DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Dana transfer ke daerah Pemerintah Provinsi Bali tahun 2026 dipastikan berkurang sekitar Rp 537 miliar dibandingkan anggaran induk tahun 2025. Salah satu yang terdampak anggaran untuk Trans Metro Dewata (TMD).
Gubernur Bali Wayan Koster, mengatakan, Pemprov Bali dipastikan lebih berhemat dengan mengurangi anggaran perjalanan dinas, makan dan minum, dan rapat-rapat. Sedangkan perbaikan dan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas."Infrastruktur tetap prioritas," jelasnya.
Bagaimana dengan anggaran TMD yang merupakan hasil sharing Pemerintah Tabanan, Badung, Denpasar dan Gianyar serta Pemprov Bali? Koster klaim program TMD tetap jalan.
Disinggung Pemkot memangkas alokasi anggaran untuk TMD? Katanya akan ada pengurangan saja."Tetap jalan, tidak dipotong tapi berkurang," ungkap Pejabat asal Sembiran, Buleleng ini.
Pemerintah Provinsi Bali akan fokus infrastruktur, sarana dan prasarana strategis, pendidikan, kesehatan dan pertanian untuk tahun depan."Fokus untuk infrastruktur, sarana prasarana strategis ada pendidikan dan pertanian,"bebernya.
Berdasarkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 di DPRD Bali Selasa (11/11), pendapatan transfer dari pusat ada pengurangan dari tahun 2025 sebesar Rp 2,4 triliun lebih, menjadi sekitar Rp 1,9 triliun tahun induk 2026. Sehingga ada penurunan pendapatan transfer pemerintah pusat ke daerah tahun 2026 dibandingkan tahun lalu.***
Editor : M.Ridwan