DENPASAR,radarbali.jawapos.com - Perempuan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia(PICMI) bersama Yayasan Global Dewata dan Majelis Ta'lim Qurata Ayun Denpasar menggelar kegiatan berbagi berkah Ramadhan bersama guru ngaji dan anak yatim dengan mengusung tema bersihkan hati,tebar kebaikan,jaga bumi pertiwi.
Kegiatan ini dikemas dalam sebuah momen penuh kebersamaan dan semangat kolaborasi yang dilaksanakan pada, Minggu (22/2/2026).
Selain buka bersama, kegiatan ini juga diisi dengan sholat maghrib berjamaah dan tausiyah oleh ustadz Nur Asyur yang dihadiri sekitar 300 tamu undangan.
Baca Juga: Teror BPJS Denpasar Bukan Kriminal Biasa, Kuat Dugaan Bermotif Politik, Begini Analisanya
Ketua ICMI Orwil Bali, Hj.Ir. Farida Hanum Ritonga,M.Si,,dalam sambutannya mengapresiasi kinerja PICMI kota Denpasar dalam pendekatan sosial khususnya di bulan Ramadhan dengan pemberian berkah untuk para guru ngaji dan anak yatim.
Momentum ini menjadikan perempuan ICMI punya peran besar dalam menebar kebaikan yang dimulai dengan bersihnya hati untuk bersama mempererat silaturahmi dan menjaga keseimbangan alam.
Hal senada disampaikan oleh Ketua PICMI Kota Denpasar,Sulistriani,S.IP didampingi Ketua Yayasan Global Dewata DR.H.Wahyu Sri Handono,S.TP.MAP.
Dalam sambutannya DR Wahyu menyampaikan bahwa ini adalah, agenda rutin tiap bulan Ramadan yang diselenggarakan oleh PICMI Kota dan Global Dewata untuk jadi bagian penebar kebaikan.
Kebaikan ini diawali dengan bersihnya hati untuk memperkuat kebaikan, mendekatan diri pada sang pencipta, sekaligus mempererat hubungan antara manusia dengan manusia dan menjaga alam.
Baca Juga: Rai Mantra Soroti Karut-Marut Imbas Penonaktifan PBI JK, Dorong Pemda Optimalkan UHC
Sementara itu ketua panitia, Purwanti Halim,S.I.P, memaparkan mengenai teknis dari acara ini.
"Panitia telah menyediakan 30 paket sembako dan uang tunai untuk guru ngaji area Denpasar,30 paket untuk anak yatim dan dhuafa. Yang dananya diperoleh oleh para donatur dan sahabat PICMI Kota Denpasar. Sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang,di bulan berkah yakni Ramadhan,"papar Purwanti.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas berbagi di bulan suci, melainkan sebuah bukti nyata peran intelektual perempuan Muslim di Bali dalam merespons isu sosial.
Dengan hati yang bersih, aksi sosial kepada guru ngaji dan anak yatim ini diharapkan dapat mempererat persaudaraan (ukhuwah) sekaligus menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara manusia dengan sesama dan menjaga keseimbangan alam.***
Editor : M.Ridwan