Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Metro Denpasar
icon featured
Metro Denpasar

Gubernur Koster Canangkan Program Desa Kerti Bali Sejahtera di Tabanan

16 Oktober 2021, 22: 45: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Gubernur Koster Canangkan Program Desa Kerti Bali Sejahtera di Tabanan

BERDAYAKAN ASN: Gubernur Bali Wayan Koster saat Pencanangan Program Desa Kerti Bali Sejahtera di desa Selabih, Selemadeg Barat, Tabanan. (DISKOMINFOS PEMPROV BALI FOR RADAR BALI)

Share this      

TABANAN, Radar Bali - Acara Pencanangan Pelaksanaan Program Desa Kerti Bali Sejahtera digelar

di desa Selabih, kecamatan Selemadeg Barat, kabupaten Tabanan pada Sabtu (Saniscara Kliwon, Wariga), 16 Oktober 2021, kemarin. Agenda dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster.

Sesuai dengan visi pembangunan daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru, perlu disosialisakan ke masyarakat luas agar dipahami dan dapat dilaksanakan sampai Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Baca juga: Jadwal Penerbangan Masih Kosong

Pemerintah Provinsi Bali memiliki pegawai ASN dan Non-ASN di luar Guru SMA/SMK sebanyak 12.106 orang yang berasal dari seluruh Desa/Kelurahan dan Desa Adat yang ada di Bali.

Seluruh pegawai diberdayakan dengan membentuk Tim Desa Kerti Bali Sejahtera, yang dikelompokkan berdasarkan asalnya dari Desa/Kelurahan dan Desa Adat yang ada di seluruh Bali.

Tim Desa Kerti Bali Sejahtera diberdayakan untuk mempercepat pelaksanaan program Pembangunan Provinsi Bali melalui Gerakan Semesta Berencana Membangun Bali dari Desa.

Tim Desa Kerti Bali Sejahtera bertugas sebagai mediator dan fasilitator, serta mensosialisasikan, mengedukasi, mendampingi, memberdayakan, dan bekerjasama dengan para pihak guna mempercepat pelaksanaan program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali di Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Tujuan Umum adalah menghadirkan ASN dan Non-ASN di tengah-tengah masyarakat untuk membumikan kebijakan dan program sebagai implementasi visi Pembangunan Daerah Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” guna mewujudkan prinsip Trisakti Bung Karno di Tingkat Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Tujuan Khusus, melalui Tim Desa Kerti Bali Sejahtera, para pegawai Pemerintah Provinsi Bali diharapkan agar berperan langsung dan aktif di tengah-tengah masyarakat melaksanakan Program Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali.

Berinteraksi sosial dengan masyarakat dan perangkat Desa untuk menggali informasi tentang potensi dan permasalahan di Desa.

Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan Program Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali di tingkat Desa/ Kelurahan dan Desa Adat.

Mengidentifikasi hambatan pembangunan yang ada di Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Memfasilitasi/mencarikan alternatif penyelesaian masalah pembangunan di Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Sedangkan Tugas Tim Desa Kerti Bali Sejahtera adalah, berkewajiban memahami secara utuh produk hukum, kebijakan dan program.

Percepatan pelaksanaan Program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Desa/Kelurahan dan Desa Adat sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.

Dengan slogan: “Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain”.

Percepatan pelaksanaan Program Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Dengan slogan: “Desaku Lestari Tanpa Sampah Plastik”.

Percepatan pelaksanaan Program Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut. Dengan slogan: “Airku Bersih Hidupku Sehat”.

Percepatan pelaksanaan Program Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali. Dengan slogan: “Cintai Dan Gunakanlah Produk Lokal Bali”.

Percepatan pelaksanaan Program Pertanian Organik sesuai Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 8 Tahun 2019 tentang Sistem Pertanian Organik. Dengan slogan: “Hiduplah Dengan Pangan Sehat Dan Berkualitas”.

Tim Desa Kerti Bali Sejahtera juga harus memahami hal-hal penting produk hukum,  kebijakan dan program pendukung, mulai Perda, Surat Keputusan Bersama PHDI serta Pergub dan SE Gubernur Bali terkait.

Tim Desa Kerti Bali Sejahtera dalam melaksanakan tugas di Desa/Kelurahan dan Desa Adat agar berkolaborasi dan bersinergi dengan:

Kepala Desa/Lurah beserta Perangkatnya, Bandesa Adat beserta Prajurunya, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Para Pegawai Kabupaten/Kota yang berasal dari Desa/Kelurahan/Desa Adat setempat, Pemuka Masyarakat, Yowana,lTim Penggerak PKK Desa; dan h. Organisasi/Lembaga/Paiketan terkait di Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Tim Desa Kerti Bali Sejahtera agar:

Memfasilitasi kebutuhan pelaksanaan program secara swadaya dengan bergotong-royong dari warga Desa/Kelurahan dan Desa Adat, serta pihak lain.

Mengadakan pertemuan secara rutin yang melibatkan Perbekel, Lurah, Bandesa Adat, dan Tokoh Masyarakat, serta warga Desa/Kelurahan dan Desa Adat.

Setiap pertemuan tidak boleh membebani APBDes dan Desa Adat.

Menumbuhkembangkan Perekonomian Desa/Kelurahan Dan Desa Adat dengan memfasilitasi warga Desa/Kelurahan dan Desa Adat untuk mengembangkan kelembagaan usaha perekonomian sesuai potensi wilayah.

Kelembagaan usaha perekonomian Desa/Kelurahan dan Desa Adat menangani usaha di Bidang.

Memfasilitasi permodalan usaha perekonomian Desa/Kelurahan dan Desa Adat melalui KUR, pinjaman lunak, dan program Pemerintah lainnya.

Memfasilitasi akses pemasaran dan promosi hasil usaha perekonomian Desa/Kelurahan dan Desa Adat secara konvensional dan digital.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster memerintahkan Tim Desa Kerti Bali Sejahtera agar melaksanakan tugas mulia ini dengan sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab, tertib dan disiplin, serta bekerja dengan fokus, tulus, dan lurus.

“ Saya sangat berharap Bupati/Walikota ikut berperan aktif dalam pelaksanaan program ini, mengingat keberhasilan pelaksanaan program ini sesungguhnya menjadi bagian dari pencapaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota,” harap Gubernur Koster.

Gubernur juga memerintahkan Perbekel/Lurah/Bandesa Adat serta seluruh lembaga dan komponen masyarakat agar dengan sungguh-sungguh melaksanakan program ini, karena apa yang diprogramkan akan memajukan Desa/Kelurahan dan Desa Adat serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (rba/han)

 

(rb/han/don/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia