alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

PLN Target Elektrifikasi 100 Persen, Fakta atau Mengkhayal?

DENPASAR – Target maksimum dipasang PLN Distribusi Bali tahun ini. Perusahaan setrum pelat merah ini memasang target elektrifikasi 100 persen.

Lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 97,12 persen.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali I Gusti Ketut Putra mengatakan, kendala tidak tercapainya elektrifikasi tahun lalu lantaran beberapa faktor.

Misalnya, pemakaian saluran listrik di Bali yang masih erat dengan faktor kekeluargaan. Di mana dalam satu saluran listrik bisa digunakan lebih dari dua kepala keluarga.

“Jadi pemakaian berkelompok, banyak kepala keluarga. Kedua, sudah punya listrik, tapi tidak punya kWh. Itu salah satu alasan mengapa tidak tercapai tahun lalu,” ujar I Gusti Ketut Putra.

Saat ini jumlah pelanggan listrik di Bali mencapai 1,3 juta. Dari total pelanggan tersebut, terdapat 1,09 juta adalah kelompok rumah tangga.

Baca Juga:  PLN: SUTET Penting Karena Bali Butuh Tambah Daya

Sisanya merupakan pelanggan badan usaha dan juga rumah ibadah. Untuk bisa mencapai target elektrifikasi 100 persen tahun ini, PLN Distribusi Bali melakukan berbagai upaya.

Mulai dari validasi data jumlah kepala keluarga, kemudian melakukan survei terhadap kepala keluarga berlistrik dan mengaliri listrik.

Cara berikutnya adalah melakukan sosialisasi pemasaran agresif marketing terhadap kepala keluarga yang belum berlistrik. “Untuk pelanggan kami target terus meningkat. Tahun ini saja kami targetkan 78 ribu pelanggan,” jelasnya



DENPASAR – Target maksimum dipasang PLN Distribusi Bali tahun ini. Perusahaan setrum pelat merah ini memasang target elektrifikasi 100 persen.

Lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya 97,12 persen.

Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Bali I Gusti Ketut Putra mengatakan, kendala tidak tercapainya elektrifikasi tahun lalu lantaran beberapa faktor.

Misalnya, pemakaian saluran listrik di Bali yang masih erat dengan faktor kekeluargaan. Di mana dalam satu saluran listrik bisa digunakan lebih dari dua kepala keluarga.

“Jadi pemakaian berkelompok, banyak kepala keluarga. Kedua, sudah punya listrik, tapi tidak punya kWh. Itu salah satu alasan mengapa tidak tercapai tahun lalu,” ujar I Gusti Ketut Putra.

Saat ini jumlah pelanggan listrik di Bali mencapai 1,3 juta. Dari total pelanggan tersebut, terdapat 1,09 juta adalah kelompok rumah tangga.

Baca Juga:  Pemprov Tawarkan Bangun Energi Mandiri, Pengamat Bilang Tak Mudah

Sisanya merupakan pelanggan badan usaha dan juga rumah ibadah. Untuk bisa mencapai target elektrifikasi 100 persen tahun ini, PLN Distribusi Bali melakukan berbagai upaya.

Mulai dari validasi data jumlah kepala keluarga, kemudian melakukan survei terhadap kepala keluarga berlistrik dan mengaliri listrik.

Cara berikutnya adalah melakukan sosialisasi pemasaran agresif marketing terhadap kepala keluarga yang belum berlistrik. “Untuk pelanggan kami target terus meningkat. Tahun ini saja kami targetkan 78 ribu pelanggan,” jelasnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/