Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa

Sekda Adi Arnawa Serahkan Dokumen Adminduk Anak Panti Asuhan

25 November 2021, 20: 00: 59 WIB | editor : Didiek Dwi Praptono

Sekda Adi Arnawa Serahkan Dokumen Adminduk Anak Panti Asuhan

UNTUK USIA RENTAN: Sekda Wayan Adi Arnawa menyerahkan dokumen Adminduk kepada penduduk rentan di Panti Asuhan LKSA Widhya Asih Abianbase, Mengwi, Kamis (25/11). (Humas Pemkab Badung for Radar Bali)

Share this      

MANGUPURA, Radar Bali - Sebagai salah satu wujud kepedulian Pemkab Badung kepada warganya, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) kepada belasan penduduk rentan Adminduk di 11 Panti Asuhan yang ada di Kabupaten Badung.

Penyerahan Adminduk yang terdiri dari KTP-el, KK, KIA, dan Akta Kelahiran dipusatkan di Panti Asuhan LKSA Widhya Asih Abianbase, Kecamatan Mengwi pada Kamis, (25/11).

Selain penyerahan dokumen Adminduk, Adi Arnawa juga menyerahkan bantuan sembako dari Dinas Sosial Badung kepada anak-anak panti yang diterima secara simbolik oleh masing-masing Kepala Panti.

Baca juga: Soal Tol, Walhi Tuding Pernyataan Ketua Komisi III DPRD Bali Sesat

Acara penyerahan adminduk kepada anak panti asuhan ini baru pertama kali dilakukan melalui inovasi yang dilakukan Disdukcapil Badung bekerja sama dengan Dinas Sosial Badung yang disebut “Si Cakep Keren” (Sistem Integrasi Catatan Sipil & Kependudukan kepada Penduduk Rentan).

Langkah terobosan ini menurut Sekda Adi Arnawa sangat bermanfaat bagi penduduk yang tercecer karena ketidaktahuan, ketidakpahaman dan aksesibilitas yang kurang dari penduduk tersebut akhirnya tidak bisa memenuhi adminduknya.

Lebih lanjut Sekda Adi Arnawa mengatakan agar langkah terobosan ini berlanjut menyasar anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Hal ini penting dilakukan karena dengan kepemilikan dokumen kependudukan anak-anak panti asuhan ini ke depannya akan memudahkan bagi yang bersangkutan untuk mengakses berbagai layanan dasar seperti pendidikan, perbankan, bantuan sosial, BPJS kesehatan dan lain-lain.

Selain itu pemerintah Badung juga berkewajiban untuk memenuhi salah satu hak sipil masyarakat yaitu adminduk ini. Dari pendataan yang dilakukan Sebelumnya oleh Disdukcapil Badung terdapat 34 orang anak panti belum memiliki KK, 37 orang belum memiliki akta kelahiran dan 21 orang belum memiliki KTP-el.

Namun dari jumlah tersebut ditemukan 3 orang yang belum memenuhi persyaratan untuk penerbitan KK dan akta kelahiran dan 3 orang anak tidak bisa melakukan perekaman karena data tidak ditemukan dalam data base kependudukan di pusat.

Hal ini terjadi karena perekaman luar domisili di mana kemungkinan daerah asal anak tersebut belum melakukan konsolidasi data ke pusat. Langkah terobosan sebelumnya, Dukcapil Badung juga telah melakukan pendataan dan penyelesaian adminduk bagi penduduk rentan di RS Jiwa Bangli, Lapas Kerobokan, dan penduduk transgender.

Kepala Panti Asuhan Widhya Asih Agustina Tri.U.S. mewakili panti asuhan lainnya mengatakan dirinya selaku pimpinan panti merasa sangat terbantu dengan kebijakan ini dan terima kasih atas kepedulian dan terobosan Pemkab Badung kepada anak-anak panti yang kini telah lengkap memiliki adminduk yang begitu penting kedepannya untuk mereka.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Badung I Ketut Sudarsana dan Kepala Dinas Dukcapil Badung AA. Ngr. Arimbawa. (rba)

(rb/han/dwi/pra/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia