alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Airlangga: Pemerintah Imbangkan Penanganan Covid-19 di Hulu dan Hilir

 

JAKARTA, Radar Bali – Upaya pemerintah untuk melakukan penanganan pandemi COVID-19 di tingkat hulu, dengan peningkatan testing dan tracing terus dilakukan. Kabar baiknya, selama pelaksanaan PPKM Level 4 di luar Jawa dan Bali, sejumlah wilayah terus menunjukkan perbaikan dari beberapa indikator yang ada.  

 

Testing di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali secara keseluruhan menunjukkan  kenaikan sebesar 50 persen secara rata-rata. Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Virtual Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin (2/8/2021).

 

“Misalnya di kota Tarakan sudah mencapai 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target testing harian. Di kota Jayapura sudah 73,1 persen, kota Pekanbaru 67,9 persen, dan kota Makassar 62,2 persen,” ungkap Airlangga.

 

Selain itu, di luar Jawa dan Bali dalam penanganan tracing juga mengalami peningkatan signifikan dari target yang diberikan oleh pemerintah. Tracing ini sudah dilakukan oleh para tracer dan selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan digital tracing. Kemudian akan didorong dengan penggunaan masker serta target vaksinasi daerah.

Baca Juga:  Menko Airlangga Dorong Kampus Cetak SDM Talenta Digital

 

Beberapa daerah di luar pulau Jawa, menurut Airlangga Hartarto, prosentase vaksinasinya juga sudah di atas rata-rata nasional. Misalnya di kota Medan, sudah mencapai 33,3 persen, Makassar 39,41, Banjarmasin 26,9,  kota Banjarbaru 27 persen, di Jayapura 41,6 persen.

 

“Bahkan di Kepri juga sudah tinggi di atas 60 persen,” tambah Airlangga.

 

Sementara upaya di tingkat hilir, Airlangga menekankan upaya pemerintah untuk terus menjaga tingkat BOR (bed occupancy ratio) dan kapasitas tempat tidur, serta disiapkan tempat isolasi terpusat.

 

“Pemerintah juga terus menjaga ketersediaan obat-obatan dan pasokan  oksigen medis, dengan klaster di luar Pulau Jawa,” tutur Airlangga.

 

Khususnya mulai dari pabrikan yang ada di Medan Sumut, Palembang Sumsel, dan di Kaltim, di Sulawesi Selatan, di Sulawesi Tengah, di Maluku Utara serta di Papua juga terus dipersiapkan. 

Baca Juga:  Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh Tinggi Sepanjang 2022

 

“Dengan koordinasi dengan Menko Marinves, pemerintah juga menyeimbangkan pasokan dari Jawa untuk ke luar Jawa, serta ditambah kebijakan kemudahan untuk impor di daerah perbatasan seperti di Kalbar,” ujar Airlangga.

 

Seperti  arahan Presiden Joko Widodo, Airlangga juga menekankan bahwa penerapan 3M , 3T dan vaksinasi adalah hal yang terus dilakukan dan diprioritaskan di daerah-daerah tersebut.

 

“Kami berharap kerja sama, baik dengan TNI-Polri, gubernur, bupati, walikota dan beserta jajarannya Di samping itu juga bantuan kedisiplinan masyarakat, selain juga kegiatan social responsibility dari masyarakat dan kerja sama dengan pihak-pihak yang membantu termasuk dari pihak swasta. Kami mendorong untuk terus bersama-sama menangani pandemi Covid-19,” kata Airlangga.

 

Hanya lewat kerja sama penuh semua pihak, menurut Airlangga, maka pandemi Covid-19 di Indonesia akan segera cepat berlalu.


 

JAKARTA, Radar Bali – Upaya pemerintah untuk melakukan penanganan pandemi COVID-19 di tingkat hulu, dengan peningkatan testing dan tracing terus dilakukan. Kabar baiknya, selama pelaksanaan PPKM Level 4 di luar Jawa dan Bali, sejumlah wilayah terus menunjukkan perbaikan dari beberapa indikator yang ada.  

 

Testing di beberapa daerah di luar Jawa dan Bali secara keseluruhan menunjukkan  kenaikan sebesar 50 persen secara rata-rata. Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian sekaligus penanggung jawab PPKM di Luar Pulau Jawa dan Bali, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Virtual Evaluasi dan Penerapan PPKM, Senin (2/8/2021).

 

“Misalnya di kota Tarakan sudah mencapai 78,5 persen dari instruksi Mendagri terkait target testing harian. Di kota Jayapura sudah 73,1 persen, kota Pekanbaru 67,9 persen, dan kota Makassar 62,2 persen,” ungkap Airlangga.

 

Selain itu, di luar Jawa dan Bali dalam penanganan tracing juga mengalami peningkatan signifikan dari target yang diberikan oleh pemerintah. Tracing ini sudah dilakukan oleh para tracer dan selanjutnya nanti akan dilanjutkan dengan digital tracing. Kemudian akan didorong dengan penggunaan masker serta target vaksinasi daerah.

Baca Juga:  Airlangga: Pemerintah Siapkan Rp 11,9 T Subsidi KUR Tahun 2022

 

Beberapa daerah di luar pulau Jawa, menurut Airlangga Hartarto, prosentase vaksinasinya juga sudah di atas rata-rata nasional. Misalnya di kota Medan, sudah mencapai 33,3 persen, Makassar 39,41, Banjarmasin 26,9,  kota Banjarbaru 27 persen, di Jayapura 41,6 persen.

 

“Bahkan di Kepri juga sudah tinggi di atas 60 persen,” tambah Airlangga.

 

Sementara upaya di tingkat hilir, Airlangga menekankan upaya pemerintah untuk terus menjaga tingkat BOR (bed occupancy ratio) dan kapasitas tempat tidur, serta disiapkan tempat isolasi terpusat.

 

“Pemerintah juga terus menjaga ketersediaan obat-obatan dan pasokan  oksigen medis, dengan klaster di luar Pulau Jawa,” tutur Airlangga.

 

Khususnya mulai dari pabrikan yang ada di Medan Sumut, Palembang Sumsel, dan di Kaltim, di Sulawesi Selatan, di Sulawesi Tengah, di Maluku Utara serta di Papua juga terus dipersiapkan. 

Baca Juga:  Airlangga Temui Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar

 

“Dengan koordinasi dengan Menko Marinves, pemerintah juga menyeimbangkan pasokan dari Jawa untuk ke luar Jawa, serta ditambah kebijakan kemudahan untuk impor di daerah perbatasan seperti di Kalbar,” ujar Airlangga.

 

Seperti  arahan Presiden Joko Widodo, Airlangga juga menekankan bahwa penerapan 3M , 3T dan vaksinasi adalah hal yang terus dilakukan dan diprioritaskan di daerah-daerah tersebut.

 

“Kami berharap kerja sama, baik dengan TNI-Polri, gubernur, bupati, walikota dan beserta jajarannya Di samping itu juga bantuan kedisiplinan masyarakat, selain juga kegiatan social responsibility dari masyarakat dan kerja sama dengan pihak-pihak yang membantu termasuk dari pihak swasta. Kami mendorong untuk terus bersama-sama menangani pandemi Covid-19,” kata Airlangga.

 

Hanya lewat kerja sama penuh semua pihak, menurut Airlangga, maka pandemi Covid-19 di Indonesia akan segera cepat berlalu.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/