Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hak Jawab, Kadis PUPR Kota Denpasar: Progres Gedung Poliklinik RSUD Wangaya Surplus, Bantah Meleset

T
Penulis: Tim Redaksi❯

 


Advertisement

Tampak depan RSUD Wangaya Kota Denpasar. (Adrian Suwanto/Radar Bali)
Tampak depan RSUD Wangaya Kota Denpasar. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Kepala Dinas PUPR Kota Denpasar, I Gede Cipta Atmaja Sudewa memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di website radarbali.jawapos.com edisi Jumat 23 Oktober 2025, dengan judul: “Progres Gedung Poliklinik RSUD Wangaya Meleset dari Target, PUPR Minta Tambah Personel”.

Advertisement

Kadis PUPR Kota menjelaskan, hingga Minggu ke-20 atau Jumat tanggal 23 Oktober 2025, dari rencana proyek 58,155%, realisasi proyek telah menyentuh angka 60,589%, sehingga deviasi menjadi surplus atau + 2,433.

Cipta Atmaja pun meluruskan berita sebelumnya yang menyebut adanya keterlambatan pengerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) serta arsitektur yang menjadi penyebab utama keterlambatan.

Di mana diberitakan, berdasarkan laporan evaluasi mingguan, pengerjaan MEP mengalami keterlambatan paling mencolok.

Advertisement

Disebutkan, dari total bobot pekerjaan sebesar 37,465 persen, realisasi di lapangan baru menyentuh 14,422 persen.

“Ini kan ketika sebelum adanya klarifikasi, karena penghitungan sebelum onsite. Ini (angka itu) nggak mungkin karena itu saat finishing baru dikerjakan. Jadi saat rapat evaluasi baru diluruskan,” terang Cipta Atmaja, kepada Jawa Pos Radar Bali, Minggu (25/10/2026).

"Saya pastikan data itu salah. Dan saya sebelumnya tidak pernah mengeluarkan statement apa pun ke media," pungkas Kadis PUPR Kota Denpasar tersebut.

Diberitakan sebelumnya, proyek Pembangunan Gedung Poliklinik RSUD Wangaya ini memiliki nilai kontrak awal sebesar Rp47,99 miliar dan disesuaikan menjadi Rp49,936 miliar setelah addendum.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer