Rabu, 26 Jan 2022
Radar Bali
Home / Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar
Dari Bentrok Mahasiswa Papua dan PGN di Bali

Akibat Bentrok AMP Vs PGN, Belasan Mahasiswa Papua Luka-Luka

01 Desember 2021, 13: 15: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Akibat Bentrok AMP Vs PGN, Belasan Mahasiswa Papua Luka-Luka

Demonstrasi Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Bali berujung bentrok dengan massa dari PGN di Jalan Raya Puputan, Renon, Rabu (1/12). (IST)

Share this      

Bentrokan antara anggota Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Patriot Garuda Nusantara (PGN)) mengakibatkan belasan mahasiswa Papua luka-luka.

I WAYAN WIDYANTARA, Denpasar

 

Baca juga: Kelapa Bengkok Dipindah Demi Proyek Jalan Setapak, Netizen pun Protes

RENCANA demonstrasi dari Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Bali sudah sudah tersebar di kalangan wartawan Selasa (30/11). Menurut surat undangan yang tersebar dari AMP itu bernomor 03/AMP-KK-BALI/III/2021.

Dalam undangan itu, disebutkan waktu aksi Pukul 10.00 Wita. Entah bagaimana ceritanya, ternyata massa aksi sudah bergerak dari Parkir Timur Lapangan Renon mulai sekitar Pukul 09.00 Wita menuju Kantor Konsulat Amerika Serikat di Jalan Hayam Wuruk, Denpasar.

Menurut Ketua AMP Bali, Yesaya Gobay, ketika sampai di Jalan Raya Puputan, persisnya depan Restoran Casa Bunga, mereka dihadang puluhan anggota ormas PGN.

"Dalam perjalanan aksi tadi, pas di pertengahan jalan menuju titik aksi, kami dihadang oleh pihak ormas PGN (Patriot Garuda Nusantara)," ungkapnya saat dikonfirmasi radarbali.id usai bentrok.

Pertemuan kedua kelompok massa itu akhirnya memicu cekcok. Dari cekcok itu, mereka pun akhirnya saling pukul dan tendang.

Yesaya menyebut, keributan terjadi karena spanduk dan sejumlah peserta aksi dipukuli oleh anggota ormas PGN. Massa aksi juga naik pitam karena kaca mobil komando aksi pecah dan sound system juga mengalami kerusakan.

Menurut Yesaya, setidaknya, dari pihak AMP ada sebanyak 12 orang yang mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian kepala dan dada.

"Kami sekarang sedang proses pendataan (korban). Kalau ada yang luka berat akan kami bawa ke rumah sakit," terangnya.

Dia mengatakan, meski sempat terjadi bentrok, tidak ada anggotanya yang ditangkap aparat kepolisian.

"Gak ada ditangkap,” terang dia.

(rb/ara/yor/JPR)


 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia