Selasa, 07 Dec 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa
Dari Polemik Penunjukan Manager DTW Tanah Lot

Muncul Spanduk Bertuliskan “Jangan Biarkan Virus KKN Masuk Manajemen"

24 November 2021, 23: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Muncul Spanduk Bertuliskan “Jangan Biarkan Virus KKN Masuk Manajemen"

Spanduk berlatar belakang putih bertuliskan “Jangan Biarkan Virus KKN Masuk ke Management DTW Tanah Lot yang terpasang di Jalan Raya menuju Obyek wisata Tanah Lot, Desa Beraban Kediri Tabanan. (Istimewa)

Share this      

TABANAN– Detik-detik berakhir masa jabatan pengurus DTW Tanah muncul spanduk yang terpasang di pinggir Jalan Raya menuju Obyek wisata Tanah Lot. Lokasi pemasangan spanduk tersebut tepat berada di Banjar Dinas Batugaing, Desa Beraban.

Spanduk berlatar belakang putih itu di pinggir Jalan Raya menuju Obyek wisata Tanah Lot bertuliskan “Jangan Biarkan Virus KKN Masuk ke Management DTW Tanah Lot”. Belum diketahui siapa oknum yang memasangnya. Pasalnya dalam spanduk tersebut tidak menyebut secara jelas apakah mereka dari warga, golongan atau pihak secara perorangan.

Kini spanduk yang terpasang di pinggir Jalan menuju lokasi Obyek Wisata Tanah Lot diturunkan oleh manajemen Tanah Lot. Karena dianggap mengganggu wisatawan yang datang ke Tanah Lot.

Baca juga: Asyik! ASN di Klungkung Diguyur Tambahan Penghasilan Rp34 Miliar

Plt Manager DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana tak menampik soal adanya pemasangan spanduk tersebut. Pihaknya sangat menyayangkan.  

“Memperhatikan kondisi Tanah Lot yang lagi sepi, kita tahu juga pasang surut pariwisata. Kita susah cari penghasilan terus sekarang ada muncul spanduk seperti ini dan tidak bertanggung jawab pula,” kata Sudiana saat dikonfirmasi, Rabu (24/11).

Sudiana menyebut spanduk tersebut pihaknya telah turunkan berdasarkan koordinasi dan arahan dengan jero bendesa adat dan kini sudah tersimpan di Kantor DTW Tanah Lot. Pihaknya berharap oknum yang melakukan pemasangan spanduk tampakkan wajah.

“Kami ingin desa kami kondusif, jangan karena ambisi pribadi dan golongan semata,” ucapnya.

“Dengan sangat hormat siapa pun pemilik spanduk tersebut. Kalau mau ambil silahkan ambil di kantor, tetapi bagi oknum yang memasang tolong jelaskan ke kami maksudnya apa. Karena titiang (saya red), masih berstatus Manager DTW Tanah Lot definitif sampai jam 12 malam ini dan masih bertanggung jawab terhadap DTW Tanah Lot,” sambungnya.

Perihal masa jabatan sebagai Manager DTW Tanah Lot yang akan berakhir hari ini, Sudiana mengaku pihaknya tetap menyerahkan kepada Bupati Tabanan. Karena penetapan dan penunjukkan manajer dan asisten manager mulai dari BPD, desa adat dan pengempon sudah bersepakat dan siap mengamankan hasil SK Bupati.

Dengan catatan dalam SK tersebut sesuai dengan perjanjian. Bahwa Manager dan Asisten Manager DTW Tanah berasal dari masyarakat Desa Beraban. Dengan syarat usia diatas 18 tahun, profesional dan tidak tercela.  

“Kami selaku warga bersama prajuru desa dan klian adat desa tidak ingin wanprestasi terhadap perjanjian yang sudah telah ditandatangani 10 tahun yang lalu. Karena perjanjian itu masih berlaku sampai tahun 2026,” tandasnya. 

(rb/jul/don/yor/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia