25.4 C
Denpasar
Tuesday, June 6, 2023

Ketika Terminal Sepi, Berubah Fungsi: Ada yang Jadi Pos Damkar

Terminal Dalung di kawasan Perumahan Dalung Permai menjadi Pos Pelayanan Terpadu dan kini berubah jadi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar). Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma.

MENURUT AA Ngurah Rai Yuda Darma, aset terminal sudah dihapus karena sudah dibangun gedung Pos Pam Terpadu. Sementara untuk Terminal Tipe A Mengwi sudah diserahkan ke Pusat atau pengelolaannya telah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.  “Sedangkan untuk Terminal Type C Central Parkir berfungsi sebagai Interchange Moda atau pergantian untuk angkutan dalam trayek Komotra, itu saja kondisinya di Badung untuk terminal,” terang Rai Yuda Darma, Jumat (24/3/2023).

Lebih lanjut untuk layanan angkutan pengumpan (feeder) Trans Sarbagita  di Badung sudah berhenti beroperasi sejak 2019. Transportasi publik di Badung sudah dilayani Trans Metro Dewata dari Kementrian Perhubungan dengan beberapa koridornya yang melayani wilayah Badung. Di Badung wilayah aglomerasi Sarbagita dan sudah dilayani oleh Trans Metro Dewata dengan pembiayaan dari Kementerian Perhubungan melalui APBN.

Baca Juga:  Ketika PPKM Dicabut Pemerintah Pusat : Polisi Kini Tidak Lagi Gencar Sidak

Namun angkutan umum di Badung yang menjadi kewenangan kabupaten yang ada hanya angkutan umum dalam trayek yang saat ini dilayani oleh Komotra yang ada di Central Parkir. Komotra itu melayani trayek ke Jalan Pantai Kuta – Central Parkir.

“Itu saja yang ada selain Trans Metro Dewata yang merupakan kegiatan Pusat dengan sumber dana APBN. Dengan skema layanan dengan Bye The Service yang juga koridornya ada yang melayani beberapa wilayah di Kabupaten Badung,” jelasnya. (made dwija putra/editor : ib indra prasetia)

 

 



Terminal Dalung di kawasan Perumahan Dalung Permai menjadi Pos Pelayanan Terpadu dan kini berubah jadi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar). Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perhubungan Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma.

MENURUT AA Ngurah Rai Yuda Darma, aset terminal sudah dihapus karena sudah dibangun gedung Pos Pam Terpadu. Sementara untuk Terminal Tipe A Mengwi sudah diserahkan ke Pusat atau pengelolaannya telah menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.  “Sedangkan untuk Terminal Type C Central Parkir berfungsi sebagai Interchange Moda atau pergantian untuk angkutan dalam trayek Komotra, itu saja kondisinya di Badung untuk terminal,” terang Rai Yuda Darma, Jumat (24/3/2023).

Lebih lanjut untuk layanan angkutan pengumpan (feeder) Trans Sarbagita  di Badung sudah berhenti beroperasi sejak 2019. Transportasi publik di Badung sudah dilayani Trans Metro Dewata dari Kementrian Perhubungan dengan beberapa koridornya yang melayani wilayah Badung. Di Badung wilayah aglomerasi Sarbagita dan sudah dilayani oleh Trans Metro Dewata dengan pembiayaan dari Kementerian Perhubungan melalui APBN.

Baca Juga:  Putu Jogz, Seniman Tato Kelas Dunia yang Disukai Limp Bizkit

Namun angkutan umum di Badung yang menjadi kewenangan kabupaten yang ada hanya angkutan umum dalam trayek yang saat ini dilayani oleh Komotra yang ada di Central Parkir. Komotra itu melayani trayek ke Jalan Pantai Kuta – Central Parkir.

“Itu saja yang ada selain Trans Metro Dewata yang merupakan kegiatan Pusat dengan sumber dana APBN. Dengan skema layanan dengan Bye The Service yang juga koridornya ada yang melayani beberapa wilayah di Kabupaten Badung,” jelasnya. (made dwija putra/editor : ib indra prasetia)

 

 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru