alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, July 3, 2022

Seni Padu-Padan Wine dengan Masakan Tradisional Indonesia

DENPASAR – Para penggemar wine tentunya sudah sangat familier dengan istilah wine pairing yaitu padu-padan makanan dengan jenis wine tertentu.

Wine pairing sudah sangat lumrah dinikmati dengan memadukan berbagai jenis wine dengan beraneka ragam makanan Eropa

seperti halnya keju, yang sudah terkenal sebagai salah satu kudapan paling klasik untuk disantap bersama segelas wine.

Dengan semakin populernya wine di tengah dunia kuliner Indonesia, kami sering kali mendengar pertanyaan apakah wine itu dapat dipadukan dengan selaras dengan cita rasa yang disajikan oleh masakan tradisional Nusantara.

Menjawab pertanyaan tersebut, kami mengajak para penggemar wine untuk mengenal beberapa faktor yang penting untuk diketahui sebelum memulai perjalanan padu-padan ini.

Di dalam menjelajahi pengalaman gastronomi ini, sebaiknya kita memulai dengan mengacu pada beberapa ‘aturan’ dasar yang dikenal sebagai pedoman umum dalam wine pairing.

Sebagai contoh, masakan berbahan dasar daging merah diketahui cocok untuk dinikmati dengan segelas red wine, sementara masakan dengan bahan dasar daging putih

seperti ayam ataupun ikan diketahui serasi dipadukan dengan white wine seperti Sauvignon Blanc, Chardonnay ataupun White Blends yang juga merupakan sederet pilihan klasik yang digemari oleh para pelanggan Plaga Wine.

Selanjutnya, memilih wine yang tepat untuk mendampingi masakan Indonesia memang tidak semudah mengacu pada bahan dasar daging yang digunakan saja.

Hal ini dikarenakan karakter masakan Indonesia yang cenderung berbumbu, berempah, pedas dan kaya rasa.

Untuk berbagai masakan Indonesia yang memiliki rasa pedas yang dominan, wine yang tepat sebagai paduannya adalah jenis wine yang cenderung manis,

yang dapat mengimbangi dan menetralkan rasa pedas, seperti Rose atau Sweet Rose dari Plaga Wine.

Cabernet Merlot pun pantas untuk disandingkan dengan masakan Indonesia dengan rasa yang kaya bumbu seperti gulai atau kari daging yang juga cenderung pedas.

Ketika merambah ke pilihan masakan  Indonesia yang tidak terlalu pedas serta memiliki karakter yang sedikit lebih lembut dalam hal intensitas bumbunya,

maka white wine yang tidak terlalu dry seperti White Blend dari Plaga Wine juga dapat dijadikan sandingan yang menyajikan pengalaman gastronomi yang memanjakan lidah Anda.

Dengan mengenal karakter masakan tradisional Indonesia dan juga mengetahui karakter dari jenis-jenis wine kesukaan Anda, kami yakin bahwa Anda dapat bersenang-senang dalam mengeksplorasi padu-padan yang menarik ini!

 

 



DENPASAR – Para penggemar wine tentunya sudah sangat familier dengan istilah wine pairing yaitu padu-padan makanan dengan jenis wine tertentu.

Wine pairing sudah sangat lumrah dinikmati dengan memadukan berbagai jenis wine dengan beraneka ragam makanan Eropa

seperti halnya keju, yang sudah terkenal sebagai salah satu kudapan paling klasik untuk disantap bersama segelas wine.

Dengan semakin populernya wine di tengah dunia kuliner Indonesia, kami sering kali mendengar pertanyaan apakah wine itu dapat dipadukan dengan selaras dengan cita rasa yang disajikan oleh masakan tradisional Nusantara.

Menjawab pertanyaan tersebut, kami mengajak para penggemar wine untuk mengenal beberapa faktor yang penting untuk diketahui sebelum memulai perjalanan padu-padan ini.

Di dalam menjelajahi pengalaman gastronomi ini, sebaiknya kita memulai dengan mengacu pada beberapa ‘aturan’ dasar yang dikenal sebagai pedoman umum dalam wine pairing.

Sebagai contoh, masakan berbahan dasar daging merah diketahui cocok untuk dinikmati dengan segelas red wine, sementara masakan dengan bahan dasar daging putih

seperti ayam ataupun ikan diketahui serasi dipadukan dengan white wine seperti Sauvignon Blanc, Chardonnay ataupun White Blends yang juga merupakan sederet pilihan klasik yang digemari oleh para pelanggan Plaga Wine.

Selanjutnya, memilih wine yang tepat untuk mendampingi masakan Indonesia memang tidak semudah mengacu pada bahan dasar daging yang digunakan saja.

Hal ini dikarenakan karakter masakan Indonesia yang cenderung berbumbu, berempah, pedas dan kaya rasa.

Untuk berbagai masakan Indonesia yang memiliki rasa pedas yang dominan, wine yang tepat sebagai paduannya adalah jenis wine yang cenderung manis,

yang dapat mengimbangi dan menetralkan rasa pedas, seperti Rose atau Sweet Rose dari Plaga Wine.

Cabernet Merlot pun pantas untuk disandingkan dengan masakan Indonesia dengan rasa yang kaya bumbu seperti gulai atau kari daging yang juga cenderung pedas.

Ketika merambah ke pilihan masakan  Indonesia yang tidak terlalu pedas serta memiliki karakter yang sedikit lebih lembut dalam hal intensitas bumbunya,

maka white wine yang tidak terlalu dry seperti White Blend dari Plaga Wine juga dapat dijadikan sandingan yang menyajikan pengalaman gastronomi yang memanjakan lidah Anda.

Dengan mengenal karakter masakan tradisional Indonesia dan juga mengetahui karakter dari jenis-jenis wine kesukaan Anda, kami yakin bahwa Anda dapat bersenang-senang dalam mengeksplorasi padu-padan yang menarik ini!

 

 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/