Rabu, 26 Jan 2022
Radar Bali
Home / Dwipa
icon featured
Dwipa
Pohon Bunut Hancurkan Rumah di Nusa Penida

Rumah Hancur, Komang Budiarta Dapat Bantuan Rp25 Juta dari Donatur

30 November 2021, 15: 45: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Rumah Hancur, Komang Budiarta Dapat Bantuan Rp25 Juta dari Donatur

Rumah I Komang Budiarta hancur tertimpa pohon bunut di Desa Kutampi Kaler, Nusa Penida, Minggu (28/11). (IST)

Share this      

Meski rumahnya hancur akibat tertimpa pohon bunut yang tumbang, I Komang Budiarta dan keluarganya sedikit bernapas lega. Sebab, sudah ada donatur yang menyumbang dana Rp25 juta untuk membangun ulang rumahnya.

 

DEWA AYU PITRI ARISANTI, Nusa Penida

Baca juga: Mimih! Gepeng Lagi, Gepeng Lagi…..

 

USAI hancur diterjang pohon tumbang, rumah milik I Komang Budiarta tak bisa ditinggali. Rumah itu juga harus dibangun ulang karena tidak layak untuk dilakukan perbaikan.

Meski diketahui, rumah itu sebetulnya tergolong baru. Baru dari program bedah rumah tiga tahun lalu, yakni tahun 2018 silam.

Untuk perbaikan rumah, warga Kutampi Kaler, Nusa Penida, Klungkung itu sepertinya tidak akan sanggup membiayai sendiri. Untungnya, ada warga yang berbaik hati mau membantu dana untuk pembangunan ulang rumah Budiarta.

Perbekel Kutampi Kaler, Made Mudra, Senin (29/11) mengatakan, sementara untuk penanganan lebih lanjut, diungkapkan Mudra, bila Budiarta dikabarkan akan mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp 25 juga dari relawan untuk membangun kembali rumahnya yang hancur.

Namun karena anggaran sebesar itu dirasakan belum cukup untuk menuntaskan pembangunan kembali rumah milik Budiarta, rencananya warga sekitar akan turut membantu secara gotong-royong.

Menurut Mudra, pembangunan ulang rumah Budiarta mesti dilakukan dalam waktu cepat tanpa harus menunggu bantuan dana dari pemerintah.

“Karena kalau menunggu mengusulkan ke pemerintah, tahun depan belum tentu dapat program bedah rumah,” tandas Mudra.

 

Diketahui, rumah milik Budiarta hancur usai tertimpa pohon bunut yang tumbang pada Minggu (28/11) sekitar pukul 11.00. Pohon itu tumbang karena sudah tua. Di sisi lain, saat peristiwa terjadi, wilayah ini sedang dilanda hujan deras dan angin kencang.

Pohon tumbang itu mengenai rumah Budiarta hingga hancur. Saat itu Budiarta dengan istri dan dua anaknya ada di rumah. Akibatnya, sang istri mengalami luka benjol di kepala, sedangkan satu anaknya mengalami luka robek di kepala. Kepala anaknya juga diberi lima jahitan di rumah sakit.

“Kondisi rumah hancur karena pohon bunut yang tumbang besar,” ungkapnya.

(rb/ayu/yor/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia