DENPASAR, Radar Bali.id- Sejak Senin (23/2/2026) hingga hari Selasa ini (24/2/2026), sebagian wilayah Kota Denpasar dan sekitarnya memang sedang dalam status siaga cuaca ekstrem. Hujan lebat yang mengguyur selama dua hari terakhir telah menyebabkan genangan dan banjir di beberapa titik.
Berikut adalah wilayah-wilayah di Denpasar yang terpantau Jawa Pos Radar Bali terjadi banjir atau genangan air:
- Kawasan Sanur: Menjadi salah satu wilayah terdampak cukup parah, mencakup:
- Jalan Bumiayu (cukup sering menjadi langganan banjir).
- Jalan Danau Tamblingan.
- Jalan Pungutan.
- Jalan Betngandang I.
- Denpasar Timur dan Selatan:
- Wilayah Renon (terdapat beberapa titik genangan).
- Panjer (khususnya di sekitar Jalan Tukad Irawadi di mana air dilaporkan masuk ke rumah warga).
- Pemogan (terutama di kawasan Taman Pancing).
- Jalan Tukad Balian.
- Pusat Kota dan Sekitarnya
- Jalan Jendral Sudirman (depan Indomaret atau sekitar TL Waturenggong).
- Jalan Pulau Buton.
- Jalan Sulawesi (waspada luapan Tukad Badung).
- Wilayah Serangan.
Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem dari BMKG
BMKG Wilayah III Denpasar memperingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem (hujan lebat, kilat, dan angin kencang) masih akan berlangsung hingga 25 Februari 2026.
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di pesisir Bali Selatan (termasuk pesisir Denpasar) yang diprediksi terjadi antara 13–23 Februari, namun dampaknya mungkin masih terasa hingga hari ini akibat fase bulan baru.
BPBD Kota Denpasar mengimbau warga untuk waspada terhadap pohon tumbang dan genangan air yang bisa muncul tiba-tiba. Jika Anda memerlukan bantuan darurat, Anda bisa menghubungi BPBD Kota Denpasar atau melalui aplikasi Pro Denpasar.[*]
Editor : Hari Puspita