alexametrics
27.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

LPD Mulai Tangguhkan Pembayaran Angsuran Cicilan Kredit Bagi Nasabah

AMLAPURA-Mengantisipasi dampak buruk akibat krisis global wabah pandemi Covid-19, sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mulai mengeluarkan kebijakan untuk menangguhkan atau menunda pembayaran angsuran kredit bagi nasabahnya.

 

Salah satunya yang dilakukan LPD Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

 

Upaya membantu krama atau warga terdampak Covid-19, LPD Temukus memberikan toleransi bagi anggota dan nasabah untuk menangguhkan kewajiban pembayaran angsuran pokok hingga 3 (tiga) bulan ke depan.

 

Seperti dibenarkan Bendesa Adat Temukus I Nengah Sindia. Dikonfirmasi,  Jumat (3/4) kemarin, Sindia mengatakan jika  kebijakan ini diambil sebagai solusi untuk meminimalisasi dan membantu anggota ataupun nasabah agar kondisi ekonominya tidak semakin memburuk akibat terdampak wabah Covid-19.

 

Dijelaskannya, kebijakan LPD Temukus menangguhkan kewajiban pembayaran angsuran bagi debitur itu mulai berlaku 1 April hingga Juni 2020.

 

“Kami mengeluarkan kebijakan dengan memberikan keringanan bagi debitur (nasabah dan anggota LPD) dengan hanya membayar bunga saja tanpa harus membayar kewajiban pokok selama krisis ini terjadi,”terang Sindia.

Selain itu, imbuhnya, para debitur juga tidak dikenakan biaya denda sampai akhir bulan kebijakan di berlakukan.

 

Sedangkan untuk kredit musiman, kata Sindia, nasabah atau anggota juga diberikan toleransi dengan hanya membayar bunga  saja sesuai dengan perjanjian.

 

“Kredit yang jatuh tempo juga bisa diperpanjang tanpa dikenakan denda,”tandasnya.

 

Bahkan, bagi nasabah yang masih memiliki tunggakan bunga dan denda sebelum dikeluarkannya kebijakan pada 1 April 2020 dan membayar  tunggakan bunga lunas sebelum 30 Juni 2020, maka  nasabah yang bersangkutan tidak akan dikenakan denda alias denda dihapus atau diputihkan.

 

Sementara untuk nasabah deposito dan tabungan, kata Sindia, bunganya akan tetap dibayarkan seperti biasa.

Kantor LPD sendiri juga tetap buka seperti biasa untuk memberikan pelayanan.

 

“Sekali lagi, kebijakan ini dikeluarkan untuk memberikan keringanan bagi nasabah. Sedangkan soal perkembangan kebijakan baru lainnya, kami akan melihat situasi”tegas Sindia.

 

Intinya, ia berharap agar wabah Corona segera berlalu sehingga keadaan khususnya perekonomian masyarakat kembali normal dan pulih.

 

Dikatakan, sejak wabah pandemi Covid-19, warga di Temukus, Besakih kini terpaksa beralih kembali ke pekerjaan awal sebagai petani dan peternak.

 

Pekerjaan lama masyarakat Temukus itu terpaksa diambil kembali setelah sejumlah obyek wisata di Karangasem ditutup akibat wabah corona.



AMLAPURA-Mengantisipasi dampak buruk akibat krisis global wabah pandemi Covid-19, sejumlah Lembaga Perkreditan Desa (LPD) mulai mengeluarkan kebijakan untuk menangguhkan atau menunda pembayaran angsuran kredit bagi nasabahnya.

 

Salah satunya yang dilakukan LPD Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem.

 

Upaya membantu krama atau warga terdampak Covid-19, LPD Temukus memberikan toleransi bagi anggota dan nasabah untuk menangguhkan kewajiban pembayaran angsuran pokok hingga 3 (tiga) bulan ke depan.

 

Seperti dibenarkan Bendesa Adat Temukus I Nengah Sindia. Dikonfirmasi,  Jumat (3/4) kemarin, Sindia mengatakan jika  kebijakan ini diambil sebagai solusi untuk meminimalisasi dan membantu anggota ataupun nasabah agar kondisi ekonominya tidak semakin memburuk akibat terdampak wabah Covid-19.

 

Dijelaskannya, kebijakan LPD Temukus menangguhkan kewajiban pembayaran angsuran bagi debitur itu mulai berlaku 1 April hingga Juni 2020.

 

“Kami mengeluarkan kebijakan dengan memberikan keringanan bagi debitur (nasabah dan anggota LPD) dengan hanya membayar bunga saja tanpa harus membayar kewajiban pokok selama krisis ini terjadi,”terang Sindia.

Selain itu, imbuhnya, para debitur juga tidak dikenakan biaya denda sampai akhir bulan kebijakan di berlakukan.

 

Sedangkan untuk kredit musiman, kata Sindia, nasabah atau anggota juga diberikan toleransi dengan hanya membayar bunga  saja sesuai dengan perjanjian.

 

“Kredit yang jatuh tempo juga bisa diperpanjang tanpa dikenakan denda,”tandasnya.

 

Bahkan, bagi nasabah yang masih memiliki tunggakan bunga dan denda sebelum dikeluarkannya kebijakan pada 1 April 2020 dan membayar  tunggakan bunga lunas sebelum 30 Juni 2020, maka  nasabah yang bersangkutan tidak akan dikenakan denda alias denda dihapus atau diputihkan.

 

Sementara untuk nasabah deposito dan tabungan, kata Sindia, bunganya akan tetap dibayarkan seperti biasa.

Kantor LPD sendiri juga tetap buka seperti biasa untuk memberikan pelayanan.

 

“Sekali lagi, kebijakan ini dikeluarkan untuk memberikan keringanan bagi nasabah. Sedangkan soal perkembangan kebijakan baru lainnya, kami akan melihat situasi”tegas Sindia.

 

Intinya, ia berharap agar wabah Corona segera berlalu sehingga keadaan khususnya perekonomian masyarakat kembali normal dan pulih.

 

Dikatakan, sejak wabah pandemi Covid-19, warga di Temukus, Besakih kini terpaksa beralih kembali ke pekerjaan awal sebagai petani dan peternak.

 

Pekerjaan lama masyarakat Temukus itu terpaksa diambil kembali setelah sejumlah obyek wisata di Karangasem ditutup akibat wabah corona.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/