalur Desa Baturiti, Tabanan.

Usai melakukan pendakian, sekitar pukul 19.15 WITA, tim SAR Gabungan menemukan lokasi korban pada ketinggian 1960 Mdpl dan selanjutnya dievakuasi menuju jalur pendakian beratan bedugul. 

"Target tidak bisa berjalan, evakuasi dilakukan dengan menggunakan tandu, kendati medan sulit dan licin tim rescue harus tetap berhati-hati," ungkap Darmada. 

Setelah dievakuasi korban tiba di Pos 1 pada Senin (18/10) sekitar pukul 06.30 WITA dan selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Bali Med Denpasar menggunakan ambulance Potensi SAR 115. 

"Proses evakuasi turut melibatkan unsur SAR Gabungan yang meliputi tim dari Basarnas Bali, Polsek Baturiti, BPBD Kabupaten Tabanan, PMI Tabanan, Potensi SAR Radio 115, SAI Rescue, serta keluarga korban dan masyarakat setempat," tukas Darmada.

(rb/mar/pra/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia