Selasa, 30 Nov 2021
Radar Bali
Home / Radar Buleleng
icon featured
Radar Buleleng
Dari Gempa Magnitude 4,8 Skala Richter

Tiga Rumah dan Pura di Buleleng Rusak

16 Oktober 2021, 18: 27: 59 WIB | editor : Yoyo Raharyo

Tiga Rumah dan Pura di Buleleng Rusak

Dampak gempa di Desa Tembok. Tiga bangunan rumah dilaporkan mengalami kerusakan. (Istimewa)

Share this      

SINGARAJA– Gempa dengan magnitude 4,8 skala richter yang terjadi pada patahan sesar Bangli, turut berdampak pada Kabupaten Buleleng. Sebanyak tiga unit rumah dan sebuah pura di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, mengalami kerusakan akibat gempa.

Sebanyak tiga unit bangunan di Banjar Dinas Sembung dilaporkan mengalami kerusakan. Kerusakan itu melanda rumah milik I Nyoman Kola, Ketut Nirta, dan I Nyoman Sukarta.

Warga atas nama I Nyoman Kola mengalami kerusakan pada pelinggih rong tiga dan penunggu karang. Tembok rumahnya juga mengalami keretakan.

Baca juga: Puncak Musim Hujan Diprediksi Februari, Warga Diminta Waspada

Sementara di rumah Ketut Nirta, tembok dapur bagian atas runtuh. Sedangkan di rumah I Nyoman Sukarta, kerusakan hanya terjadi pada candi bentar di Pura Dadia Bendesa Manik Mas, Desa Tembok.

Selain di Banjar Dinas Sembung, gempa juga merusak rumah I Wayan Seribek, warga Banjar Dinas Dapdap Tebel. Bagian atas tembok dapur, runtuh. Tidak ada korban luka-luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Putu Ariadi Pribadi mengatakan, pihaknya baru mengidentifikasi kerusakan di Desa Tembok saja. Hingga pukul 18.00 Sabtu (16/10) petang, baru Desa Tembok saja yang melaporkan kerusakan.

“Untuk desa-desa lainnya, kami belum mendapat laporan. Kami sudah sampaikan kepada para perbekel, utamanya di wilayah Sawan, Kubutambahan dan Tejakula melakukan identifikasi. Siapa tahu ada warganya yang terdampak kerusakan akibat gempa,” kata Ariadi.

Ariadi mengatakan pihaknya telah mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan identifikasi kerusakan. Rencananya tim BPBD akan mendistribusikan paket bantuan, sekaligus menghitung kerugian dari peristiwa tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, BPBD Buleleng mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Sebab hingga sore kemarin, ada tiga kali gempa susulan yang terjadi. Meski getaran tidak terlalu besar, namun warga tetap diminta berhati-hati.

(rb/eps/don/yor/JPR)




 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia